Cara Mempercantik Kuku dengan Bahan Alami

Kuku merupakan bagian terluar tubuh yang bertekstur keras karena memiliki kandungan air yang sangat sedikit. Kuku berfungsi untuk melindungi ujung jari dan mempertajam daya sentuk. Selain fungsi tersebut, kuku juga berfungsi untuk menunjang penampilan. Kuku yang cantic bisa membuat penampilan lebih menarik sehingga kepercayaan diri bisa turut meningkat. Sebagian orang akan melakukan perawatan khusus untuk kuku supaya kuku tetap sehat dan cantik. Perawatan kuku tersebut biasanya dilakukan di salon atau klinik kecantikan. Kuku juga biasanya dipercantik dengan menggunakan kutek warna-warni. Saat ini juga muncul banyak inovasi nail art yang bisa membuat kuku terlihat cantik dan artistik.

Untuk memiliki kuku yang sehat dan cantik, langkah pertama adalah dengan rajin memotong dan membersihkan kuku. Kuku yang sehat dan cantik juga dapat diperoleh dengan perawatan alami yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Selain bisa mempercantik tampilan, bahan alami yang digunakan juga bisa membantu menutrisi kuku dan kulit. Bahan alami juga aman digunakan karena minim dengan efek samping. Berikut cara mudah mempercantik kuku dengan bahan alami yang bisa Anda praktikkan di rumah.

Lidah Buaya

Lidah buaya memang dikenal memiliki manfaat baik untuk kulit dan juga kuku. Gel lidah buaya bisa membantu membersihkan kuku dan membuat kuku semakin kuat sehingga tidak mudah patah. Oleskan gel lidah buaya pada permukaan kuku. Diamkan selama beberapa menit kemudian bilas dengan air sampai bersih. Cara tersebut bisa membuat kuku tampak mengkilap dan sehat.

Lemon

Lemon bisa dimanfaatkan untuk mengembalikan warna kuku yang mengalami perubahan sehingga tampak kembali cerah. Selain itu, lemon juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kekuatan kuku sehingga tidak mudah rapuh. Ambil perasan lemon lalu campurkan dengan pasta gigi kemudian aduk hingga tercampur rata. Oleskan campuran tersebut secara merata ke permukaan kuku lalu diamkan beberapa menit. Setelah itu, bilas kuku dengan air sampai bersih. Lakukan cara tersebut dengan rutin untuk membantu mengembalikan warna kuku yang menguning.

Bawang Putih

Bawang putih bisa dimanfaatkan untuk membuat kuku kuat, tidak mudah rapuh, dan mengkilap. Potong bawang putih menjadi dua bagian lalu bagian dalamnya gosokkan ke permukaan. Selain cara tersebut, bawang putih bisa dihaluskan terlebih dahulu kemudian ditempelkan pada kuku sampai mengering. Setelah itu, bilas kuku dengan air sampai bersih. Anda bisa menggunakan air yang dicampur dengan jeruk nipis untuk membantu menghilangkan bau bawang putih.

Minyak Zaitun

Selain bisa membantu melembabkan kulit, minyak zaitun juga bisa dimanfaatkan untuk membuat kuku sehat dan tampak mengkilap. Hangatkan minyak zaitun lalu gosokkan ke kuku dengan cotton bud. Diamkan selama 15-20 menit lalu bilas dengan air bersih. Minyak zaitun dapat membuat menjadi halus dan mengkilap sehingga kuku terlihat cantik.

Blimbing Wuluh

Blimbing wuluh dapat dimanfaatkan untuk membantu mempercantik kuku. Blimbing wuluh mengandung asam yang bisa membersihkan kuku dengan maksimal dan membuatnya mengkilap. Belah blimbing wuluh lalu gosokkan pada kuku. Diamkan beberapa saat sampai kuku mengering, bersihkan dengan air bersih, lalu keringkan dengan handuk. Cara tersebut bisa membuat kuku tampak mengkilap dan bersih.

Selain beberapa bahan tersebut, masih ada beberapa bahan alami lain yang bisa membuat kuku sehat dan cantik. Bahan alami lain tersebut, di antaranya garam, getah pepaya, kulit semangka, dan jeruk nipis.

Pola Makan Sehat Setelah Melahirkan

Melahirkan merupakan proses alamiah yang dialami wanita yang membutuhkan banyak tenaga. Wanita yang baru saja melahirkan membutuhkan asupan energi yang memadai yang digunakan untuk mengembalikan tenaga yang telah dikeluarkan dan juga untuk menyusui si kecil. Asupan makan tertentu juga dibutuhkan untuk segera menyembuhkan luka bagi orang yang melahirkan melalui proses operasi caesar. Pada saat hamil, wanita juga akan terus-menerus mengalami kenaikan berat badan. Pilihan makanan yang tepat selain bisa untuk memulihkan tubuh juga bisa membantu menurunkan berat tubuh menjadi kembali ideal. Berikut dijelaskan mengenai pola makan sehat yang sebaiknya patuhi wanita setelah melahirkan.

Konsumsi Makanan dengan Karbohidrat Kompleks

Pola makan tepat yang bisa mengembalikan energi setelah melahirkan adalah mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks akan dicerna dalam waktu yang lebih lama sehingga tubuh lebih lama kenyang dan energi yang dihasilkan juga akan bertahan lama. Makanan berkarbohirat kompleks yang bisa dikonsumsi setelah melahirkan, di antaranya roti gandum, sereal, dan oatmeal. Selain mengandung karbohidrat kompleks, makanan tersebut juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk menutrisi tubuh.

Pilih Makanan Berprotein Tinggi

Selain karbohidrat kompleks, tubuh juga membutuhkan asupan protein setelah melahirkan. Protein diperlukan untuk memperbaiki atau mengganti jaringan yang rusak setelah proses persalinan. Selain itu, protein juga bermanfaat untuk merangsang produksi ASI supaya lancar. Makanan mengandung protein tinggi yang bisa dikonsumsi setelah melahirkan, di antaranya telur, kacang-kacangan, susu, yogurt, dan daging tanpa lemak.

Konsumsi Makanan Mengandung Zat Besi

Tubuh juga memerlukan asupan zat besi setelah melahirkan untuk mendukung produksi sel darah merah. Pada saat melahirkan tubuh akan mengeluarkan banyak darah sehingga dikhawatirkan tubuh akan mengalami anemia. Oleh karena itu, tubuh memerlukan asupan zat besi untuk membantu tubuh memproduksi sel darah merah yang hilang selama proses persalinan. Makanan yang bisa dikonsumsi untuk memberikan asupan zat besi, di antaranya daging tanpa lemak, bayam, serta telur. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, tomat, atau brokoli, untuk membantu tubuh menyerap zat besi lebih maksimal.

Cukupi Kebutuhan Air Putih

Pada saat proses melahirkan, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat sehingga banyak cairan tubuh yang dikeluarkan. Oleh karena itu, wanita setelah melahirkan perlu minum air putih dalam jumlah cukup untuk mengembalikan cairan dan menghidrasi tubuh. Air putih tersebut juga mampu membuat tubuh menjadi lebih segar dan tidak mudah mengantuk. Wanita setelah melahirkan disarankan untuk mengonsumsi air putih sekitar 13 gelas perhari karena juga akan digunakan selama proses menyusui.

Jangan Melewatkan Makan

Pola makan paling penting setelah melahirkan adalah makan tepat pada waktunya. Selain itu, Anda bisa makan dalam porsi kecil tetapi sering. Anda bisa membagi porsi makan untuk tiga kali sehari menjadi lima kali sehari dengan porsi yang lebih kecil. Pola makan tersebut akan membuat tubuh lebih sering mendapatkan energi sehingga akan tetap bugar sepanjang hari.

Hindari Melakukan Diet Ketat

Setelah hamil dan melahirkan tubuh memang cenderung memiliki berat badan yang berlebih sehingga tubuh tampak gemuk. Akan tetapi, berat tubuh tersebut akan menurun secara alami selama proses menyusui. Anda tidak perlu melakukan diet ekstrem untuk menurunkan berat tubuh yang bisa membuat tubuh kekurangan nutrisi dan energi. Kurangnya asupan nutrisi akibat diet ekstrem juga bisa berpengaruh pada produksi ASI.

Pola tersebut dapat Anda terapkan untuk memulihkan kesehatan pascamelahirkan. Selain itu, Anda perlu menghindari junkfood karena kandungan lemak tinggi dalam makanan tersebut bisa membuat berat tubuh semakin meningkat. Selain itu, wanita setelah melahirkan sebaiknya juga mengurangi konsumsi kafein dan gula. Kafein yang terlalu sering dikonsumsi setelah melahirkan bisa membuat emosi tidak terkontrol, sedangkan gula bisa membuat kadar gula darah naik secara signifikan.

Tips Membuat Rambut Sehat dan Berkilau

Rambut memang dikenal dengan sebutan sebagai mahkota wanita. Oleh karena itu, tidak sedikit wanita yang melakukan perawatan sampai ke salon untuk memiliki rambut yang sehat dan indah. Rambut dikatakan sehat dan indah apabila rambut kuat, tidak mudah patah atau rontok, tidak berketombe, tidak kusam, tidak bercabang, dan berkilau. Perawatan rambut yang tepat memang diperlukan supaya seseorang memiliki rambut sehat dan berkilau. Kondisi rambut yang sehat dan berkilau tersebut bisa menunjang penampilan dan membuat rasa percaya diri menjadi naik. Rambut yang sehat dan berkilau bisa dimiliki tanpa harus melakukan perawatan mahal yang menguras kantong. Rambut sehat dan berkilau dapat dimiliki dengan cara perawatan keseharian yang tepat dan pemanfaatan bahan alami untuk menutrisi rambut dan kulit kepala. Berikut ini ada beberapa tips membuat rambut sehat dan berkilau yang bisa dicoba di rumah.

Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Kulit Kepala

Rambut yang sehat diawali dengan kulit kepala yang sehat. Kulit kepala menjadi tempat diproduksinya minyak rambut dan tempat tumbuhnya folikel. Kulit kepala yang sehat juga menghidari pertumbuhan ketombe yang berlebihan dan rambut rontok. Menjaga kulit kepala agar tetap sehat dapat dilakukan dengan memijat kulit kepala selama kurang lebih 30 detik saat keramas untuk melancarkan sirkulasi darah dan merangsang folikel rambut untuk memproduksi rambut lebih tebal dan berkilau. Cara tersebui dinilai bisa membuat rambut tumbuh sehat dan berkilau.

Keramas Teratur

Keramas merupakan cara membersihkan rambut yang paling utama. Lakukanlah keramas sebanyak 2-3 hari sekali, jangan keramas setiap hari karena justru bisa membuat rambut kering dan mudah patah. Untuk mendapatkan rambut berkilau disarankan untuk keramas menggunakan air hangat. Air yang terlalu dingin bisa membuat rambut menjadi kusam, sedangkan air panas membuat minyak alami rambut hilang, sehingga air hangat bisa menjadi alternative pilihan yang cocok. Jangan menyisir rambut saat masih basah karena bisa membuat rambut rontok menjadi lebih banyak. Rambut yang masih basah sebaiknya dibungkus dengan handuk dan hindari juga menggosok rambut terlalu keras dengan handuk. Lepaskan handuk ketika rambut sudah setengah kering dan biarkan mongering sempurna dengan sendirinya.

Pemilihan Produk Perawatan yang Tepat

Pemilihan produk perawatan rambut, seperti sampo, kondisioner, atau vitamin rambut perlu diperhatikan. Pilihlah produk sesuai dengan kondisi rambut, apakah rambut normal, rambut kering, berminyak, rontok, bercabang, berketombe, atau mudah patah. Pemilihan produk perawatan yang sesuai dengan kondisi rambut bisa membantu mengatasi masalah rambut yang mengganggu kesehatan rambut. Untuk membuat rambut berkilau, disarankan untuk memilih produk yang mengandung fatty alkohol, myristyl, atau stearyl dan vitamin E karena bisa membantu menjaga kesehatan dan keindahan rambut. Hindari memilih produk yang mengandung bahan kimia keras, seperti ammonium lauryl sulfate atau sodium lauryl sulfate karena bisa merusak kualitas rambut.

Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Asupan cairan dalam tubuh bisa membantu menjaga kelembapan rambut. Oleh karena itu, cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih minimal 8 gelas perhari atau sesuaikan dengan tingkat kepadatan aktivitas untuk menghidrasi rambut. Cairan tubuh yang cukup membuat rambut tumbuh tebal, berkilau, dan kuat.

Konsumsi Makanan Tertentu

Mengonsumsi makanan mengandung vitamin D, biotin, dan protein bisa membantu membuat rambut sehat dan berkilau. Makanan mengandung vitamin D, seperti susu, bisa membuat penyerapan kalsium dalam rambut menjadi maksimal sehingga rambut tidak mudah rontok. Sementara itu, asupan biotin bisa membuat rambut menjadi lebih lembab dan kuat. Makanan mengandung biotin yang bisa dikonsumsi, misalnya oatmeal. Konsumsi makanan mengandung vitamin E dan A juga bisa membuat rambut tumbuh semakin berkilau. Konsumsi kacang-kacangan atau telur yang mengandung protein juga bisa membantu membuat rambut tumbuh subur.

Membuat Masker Rambut dari Bahan Alami

Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, Anda bisa membuat masker rambut dari bahan alami. Bahan alami yang bisa digunakan untuk masker rambut, di antaranya aloevera atau minyak zaitun. Anda bisa mengoleskan gel lidah buaya atau minyak zaitun pada rambut yang basah kemudian diamkan selama 15 menit supaya nutrisinya terserap. Setelah itu, bilas rambut sampai bersih. Aloevera bisa membantu rambut tumbuh lebat dna hitam, sedangkan minyak zaitun bisa membuat rambut lembab dan berkilau. Oleh karena itu, masker alami rambut tersebut bisa membantu membuat rambut sehat dan berkilau. Bahan alami lain yang bisa digunakan untuk membuat masker rambut, di antaranya alpukat, madu, yogurt, minyak kepala, bahkan telur.

Tips Memasak Telur Menjadi Menu Sehat

Telur merupakan bahan makanan yang murah, mudah ditemukan, dan mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Telur mengandung protein, vitamin B kompleks, dan nurisi lain yang bermanfaat bagi tubuh. Telur juga bisa diolah dengan cara yang sederhana sehingga cocok bagi orang yang ingin memulai memasak, misalnya telur dapat didadar atau diceplok. Dua olahan telur tersebut sudah tidak asing lagi karena sering dimasak di rumah atau warung makan.

Bagaimanakah cara memasak telur menjadi menu sehat?

Walaupun dinilai dapat dimasak dengan cara sederhana, tetapi ada baiknya Anda memperhatikan cara memasak telur yang benar dan sehat. Cara memasak yang benar akan membuat kandungan gizi dalam telur dapat diserap dengan maksimal oleh tubuh. Pemasakan telur tersebut juga bertujuan membuat protein yang terkandung di dalamnya mudah dicerna oleh tubuh. Protein dalam telur yang masih mentah memiliki struktur yang rumit. Oleh karena itu, pemasakan dapat memecah struktur protein tersebut menjadi lebih sederhana sehingga mudah dicerna oleh tubuh. Cara masak yang tepat itulah yang bisa membuat nutrisi dalam telur tidak rusak dan bisa diserap dengan baik oleh tubuh. Anda dapat mengkreasikan telur menjadi menu sehat dengan tips berikut.

  • Pilih Cara Memasak yang Tepat

Cara memasak telur yang tepat adalah cara memasak yang rendah kalori. Telur dapat dimasak dengan beberapa cara yang tepat, yakni direbus atau dibuat scramble. Merebus telur dapat dilakukan dengan dua cara, yakni direbus bersama dengan cangkangnya atau direbus tanpa cangkang. Dua rasa merebus telur tersebut dinilai tidak menambah kandungan lemak dan kalori dalam telur. Kandungan nutrisi dalam telur rebus tetap terjaga, yakni 1 butit telur rebus mengandung 5,3 gr lemak, 6 gr protein, 78 kalori, dan 186 mg kolesterol. Selain direbus, ada varian memasak telur yang cukup tren, yakni scramble egg atau telur orak arik. Telur orak arik biasanya dimasak dengan dicampuri susu, tetapi supaya tidak menambah kandungan lemak, susu tersebut dapat diganti dengan air. Anda bisa menambahkan bumbu pada scramble egg agar rasanya lebih lezat, misalnya lada, bawang putih, atau rempah-rempah alami lainnya.

  • Masak pada Suhu yang Stabil

Saat memasak telur jangan lupa selalu mengontrol suhu. Telur sebaiknya dimasak pada suhu tinggi yang stabil untuk mencegah oksidasi sehingga bisa menangkal terbentuknya radikal bebas yang berbahaya pada makanan. Pastikan air yang digunakan untuk merebus telur sudah mendidih sempurna kemudian baru masukkan telur tersebut. Perhatikan pula kondisi telur saat dimasak. Jangan masak telur terlalu matang karena bisa membuat kandungan vitamin dalam telur larut dengan air. Oleh karena itu, jika telur sudah matang segera angkat dan tiriskan.

  • Kombinasikan dengan Sayuran

Supaya telur menjadi lebih sehat, Anda bisa mengombinasikan telur dengan sayuran. Pilihlah sayuran yang mengandung vitamin, mineral, dan kaya serat, seperti sawi, wortel, daun bawang, atau tomat. Cuci bersih dan potong sayuran tersebut menjadi ukuran yang lebih kecil lalu bisa dimasak bersama dengan scramble egg agar nutrisi menu tersebut bertambah dan rasanya semakin enak. Anda juga bisa memasak sayuran tersebut menjadi menu tersendiri lalu dijadikan pelengkap lauk bersama telur. Kombinasi telur dan sayuran tersebut dapat menjadi asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Menu Makan Sehat untuk Hari Pertama Diet

Bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih atau bagi penderita obesitas, diet menjadi dalah satu jalan untuk menurunkan berat badan secara bertahap, selain olahraga. Diet dilakukan dengan mengubah pola makan menjadi lebih sehat dengan porsi yang cukup. Diet tidak boleh dilakukan dengan mengurangi porsi makan tanpa memperhitungkan kandungan gizi dan energi yang diperlukan oleh tubuh karena dikhawatirkan bisa membuat tubuh kekurangan energi dan gizi.

Berat badan berlebih biasanya disebabkan oleh pola makan yang tidak tepat, misalnya porsi makan yang berlebih, makan terlalu sering, pilihan makanan yang mengandung tinggi lemak, dan lain-lain. Saat diet, tubuh tetap diberi makanan 3 kali sehari seperti hari-hari biasanya, tetapi dengan pilihan bahan makanan tertentu yang jumlah nutrisi dan kalorinya disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi harian tubuh. Bagi mereka yang terbiasa makan sesuka hati dengan menuruti semua keinginan, hari pertama diet kadang menjadi hari yang berat karena tubuh belum beradaptasi dengan baik dengan perubahan pola makan. Oleh karena itu, tubuh bisa saja menjadi lemas dan kurang berenergi. Hari pertama diet biasanya dimanfaatkan tubuh untuk melakukan detoksifikasi sehingga dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan air putih dalam tubuh dan mengonsumsi buah yang lebih banyak mengandung air, seperti semangka. Maka dari itu, Anda perlu mempertimbangkan menu makan apa yang baik dikonsumsi di hari pertama diet. Berikut ini disajikan beberapa menu yang bisa menjadi pilihan saat hari pertama diet.

  • Sarapan

Jika Anda terbiasa memulai hari dengan sarapan nasi putih atau nasi putih, maka saat Anda memutuskan untuk diet, sebaiknya Anda mengubah makanan sarapan Anda dengan gandum. Gandum tetap bisa memenuhi kebutuhan energi karena mengandung karbohidrat kompleks dan tinggi serat. Anda bisa memilih oatmeal atau roti gandum sebagai menu sarapan Anda. Kandungan Karbohidrat kompleks pada oatmeal dan roti gandum dapat membuat tubuh kenyang lebih lama sehingga bisa menekan nasfsu makan berlebih. Jangan lupa untuk mengatur porsi makan Anda. 3-4 sendok oatmeal sudah cukup untuk menyuplai kebutuhan energi. Jika Anda memilih roti gandum, 3-4 roti gandum cukup untuk dijadikan sarapan. Roti gandum dapat diolesi dengan selai kacang untuk menambah varian rasa dan sekaligus untuk memberikan asupan protein pada tubuh.

  • Makan Siang

Pada saat makan siang, Anda boleh mengonsumsi nasi karena tubuh memerlukan banyak energi di siang hari akibat padatnya aktivitas yang sudah dan akan dikerjakan. Nasi merah bisa menjadi pilihan tepat untuk makan siang ditambah dengan sup dada ayam tanpa kulit sebagai lauk. Jangan lupa untuk membatasi porsi makan jangan sampai berlebih. Anda juga bisa minum jus buah tanpa di siang hari untuk membantu menyegarkan tubuh. Beberapa jam setelah makan siang, Anda boleh mengonsumsi camilan sehat, misalnya buah segar untuk membantu memberikan asupan vitamin dan mineral pada tubuh. Pada siang hari konsumsi makanan memang boleh lebih banyak disbanding pagi dan malam hari karena pada siang hari tubuh sedang padat-padatnya beraktivitas sehingga membutuhkan asupan energi yang banyak pula.

  • Makan Malam

Jika saat makan siang Anda diperbolehkan makan nasi, maka pada malam hari Anda dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan saja karena pada malam hari tubuh membutuhkan energi yang lebih sedikit. Anda diperbolehkan mengonsumsi buah apapun di malam hari, kecuali alpukat dan durian karena buah tersebut mengandung lemak. Pada hari pertama diet sebaiknya Anda juga tidak mengonsumsi buah pisang terlebih dahulu. Jika asupan buah dirasa tidak bisa memenuhi kebutuhan tubuh, Anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi sedikit nasi merah dengan lauk oseng sayuran hijau. Usahakan minum air putih hangat setelah makan nasi tersebut. Makan malam untuk orang yang sedang diet sebaiknya dilakukan sebelum pukul 19.00 malam supaya makanan dapat dicerna tubuh dengan baik sebelum waktu tidur tiba.

Tips Mengolah Buah Menjadi Menu Kreatif

Buah-buahan adalah bahan makanan yang baik jika dikonsumsi secara rutin karena mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Tubuh memerlukan asupan vitamin untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, tetapi tubuh tidak bisa memproduksi vitamin sendiri sehingga diperlukan asupan makanan yang mengandung vitamin, di antaranya adalah buah. Buah juga bisa menjadi camilan sehat yang aman dinikmati setiap hari karena bisa menjadi sumber vitamin harian tubuh.

Buah dapat dikonsumsi dalam bentuk segar atau dalam bentuk olahan. Buah yang dikonsumsi dalam bentuk segar umumnya mengandung vitamin lebih banyak karena vitamin tidak berkurang akibat proses pengolahan. Akan tetapi, tubuh bisa saja bosan jika terus-menerus mengonsumsi buah segar. Oleh karena itu, diperlukan juga buah dalam bentuk olahan supaya tubuh tetap berselera dan tidak bosan mengonsumsi buah. Berikut ini diuraikan beberapa olahan buah kreatif yang bisa Anda coba di rumah.

  1. Pepaya Asam Manis

Pepaya sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan pencernaan. Pepaya dapat diolah menjadi menu kreatif, yakni pepaya asam manis. Caranya, campurkan potongan pepaya dengan air lemon kemudian dinginkan di lemari es. Makanan tersebut mengandung serat dan vitamin C yang bisa membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Popsicle Buah

Popsicle buah adalah camilan yang sedang tren di kalangan anak muda. Popsicle buah memiliki rasa yang manis dan segar sehingga cocok untuk dinikmati di siang hari. Popsicle buah dapat dibuat sendiri dengan menggunakan buah-buahan, seperti stroberi, kiwi, atau mangga. Blender daging semangka sampai halus. Iris tipis beberapa buah tersebut lalu masukkan ke dalam cetakan popsicle. Setelah itu, tuangkan jus semangka ke dalam cetakan yang sudah diisi buah lalu simpan di feezer sampai beku. Popsicle dinilai cukup sehat karena berbahan dasar buah tanpa pemanis buatan. Anda juga bisa menambahkan yogurt sebagai bahan popsicle supaya rasanya lebih segar dan nikmat.

  1. Telur Alpukat

Telur alpukat atau yang tren disebut baked egg avocado kini menjadi menu kreatif yang malang melintang di Instagram karena bentuknya yang cantik dan rasanya yang lezat. Makanan ini dapat dibuat dengan ½ buah alpukat dan 1 butir telor ayam. Pertama, potong buah alpukat lalu buang bijinya. Kedua, masukkan telur ayam ke dalam lubang biji alpukat kemudian masukkan ke dalam oven dan panggang selama 15-20 menit. Setelah itu, Anda bisa menambahkan bubuk merica atau oregano untuk menambah varian rasa. Menu cocok dijadikan hidangan saat sarapan karena mengandung protein yang bisa membuat tubuh kenyang lebih lama.

  1. Sandwich Buah

Sandwich selain bisa diisi dengan irisan daging ternyata juga enak jika diisi dengan irisan buah. Anda bisa membuat sandwich buah dengan isian buah alpukat dan stroberi. Panggang 2 helai roti gandum. Haluskan buah alpukat lalu campur dengan jus lemon dan garam hingga terbentuk seperti adonan selai. Oleskan adonan tersebut pada roti yang sudah dipanggang kemudian tambahkan irisan stroberi. Anda juga bisa menambahkan irisan keju, garam, dan merica supaya rasa sandwich lebih lezat. Sandwich tersebut cocok disajikan sebagai menu sarapan atau makan siang.

  1. Asinan

Salah satu buah yang bisa diolah menjadi asinan yang lezat adalah rambutan. Asinan rambutan tidak terlalu sulit dibuat. Pertama, kupas buah rambutan dan singkirkan daging dari bijinya lalu letakkan di wadah. Kedua, berikan irisan jeruk nipis pada daging rambutan tersebut dan tetesi pula dengan cairan jeruk nipis. Tambahkan pula asam boi berwarna putih dan irisan cabe rawit. Ketiga, campurkan gula, madu, dan garam secukupnya. Jadilah asinan rambutan yang siap dinikmati.

Pola Diet yang Cocok untuk Penderita Gangguan Lambung

Diet sebenarnya tidak hanya berfungsi untuk menurunkan berat badan ataupun membentuk badan yang ideal. Selain dua fungsi tersebut, diet juga berfungsi untuk melatih tubuh mengonsumsi makanan sehat dengan pola yang tepat. Saat diet tubuh dilatih untuk mengonsumsi makanan sehat cukup nutrisi dan porsi makanan yang cukup, tidak kurang tidak lebih. Dengan begitu, tubuh dapat terbiasa melakukan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

Diet boleh dilakukan oleh siapa saja yang memenuhi persyaratan. Diet sebaiknya dilakukan oleh orang dewasa yang sudah melewati masa pertumbuhan. Akan tetapi, bolehkah diet dilakukan oleh penderita gangguan lambung? Jawabannya, boleh asalkan berada pada jalur yang sesuai. Gangguan lambung yang dimaksud adalah maag dan asam lambung. Dua penyakit tersebut bisa muncul salah satunya karena dipicu oleh kebiasaan makan yang tidak tepat waktu dan pilihan makanan yang tidak sehat. Akan tetapi, sebaiknya penderita gangguan lambung tersebut berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk diet.

Berikut ini ada beberapa pola diet yang bisa dijadikan referensi oleh penderita gangguan lambung.

  • Pilih Makanan yang Sesuai

Bagi penderita maag dan asam lambung disarankan untuk menghindari makanan yang bisa memicu pengosongan lambung lebih cepat. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gas, seperti minuman bersoda, sawi, kol, nangka, dan buah yang dikeringkan karena bisa menyebabkan produksi gas berlebih dalam pencernaan. Selain itu, hindari mengonsumsi makanan yang susah dicerna karena bisa membuat lambung bekerja lebih keras sehingga produksi asam lambung dapat meningkat. Makanan susah dicerna yang patut dihindari adalah makanan mengandung lemak, seperti gorengan, coklat, kue tart, yang selain susah dicerna juga bisa membuat berat badan naik. Penderita maag dan lambung disarankan untuk mengonsumsi makanan yang rendah kalori seperti semangka, melon, dan papaya. Buah-buahan tersebut adalah buah rendah kalori yang bisa membantu kesuksesan diet Anda tetapi bisa mengurangi risiko kambuhnya gangguan lambung. Selain itu, lengkapi pula dengan makanan yang mengandung karbohidrat, vitamin, protein, dan mineral yang mudah dicerna tetapi juga bisa menjaga kestabilan berat badan.

  • Perhatikan Waktu Makan

Waktu makan yang ideal untuk pelaku diet adalah 3x sehari. Akan tetapi, bagi penderita lambung boleh melebihkan waktu makan menjadi lebih dari 3x, tetapi dengan porsi yang kecil. Penderita maag atau asam lambung boleh sering makan dengan jumlah kecil saat diet supaya berat badan terjaga dan kondisi lambung tetap aman. Frekuensi makan yang sering tersebut antara 5-6 kali sehari yang bertujuan supaya lambung tidak kosong sehingga asam lambung yang sudah diproduksi tidak merusak dinding lambung itu sendiri.

  • Perhatikan Porsi Makan

Meskipun diperbolehkan makan dalam frekuensi sering, penderita gangguan lambung saat diet juga perlu membatasi porsi makan. Konsumsilah makanan dalam porsi sedikit minimal setengah porsi normal, tetapi jangan sampai makan melewati batas waktu makan. Hindari makanan yang pedas, asam, dan berlemak karena bisa memicu produksi asam lambung berlebih. Konsumsi makanan tinggi serat, seperti biji-bijian utuh, oatmeal, buah, dan sayur. Pastikan juga untuk mengonsumsi air putih dengan cukup minimal 2 liter sehari.

  • Olahraga Teratur

Selain makanan, pertimbangan penting penderita gangguan lambung saat diet adalah dengan melakukan olahraga secara teratur. Penderita maag atau asam lambung dapat berolahraga selama 30 menit sebanyak 3-5 kali dalam seminggu. Pilihlah jenis olahraga yang bisa membantu mengencangkan perut, seperti latihan kardio, berenang, jogging, senam, atau bersepeda. Jenis olahraga tersebut dapat membantu membakar lemak dengan efektif sehingga berat berlebih dapat turun tanpa mengganggu kondisi lambung.

  • Istirahat Cukup

Keberhasilan diet pada penderita maag atau asam lambung juga dipengaruhi oleh pola istirahat. Usahakan untuk tidur dalam waktu yang cukup dan hindari begadang. Terjaga sampai larut malam dapat memicu produksi hormon yang bisa memicu munculnya rasa lapar sehingga mau tidak mau Anda harus mengonsumsi makanan untuk meredakan lapar dan mencegah asam lambung menggerogoti dinding lambung. Kondisi tersebut dapat memicu berat badan terus meningkat dan menimbulkan pola makan yang kurang sehat.

Berat badan berlebih atau kegemukan memang bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali orang yang mengalami gangguan lambung. Oleh karena itu, orang tersebut perlu melakukan diet dengan pola yang tepat supaya berat badan seimbang dan lambung tetap sehat.

Syarat untuk Memiliki Hunian Sehat

Rumah atau hunian adalah salah satu lingkungan yang harus dijaga kebersihan dan kenyamanannya karena sebagai tempat beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Rumah adalah lingkungan terdekat yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan penghuninya. Bersih atau tidaknya rumah dapat menjadi cerminan dari kesehatan penghuninya. Rumah sebaiknya ditata sedemikian sehingga dapat ditinggali dengan nyaman. Kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah juga tidak boleh luput dari perhatian. Maka dari itu, pastikan rumah Anda bersih dan nyaman supaya menjadi hunian yang sehat.

Apa saja syarat untuk menjadikan rumah hunian yang sehat?

Berikut ada beberapa syarat yang sebaiknya dipenuhi supaya rumah tampak bersih dan sehat sehingga nyaman untuk ditinggali.

  1. Pilih Bahan dan Perabotan yang Aman

Salah satu ciri rumah yang sehat dan aman ditinggali adalah rumah yang tidak terbuat dari bahan bangunan yang berbahaya dan perabotan yang aman pula. Bahan bangunan dan perabotan yang digunakan sebaiknya bukan bahan yang bisa melepaskan zat-zat berbahaya bagi kesehatan penggunanya. Rumah bisa dikatakan sehat jika mengandung timah hitam tidak lebih dari 300 mg/kg, debu total tidak lebih dari 150 μgm3, asbes bebas tidak melebihi 0,5 fiber/m3/4 jam, serta tidak mudah ditumbuhi jamur dan bakteri. Selain itu, pilihlah perabotan yang aman, apalagi jika di rumah terdapat anak kecil. Usahakan untuk memilih perabotan rumah yang mudah pecah serta tidak berujung tajam atau runcing.

  1. Bersihkan dan Buang Sampah secara Rutin

Kondisi kesehatan rumah dapat dijaga dengan cara dibersihkan secara teratur. Usahakan untuk membersihkan setiap ruangan yang ada di rumah, seperti kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, ruang santai, dan gudang. Kebersihan ekstra juga perlu dilakukan di kamar mandi, toilet, dan dapur karena tiga tempat tersebut rawan ditumbuhi bakteri atau kuman. Jangan lupa untuk membersihkan lantai minimal 1 kali seminggu supaya tidak ada kuman dan bakteri yang bersarang, bila perlu gunakan juga cairan khusus pembersih lantai. Selain membersihkan rumah, pastikan untuk membuang sampah setiap hari agar rumah tidak bau dan menjadi sarang bakteri. Pisahkan juga tempat sampah organik dan nonorganik, terutama di dapur Anda.

  1. Memiliki Saluran Pembuangan Air

Rumah yang sehat dan bersih idealnya memiliki saluran pembuangan air yang lancar dan tidak menggenang. Saluran pembuangan air yang tidak lancar dapat menjadi sarang tumbuhnya kuman atau bakteri dan bisa menimbulkan bau yang tidak sedap. Oleh karena itu, jangan buang sampah ke dalam saluran pembuangan karena bisa membuat saluran tersebut tersendat dan mampet.

  1. Cukup Air

Rumah yang sehat adalah rumah yang memiliki ketersediaan air yang cukup. Air mempunyai fungsi vital bagi kehidupan manusia, di antaranya untuk minum, mandi, dan mencuci. Air yang ada di rumah juga harus dipastikan kebersihan dan kejernihannya supaya aman digunakan. Jika Anda menggunakan tandon, bak, atau drum untuk menampung air pastikan ditutup rapat supaya tidak menjadi sarang nyamuk dan harus rutin dibersihkan.

  1. Memiliki Pencahayaan yang Cukup

Ciri rumah yang sehat adalah rumah yang tidak gelap dan memiliki pencahayaan yang cukup. Pencahayan dalam rumah dapat diperoleh dari pencahayaan alam seperti sinar matahari di siang hari dan pancaran sinar lampu di sore dan malam hari. Atur pencahayaan rumah dengan baik dan jangan sampai menyebabkan mata silau. Pencahayaan rumah yang ideal adalah 60 lux.

  1. Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik

Rumah yang sehat adalah rumah yang memiliki sirkulasi udara yang baik dan lancar. Sirkulasi udara yang lancar dapat menjaga suhu rumah menjadi tidak lembab dan segar sehingga aman jika dihirup dan tidak berbahaya untuk paru-paru. Udara lembab yang ada di dalam rumah dapat memicu pertumbuhan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan penghuninya. Idealnya setiap ruang atau kamar dalam rumah dilengkapi dengan satu ventilasi untuk mendapatkan aliran udara yang baik.

  1. Tidak Ada Genangan Air

Pastikan bahwa di area rumah Anda tidak terdapat genangan air yang kotor karena bisa menjadi sarang nyamuk yang bisa mengancam kesehatan tubuh. Jika Anda memiliki kolam di luar rumah, usahakan isi kolam tersebut dengan ikan supaya bisa memakan jentik nyamuk yang hidup di dalamnya. Rajinlah untuk mengganti tampungan air pada pot bungan supaya tidak menjadi sarang berkembangbiaknya nyamuk.

Bagaimana Cara Mengatur Pola Makan yang Seimbang?

Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kondisi kesehatan tubuh adalah pola makan. Pola makan yang baik untuk menunjang kesehatan tubuh bukan hanya pola makan yang sehat, tetapi juga harus seimbang. Sedari kecil sebagian besar dari Anda juga diajari mengenai mangonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna yang terdiri atas nasi, sayur, lauk-pauk, buah, dan susu. Makanan seimbang yang bisa dikonsumsi tubuh adalah makanan yang mengandung nutrisi seimbang, misalnya karbohidrat, protein, serat, mineral, dan vitamin. Makanan mengandung gizi seimbang dapat menjadi investasi jangka panjang kesehatan tubuh dan sekaligus bisa mencegah penyakit.

Bagaimana cari mengatur pola makan yang seimbang? Berikut ulasannya.

  • Makan di Waktu yang Tepat

Waktu yang tepat untuk mengonsumi makanan pokok adalah pagi, siang, dan sore, yakni 3 kali sehari. Usahakan sarapan sebelum lewat pukul 07.00, makan siang antara pukul 11.30-12.30, dan makan malam tidak lewat dari pukul 20.00. Makan di waktu yang tepat membuat makanan dapat dicerna dengan baik oleh tubuh. Kebiasaan makan di waktu yang tepat juga bisa membuat Anda kenyang lebih lama sehingga mengurangi nafsu mengemil makanan ringan di sela-sela waktu luang. Mengemil makanan di waktu luang terlalu sering, padahal tubuh belum membutuhkannya dapat menjadi penyebab kegemukan atau obesitas.

  • Perhatikan Porsi Makanan

Selain memerhatikan waktu makan, jangan lupa untuk mengontrol porsi makanan yang dikonsumsi. Usahakan jangan makan terlalu sedikit karena bisa menyebabkan tubuh kekurangan energi dan nutrisi, tetapi juga jangan makan terlalu banyak karena bisa menyebabkan kegemukan. Pilih porsi makan secukupnya dengan gizi seimbang dan sesuai dengan aktivitas atau kesibukan Anda. Sarapanlah dengan makanan berprotein tinggi dan rendah lemak supaya kenyang lebih lama. Anda bisa menambah porsi makanan saat makan siang karena pada jam tersebut tubuh sedang sibuk-sibuknya beraktivitas sehingga membutuhkan asupan energi yang besar pula. Sedangkan pada saat makan malam, jangan mengonsumsi makanan terlalu banyak karena pada malam hari umumnya tubuh sedikit beraktivitas. Porsi makanan yang cukup sesuai kebutuhan nutrisi dan energi dapat menjadikan tubuh sehat dan aktivitas menjadi produktif.

  • Minum Air Putih dengan Cukup

Air putih adalah minuman utama dan pertama yang harus dikonsumsi tubuh. Minum air putih secukupnya umumnya 8 gelas sehari. Akan tetapi, jika Anda seorang olahragawan atau penari, Anda bisa menambah konsumsi air putih karena tubuh bergerak lebih aktif dan mengeluarkan banyak keringat. Air putih yang dikonsumsi dapat membantu menjaga hidrasi tubuh dan menyetabilkan nafsu makan. Konsumsi air putih yang cukup juga bisa membantu menyehatka sistem pencernaan karena bisa membersihkan usus dari sisa makanan yang tidak diperlukan tubuh dan mencegah sembelit.

  • Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Makanan

Makanan yang seimbang adalah makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, serat, protein, dan rendah lemak. Karbohidrat sebenarnya bukanlah penyebab kegemukan, karbohidrat merupakan sumber energi yang dibutuhkan tubuh. Sebaiknya, pilihlah karbohidrat yang tinggi serat dan rendah glukosa, seperti gandum atau beras merah untuk mencukupi kebutuhan energi sekaligus melancarkan pencernaan. Selain itu, pilihlan sumber protein yang bisa membantu pembakaran lemak lebih maksimal, misalnya telur atau daging. Telur atau daging dapat diolah menjadi lauk-pauk untuk manemani nasi. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral yang terkandung dalam sayur dan buah.

  • Kurangi Konsumsi Makanan Mengandung Zat Aditif

Mengonsumsi makanan mengandung zat aditif seperti penyedap, pemanis, pengawet, dan pewarna buatan sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang. Akan tetapi, jangan terlalu sering mengonsumsi makanan mengandung zat aditif tersebut terlalu sering atau terlalu banyak karena bisa mengganggu kesehatan. Kurangi juga konsumsi makanan cepat karena mengandung lemak tinggi dan penyedap buatan yang bisa membuat berat badan naik. . Makanan tersebut boleh Anda konsumsi beberapa kali dalam sebulan dalam porsi yang cukup.

Selain mengatur pola makan seimbang, kondisi tubuh yang sehat juga harus didukung dengan olahraga teratur dan istirahat yang cukup. Oleh karena itu, biasakan melakukan pola hidup yang sehat dan seimbang agar tubuh sehat dan terhindari dari berbagai penyakit.

Variasi Makanan Hemat dan Sehat untuk Anak Kos

Menjadi anak kos dan terpisah dari orang tua kadang membuat seseorang makan dengan “seadanya”. Tidak jarang anak kos sering mengonsumsi makanan instan karena dirasa lebih murah dan lebih menghemat waktu dalam membuatnya. Mengonsumsi makanan tersebut tidak sepenuhnya salah jika tidak dilakukan terlalu sering dan diiringi dengan gaya hidup yang sehat. Anak kos juga lebih senang mengonsumsi makanan dengan harga murah karena alasan finansial. Akan tetapi, bukan berarti makanan dengan murah itu tidak sehat ya. Beberapa anak kos juga terkadang mempunyai pola makan yang kurang sehat. Beberapa dari mereka kadang makan kurang dari 3x sehari atau bahkan ada yang menyantap makanan terlalu larut karena beban pekerjaan atau kuliah yang belum selesai. Padahal, tubuh memerlukan asupan energi dan nutrisi yang cukup untuk beraktivitas seharian.

Ada beberapa varian makanan sehat dan memiliki harga terjangkau yang bisa menjadi pilihan anak kos. Pilihan makanan berikut jika diingiringi dengan pola hidup sehat, misalnya olahraga teratur dan istirahat cukup, akan membantu menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Varian makanan berikut bisa menjadi lauk saat makan nasi atau bisa menjadi makanan camilan saat waktu senggang. Apa saja variasi makanan tersebut? Berikut penjelasannya.

  • Kacang-Kacangan

Jenis kacang-kacangan yang bisa menjadi pilihan anak kos, di antaranya adalah buncis dan kacang panjang. Dua jenis kacang tersebut memiliki harga yang cukup terjangkau di pasar. Meskipun harganya terjangkau, buncis dan kacang panjang mengandung protein nabati tinggi yang rendah lemak dan bisa membantu mencukupi kebutuhan energi harian tubuh. Buncis dan kacang panjang bisa diolah menjadi tumis atau sayur sebagai lauk makan nasi. Jika tidak sedang ingin makan nasi, buncis atau kacang panjang juga dapat diolah menjadi campuran lontong pecel, gado-gado, atau sejenisnya supaya Anda tidak bosan mengonsumsi menu yang itu-itu saja. Selain buncis dan kacang, makanan yang mengandung protein nabati tinggi adalah tahu dan tempe. Tahu dan tempe bisa diolah menjadi berbagai macam menu yang bisa menjadi teman makan nasi. Bila tidak mempunyai waktu luang untuk masak, olahan buncis atau kacang panjang juga tersedia di kantin atau warung makan sekitar sehingga mudah untuk didapatkan.

  • Telur

Telur adalah salah satu makanan yang mengandung protein hewani yang dibutuhkan tubuh. Telur bisa menjadi asupan protein tubuh untuk menggantikan daging merah karena memiliki harga yang lebih terjangkau. Telur bisa direbus untuk dijadikan menu sarapan atau diolah sebagai lauk untuk teman nasi. Jika Anda punya uang lebih, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi daging merah beberapa kali dalam sebulan supaya kebutuhan protein hewani juga terpenuhi dan makanan yang masuk ke tubuh juga lebih variatif.

  • Duku

Buah merupakan jenis makanan yang penting untuk dikonsumsi karena mengandung banyak vitamin, serat, mineral, dan lain-lain yang dibutuhkan tubuh. Buah yang menjadi pilihan untuk dikonsumsi anak kos salah satunya adalah duku. Duku memiliki harga yang tidak cukup mahal, tetapi kaya dengan vitamin C yang berfungsi untuk menjaga sistem imunintas dan sistem pencernaan agar berjalan baik. Duku bisa menjadi makanan camilan sehat untuk anak kos atau orang pada umumnya.

  • Air Mineral

Minuman wajib yang harus diminum semua orang, tak terkecuali anak kos, adalah air mineral. Air berfungsi untuk menghidrasi tubuh dan melancarkan pencernaan. Jika Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi soda atau softdrink, sebaiknya gantilah dengan air mineral. Selain harganya yang lebih terjangkau, kandungan nutrisi dalam air mineral sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Itulah beberapa varian makanan dan minuman yang memiliki harga terjangkau, tetapi tetap memberikan gizi yang dibutuhkan tubuh. Mengonsumsi makanan sehat adalah perilaku yang wajib diperhatikan oleh semua orang untuk menjaga kesehatan tubuh.