Makanan Terbaik Untuk Menumbuhkan Rambut (2)

Pertumbuhan rambut bergantung pada beberapa hal seperti usia, genetik, pola makan dan kesehatan. Karena usia dan genetik merupakan hal yang tidak bisa diubah, maka kita akan membahas mengenai faktor lain yang dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut, yakni pola makan. Sama seperti pada artikel sebelumnya, kita akan lanjutkan pembahasan mengenai beberapa jenis makanan yang dapat membantu pertumbuhan rambut.

Biji – bijian

biji chia (pxhere.com)

Biji mempunyai kandungan nutrisi yang cukup besar dengan jumlah kalori yang relatif sedikit. Banyak dari nutrisi yang terkandung dapat meningkatkan pertumbuhan rambut seperti vitamin E, zinc dan selenium. Salah satu contoh biji yang mengandung banyak nutrisi adalah biji bunga matahari. Satu ons (28 gram) biji bunga matahari menyediakan hampir 50% kebutuhan vitamin E harian, dengan beragam vitamin B yang dapat menyehatkan rambut.

Selain biji bunga matahari, biji tertentu seperti biji rami dan biji chia juga menyediakan asam lemak omega-3. Untuk mendapatkan variasi nutrisi yang lebih lengkap, cara terbaik yang dapat dilakukan adalah mengkonsumsi campuran dari beberapa jenis biji – bijian. Continue reading “Makanan Terbaik Untuk Menumbuhkan Rambut (2)”

Makanan Terbaik untuk Mendapatkan Kulit Sehat (2)

Tubuh memerlukan berbagai macam nutrisi untuk metabolisme dan menjaga semua organ agar berfungsi secara maksimal, termasuk kulit.  Pada artikel Makanan Terbaik untuk Mendapatkan Kulit Sehat (1), kita sudah membahas enam makanan yang baik untuk mengdapatkan kulit sehat. Enam jenis makanan tersebut meliputi fatty fish, alpukat, walnuts, biji bunga matahari, ubi dan paprika merah atau kuning. Selain keenam makanan tersebut, masih ada makanan lain yang baik untuk kulit. Berikut ini adalah makanan yang perlu dikonsumsi untuk mendapatkan kulit sehat.

Brokoli

Brokoli mengandung banyak vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan kulit, yakni zinc, vitamin a dan vitamin C. Selain itu, brokoli juga mengandung lutein, karotenoid yang bekerja seperti beta karoten. Lutein berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan berkerut. Continue reading “Makanan Terbaik untuk Mendapatkan Kulit Sehat (2)”

Makanan Terbaik untuk Mendapatkan Kulit Sehat (1)

Nutrisi merupakan salah satu hal yang penting bagi kesehatan. Apabila nutrisi tidak terpenuhi, tentunya akan memunculkan beberapa masalah kesehatan. Masalah kesehatan tersebut dapat berupa masalah metabolisme, kenaikan berat badan dan terkadang dapat membuat risiko penyakit seperti penyakit jantung dan hati. Tapi apakah Anda juga mengetahui bahwa kurangnya nutrisi bagi tubuh juga dapat mempengaruhi kondisi kulit?

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai makanan yang dapat menjaga kulit tetap sehat.

Fatty Fish atau ikan yang berdaging tebal

pxhere.com

Yang termasuk ke dalam fatty fish seperti salmon, makarel dan tuna. Jenis makanan tersebut baik untuk kulit karena kaya akan asam lemak omega 3 yang penting untuk mempertahankan kesehatan kulit. Beberapa manfaat fatty fish: Continue reading “Makanan Terbaik untuk Mendapatkan Kulit Sehat (1)”

Kenapa Kita Bermimpi

Mimpi merupakan halusinasi yang terjadi selama tahap tidur tertentu. Kondisi paling kuat untuk bermimpi adalah selama tidur REM atau tahap gerakan mata yang cepat dan kemungkinan yang lebih kecil dalam mengingat mimpi dialami. Banyak yang diketahui tentang peran tidur dalam mengatur metabolisme, tekanan darah, fungsi otak, dan aspek kesehatan lainnya. Tetapi sulit bagi peneliti untuk menjelaskan peran mimpi.

Fungsi Dari Mimpi

Mimpi Sebagai Terapi

pixabay.com

Mimpi mungkin cara menghadapi berbagai kejadian emosional dalam hidup. Saat tidur otak akan beroperasi pada tingkat emosional yang lebih tinggi dibandingkan ketika bangun. Saat itulah otak dapat membuat koneksi mengenai perasaan yang tidak akan dilakukan oleh diri secara sadar. Continue reading “Kenapa Kita Bermimpi”

11 Makan yang Harus Dihindari Ketika Menurunkan Berat Badan

Makanan yang dikonsumsi dapat menimbulkan berbagai efek terhadap berat badan. Sebagian makanan seperti yogurt, telur dan minyak kelapa dapat membantu menurunkan berat badan. Makanan lainnya seperti produk olahan dan produk kemasan dapat membuat berat badan naik. Sebelumnya, kita sudah membahas makanan yang cocok dikonsumsi saat diet, kali ini kita akan membahas mengenai jenis makanan yang harus dihindari ketika menurunkan berat badan.

Kentang Goreng dan Keripik Kentang

keripik (pxhere.com)

Kentang utuh merupakan jenis makanan yang sehat dan mengenyangkan, akan tetapi kentang goreng dan keripik kentang berbeda. Kedua jenis makanan tersebut mengandung kalori yang tinggi dan mudah untuk mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Continue reading “11 Makan yang Harus Dihindari Ketika Menurunkan Berat Badan”

Diet Paleo: Pahami Cara Melakukannya

Diet memang lebih banyak dilakukan untuk menurunkan berat badan hingga ke titik ideal. Ada beragam metode diet yang cukup dikenal bisa membuat berat badan turun, salah satunya adalah diet paleo. Diet paleo juga sering dianggap sebagai diet manusia purba karena memang aturan atau pola diet tersebut meniru pola makan manusia prasejarah atau manusia goa. Sebenarnya makanan yang dikonsumsi peserta diet tidak sama persis seperti makanan manusia prasejerah. Makanan yang dikonsumsi saat diet paleo adalah makanan yang didapatkan dari hasil berburu, memancing, bertanam, atau intinya makanan langsung dari alam, misalnya daging, ikan, sayuran, dan buah. Anda juga tidak perlu repot berburu, memancing, atau menanam untuk mendapatkan bahan makanan tersebut karena Anda bisa membelinya di pasar, swalayan, atau supermarket.

Pada dasarnya, makanan yang dikonsumsi saat diet paleo adalah makanan yang berasal dari alam, bukan makanan olahan dari pabrik dan sebagainya. Makanan yang dikonsumsi saat diet paleo dianggap lebih sehat karena berasal langsung dari lama. Selain bisa membantu menurunkan berat badan, diet paleo juga bisa membantu mencegah atau mengobati penyakit tertentu, seperti hipertensi, penyakit jantung, stroke, diabetes, dan sebagainya. Bagaimana cara melakukan diet paleo yang baik dan benar? Berikut ulasannya.

Cara Melakukan Diet Paleo

Diet paleo dilakukan dengan mengonsumsi makanan alami yang rendah karbohidrat. Diet ini memang dilakukan dengan meniru pola makan manusia prasejarah. Peserta diet paleo dilarang mengonsumsi makanan apapun yang mengalami proses pengolahan, misalnya makanan kaleng, makanan kemasan, fastfood, junkfood, garam atau gula yang telah dihaluskan, dan berbagai makanan hasil olahan yang lain. Peserta diet juga tidak disarankan mengonsumsi nasi putih, susu, roti, keju, pasta, dan gandum karena beberapa makanan tersebut diperoleh melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Sebagai gantinya, peserta diet dianjurkan untuk mengonsumsi umbi-umbian sebagai pemasok energi bagi tubuh. Selain dilarang mengonsumsi makanan yang melalui proses pengolahan, peserta diet juga dilarang mengonsumsi makanan yang mengandung zat aditif, seperti pewarna, pemanis, perasa, dan pengawet buatan.

Makanan yang boleh dikonsumsi pada saat melakukan diet paleo adalah makanan alami yang diolah sendiri. Pengolahan makanan tersebut juga sebaiknya tidak menggunakan bumbu dari proses pengolahan, melainkan menggunakan rempah alami, garam kristal, gula halus, dan sebagainya. Makanan yang dipilih sebaiknya mengandung protein, vitamin, dan mineral yang bisa membantu menutrisi tubuh. Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat melakukan diet paleo, di antarnya ikan, sayur, buah, daging rendah lemak, umbi-umbian, kacang, madu, air putih, dan bahan makanan alami yang lain. Makanan yang dikonsumsi tersebut adalah makanan organik yang pertumbuhan dan perkembangannya bebas dari campur tangan manusia dan zat kimia. Daging yang dikonsumsi juga sebaiknya daging ayam kampong atau daging sapi yang diberi pakan rumput, bukan daging sapi impor yang diberi makan gandum atau jagung. Jadi, intinya diet paleo dilakukan dengan makanan sealami mungkin dan menghindari makanan olahan serta makanan yang mengandung zat aditif. Diet paleo juga harus diiringi dengan olahraga yang rutin dan teratur.

Diet peleo sendiri juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan diet paleo adalah bisa membantu menurunkan berat badan dan melatih konsumsi makanan sehat karena makanan yang dikonsumsi adalah makanan alami yang tidak mengandung zat tambahan. Sementara itu, kekurangan diet paleo adalah bisa menyebabkan tubuh kekurangan garam dan kelebihan protein. Oleh karena itu, sebelum melakukan diet sebaiknya konsultasi dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu untuk menyesuaikan diet dengan kondisi kesehatan tubuh.

Sering Minum Teh Setelah Makan? Ini Risikonya

Teh merupakan minuman yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Teh yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia biasanya teh manis atau teh tawar. Teh juga biasa disajikan dalam bentuk hangat atau dingin dengan dicampur es batu. Teh biasa dinikmati pada waktu senggang atau diminum setelah makan makanan pokok. Kebanyakan orang memang sering minum teh, baik teh hangat atau es teh, setelah makan. Perilaku tersebut telah menyebar ke banyak orang sehingga menjadi kebiasaan. Kebiasaan minum teh setelah makan dimaksudkan untuk tujuan tertentu, misalnya membuat makanan lebih mudah dikunyah, menghilangkan bau mulut setelah makan, dan menimbulkan efek segar. Akan tetapi, minum teh setelah makanan ternyata bukan kebiasaan baik. Minum teh terlalu banyak setelah makan justru bisa menghambat pencernaan dan penyerapan makanan. Beberapa risiko yang timbul akibat kebiasaan sering minum teh setelah makan.

Dehidrasi

Teh yang diminum setelah makan sebenarnya bertujuan untuk menghilangkan haus dan menyegarkan tubuh. Akan tetapi, rasa tersebut hanya berlangsung sementara. Teh yang diminum tepat setelah makan justru bisa menyebabkan tubuh mudah haus. Daun teh kering mengandung bersifat diuretik sehingga cairan tubuh lebih mudah terbuang dan tubuh mudah merasa haus. Kondisi tersebut jika berlangsung terlalu sering bisa menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi.

Menghambat Penyerapan Zat Besi dan Protein

Minum teh tepat setelah tubuh mengonsumsi makanan bisa menghambat penyerapan zat besi dan protein ke dalam tubuh. Teh mengandung tannin dan polifenol yang bisa mengikat zat besi dan protein di dalam usus. Akibatnya, zat besi dan protein bisa lebih dahulu diikat oleh dua zat tersebut sebelum diserap oleh tubuh. Padahal, zat besi dan protein sangat diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah, membentuk sel dan jaringan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjadi sumber energi. Zat besi dan protein yang tidak dapat diserap maksimal oleh tubuh bisa membuat tubuh kekurangan asupan dua nutrisi tersebut. Kondisi tersebut jika berlangsung terus menerus bisa membuat seseorang mudah mengalami anemia. Oleh karena itu, orang dengan riwayat anemia tidak disarankan untuk minum teh tepat setelah makan.

Mengurangi Kadar Biovailabilitas Katekin

Teh sebenarnya mengandung zat biovailabilitas katekin yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Akan tetapi, kadar biovailabilitas katekin bisa menjadi turun karena melalui proses pengolahan yang salah dan waktu konsumsi yang tidak tepat. Teh yang dicampur dengan es batu dan dikonsumsi tepat setelah makanan pokok bisa menyebabkan kadar biovailabilitas katekin tersebut menurun.

Minum teh setelah makan sebenarnya tidak benar-benar dilarang, asalkan tubuh diberi waktu sejenak untuk mencerna makanan yang dikonsumsi. Teh juga boleh diminum setelah tubuh mengonsumsi makanan variatif yang mengandung vitamin C, seperti buah dan sayur. Jika Anda terbiasa mengonsumsi teh setelah makan sebaiknya pilihlah teh hijau karena teh hijau bisa membantu melancarkan pencernaan. Teh sebenarnya mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh jika dikonsumsi pada waktu yang tepat dan pada porsi yang cukup.

Diet Dukan: Pahami Cara dan Manfaatnya

Diet memang lebih banyak dilakukan untuk menurunkan berat badan berlebih dan membuat tubuh tampak ideal. Beragam metode diet pun diciptakan dan satu persatu mulai menyebar ke hampir seluruh masyarakat. Salah satu diet yang cukup terkenal dan dinilai ampuh menurunkan berat badan adalah diet dukan. Diet dukan dicetuskan oleh seorang ahli gizi asal perancis bernama Pierre Dukan. Diet dukan menjadi semakin populer setelah dilakukan oleh pesohor-pesohor dunia, di antaranya Jennfier Lopez, Gisele Bundchen, hingga Kate Middleton. Diet dukan diklaim bisa menurunkan berat badan hingga 15 kg dalam beberapa minggu, dengan mengonsumsi makanan sebanyak yang diinginkan. Jika beberapa jenis diet membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi, diet dukan ini hampir membebaskan peserta diet mengonsumsi makanan yang mereka mau. Lalu bagaimana cara diet dukan dilakukan?

Cara Melakukan Diet Dukan

Diet dukan dilakukan dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi protein daripada karbohidrat. Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama diet adalah makanan yang mengandung protein nabati dan hewani, di antaranya daging merah rendah lemak, telur, dada ayam, kerang, dan sebagainya. Selain makanan berprotein, diet dukan juga menganjurkan peserta diet mengonsumsi makanan tinggi serat untuk melancarkan pencernaan, seperti roti gandum, oatmeal, buah, dan sayur. Peserta diet juga disarankan untuk membatasi penggunaan garam karena garam berpotensi membuat berat badan meningkat. Jumlah dan frekuensi makanan yang dikonsumsi saat diet pun tidak sembarangan, melainkan harus mengikuti pola tertentu.

Makanan berprotein yang dianjurkan dikonsumsi saat diet adalah makanan yang mengandung protein hewani sebanyak 35% dari total kebutuhan energi harian. Protein hewani tersebut bertujuan untuk menekan asupan karbohidrat dan lemak sehingga bisa membuat berat badan turun lebih cepat. Makanan yang dikonsumsi pada diet dukan diatur pada 4 fase yang sudah ditentukan sebagai berikut.

Fase 1

Fase pertama diet dukan atau yang juga dikenal sebagai fase attack dilakukan selama 10 hari. Pada 10 hari tersebut peserta diet dianjurkan mengonsumsi makanan tinggi protein dan bebas lemak, di antaranya ikan, daging merah tanpa lemas, dada ayam, telur, tempe, tahu, dan beberapa jenis makanan lain yang berlabel tanpa kalori. Pada fase ini peserta diet juga diharuskan mencukupi kebutuhan cairan tubuh melalui konsumsi air putih yang cukup.

Fase 2

Fase kedua diet dukan juga disebut sebagai fase cruise. Pada fase ini penurunan berat badan sudah mulai terlihat sehingga peserta diet juga harus fokus mempertahankan penuruan berat badan tersebut. Makanan yang dikonsumsi pada fase kedua hampir sama dengan fase pertama, tetapi diiringi dengan konsumsi sayuran tanpa karbohidrat, seperti sayuran hijau, paprika, jamur, dan lain-lain. Sayuran tersebut dapat diolah menjadi salad atau menu makanan lain yang bervariasi supaya tubuh tidak bosan.

Fase 3

Fase ketiga atau yang juga disebut sebagai fase consolidation merupakan fase mempertahankan berat badan sambil berusaha menurunkannya sampai ke titik ideal. Pada fase ini tubuh mulai diperkenalkan kembali dengan karbohidrat secara bertahap. Makanan yang dikonsumsi pada fase tiga sama dengan yang dikonsumsi pada fase sebelumnya, tetapi juga ditambah dengan dua sendok makan oat, 1 porsi keju, satu porsi buah, dan roti dari whole grain.

Fase 4

Fase keempat juga disebut sebagai fase permanent stabilization merupakan fase mempertahankan berat badan ideal. Pada fase ini peserta diet diberikan kebebasan lebih daripada fase sebelumnya. Makanan yang dikonsumsi pada fase empat bebas tetapi diselingi dengan 3 sendok makan oat. Dalam seminggu, hari pertama sampai ke enam peserta diet boleh mengonsumsi makanan apapun, asalkan tidak melebihi batas jumlah kalori harian, sementara pada hari ketujuh kembali dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein rendah karbohidrat.

Diet dukan selain bisa membuat berat badan turun dengan cepat, juga bisa membantu membakar lemak lebih banyak. Hal tersebut dikarena konsumsi karbohidrat yang rendah membuat tubuh lebih cepat mengalami proses ketosis sehingga lemak di tubuh akan dibakar untuk menyuplai kebutuhan energi.

Diet dukan sebenarnya masih mengalami pro dan kontra di kalangan medis karena dikhawatirkan bisa membuat tubuh kekurangan gizi. Keamanan diet dukan juga masih dalam proses penelitian sehingga sebaiknya diet dukan tidak dilakukan dalam jangka panjang. Wanita hamil, menyusui, atau orang dengan riwayat penyakit tertentu juga sebaiknya tidak melakukan diet dukan. Oleh karena itu, bagi Anda yang mengalami obesitas atau mempunyai berat tubuh berlebih, sebaiknya konsultasi ke dokter atau ahli gizi terlebih dahulu sebelum memilih jenis diet yang akan dilakukan. Diet saja tidak cukup untuk membuat berat tubuh ideal dan sehat, melainkan juga harus diiringi dengan olahraga teratur, istirahat cukup, dan pola hidup sehat yang lain.

Pola Makan Tepat Supaya Tubuh Berenergi dan Langsing

Makan merupakan kegiatan alamiah setiap makhluk hidup, termasuk manusia. Makan bertujuan untuk memberikan asupan energi dan nutrisi supaya tubuh bisa beraktivitas dengan normal. Makan merupakan salah satu bagian dari pola hidup yang sehat yang bisa membantu tubuh menjaga kesehatan dan mencegah datangnya penyakit. Akan tetapi, pola makan yang tidak tepat justru bisa menimbulkan masalah kesehatan, misalnya sakit perut, obesitas, dan lain sebagainya.

Orang dengan aktivitas tinggi membutuhkan asupan makanan yang tepat supaya tubuh bisa berenergi sepanjang hari. Beberapa orang akan mengonsumsi makanan dengan porsi banyak dengan maksud untuk membuat tubuh bertenaga dan bugar. Namun, pilihan makanan, waktu, dan porsi makan yang tidak justru bisa membuat berat badan naik bahkan bisa membuat kegemukan. Tubuh yang berenergi memang bisa diperoleh melalui asupan makanan. Asupan makanan yang bisa membuat tubuh berenergi tidak harus berjumlah banyak, melainkan mengandung nutrisi tertentu yang bisa menyumbang kalori tetapi tidak menimbulkan kegemukan. Berikut ini dijelaskan pola makan yang bisa membuat tubuh berenergi tetapi tetap langsing.

Makan dalam Porsi Sedikit Tetapi Sering

Cara utama agar tubuh tetap berenergi seharian adalah makan tepat pada waktunya. Makan idealnya dilakukan sebanyak 3x sehari pada pagi, siang, dan malam hari. Porsi dan pilihan makanan yang dikonsumsi juga harus disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan nutrisi harian supaya tubuh tetap ideal dan berenergi. Bagi Anda yang memiliki kepadatan aktivitas tinggi akan bisa menambah frekuensi makan menjadi lebih dari tiga kali, melainkan bisa menjadi 4-5 kali sehari. Akan tetapi, makanan yang dikonsumsi pada saat makan pun harus lebih sedikit daripada porsi makan untuk tiga kali sehari. Intinya, total porsi makannya tetap sama dengan makan 3x sehari, tetapi total porsi makan tersebut kini dibagi menjadi 4-5 kali makan, sehingga jumlah makanan yang masuk tetap sama. Makan dengan porsi kecil tetapi sering bisa membuat tubuh kenyang dan berenergi lebih lama, tetapi tidak membuat berat badan naik dengan signifikan.

Konsumsi Camilan Sehat

Selain mengonsumsi makanan pokok atau makanan utama, Anda bisa mengonsumsi camilan sehat untuk membantu menambah energi tanpa menambah berat badan. Buah dan sayur bisa menjadi pilihan camilan yang sehat bagi Anda yang memiliki aktivitas padat. Camilan tersebut sebaiknya dikonsumsi tidak lebih dari 2x sehari. Camilan tersebut bisa bisa dikonsumsi sekitar 3-4 jam setelah makanan utama, yakni antara pukul 10.00-11.00 dan pukul 15.00-16.00. Buah dan sayur merupakan makanan kaya nutrisi dan bebas lemak sehingga bisa membuat tubuh berenergi tetapi tidak menyebabkan kegemukan.

Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Selain mengonsumsi makanan, air putih juga merupakan bagian penting agar tubuh menjadi lebih berenergi. Air putih merupakan minuman bebas kalori yang bermanfaat untuk menjaga cairan tubuh tetap stabil. Cairan tubuh yang terpenuhi membuat pencernaan berjalan lancar dan membuat tubuh terhidrasi dengan baik sehingga tubuh tidak mudah lemas. Minumlah air putih sebanyak 8 gelas setiap hari atau lebih sesuai dengan tingkat kepadatan aktivitas Anda. Kebutuhan cairan tubuh yang terpenuhi menjadikan tubuh segar, berenergi, dan tidak membuat berat tubuh naik secara cepat.

Jangan Sering Mengonsumsi Makanan Manis

Makanan manis yang mengandung gula memang bisa membuat tubuh merasa cepat kenyang. Namun, rasa kenyang akibat makanan manis tersebut tidak bertahan lama sehingga tubuh bisa mudah merasa lapar. Oleh karena itu, hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan manis, makanan mengandung gula, atau makanan mengandung karbohidrat sederhana, terutama pada saat makan siang. Makanan manis dan mengandung karbohidrat sederhana juga bisa membuat tubuh merasa lebih mudah mengantuk serta bisa menaikkan kadar gula darah. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, serat, dan protein, seperti nasi merah, gandum, oatmeal, telur, tempe, tahu, kentang, atau ubi. Makanan tersebut akan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan tidak membuat berat badan naik dengan signifikan.

Selain melalui makanan, tubuh yang berenergi dan ideal juga bisa diperoleh melalui olahraga teratur dan tidur yang cukup. Jangan lupa untuk mengelola dengan baik setiap tugas dan pekerjaan supaya tidak menumpuk sehingga bisa dikerjakan bertahap dan tepat waktu. Tubuh yang terlalu diforsir mengerjakan banyak tugas sekaligus akan mudah lemas, lelah, dan kemungkinan bisa membuat pikiran tertekan hingga berujung stres.

Sate Kambing: Benarkah Bisa Menaikkan Tekanan Darah?

Sate kambing merupakan makanan lezat yang digemari banyak orang. Sate kambing diolah dengan cara memanggang atau membakar daging kambing mentah kemudian diolesi beberapa bumbu untuk menyedapkan rasa, seperti mentega, kecap, cabai, bawang merah, dan sebagainya. Banyak anggapan yang beredar di masyarakat bahwa sate kambing bisa membuat tekanan darah menjadi naik sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Apakah anggapan tersebut benar? Anggapan tersebut memang tidak sepenuhnya benar, tetapi tidak sepenuhnya salah.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi tubuh di mana jantung memompa darah lebih cepat sehingga tekanan darah yang mengalir menjadi di atas normal. Penyakit hipertensi umumnya disebabkan oleh penumpukan kolesterol jahat (LDL) dalam pembuluh darah sehingga bisa menjadi plak yang mengganggu aliran darah. Hipertensi yang tidak disikapi dengan tepat bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius, misalnya stroke bahkan serangan jantung yang mematikan. Oleh karena itu, penderita hipertensi sebaiknya lebih hati-hati dalam melakukan aktivitas dan memilih makanan. Makanan berlemak bisa memicu naiknya kadar LDL dalam pembuluh darah yang bisa membuat hipertensi menjadi lebih parah.

Sate kambing dianggap sebagai makanan yang bisa memicu tekanan darah menjadi naik sehingga dihindari oleh banyak penderita hipertensi. Apakah benar sate kambing bisa menyebabkan tekanan darah naik? Berikut ulasannya.

Daging kambing mentah mengandung nutrisi yang hampir sama dengan daging sapi dan daging ayam. 100 gram daging kambing mentah mengandung 109 kalori, 2,3 gram lemak, dan 25 gram protein. Dari total lemak, daging kambing mentah mengandung 0,7 gram lemak jenuh dan 1 gram lemak tak jenuh. Kandungan nutrisi dalam daging kambing mentah tersebut sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada kenaikan kadar kolesterol jahat penyebab hipertensi. Kandungan lemak tak jenuh daging kambing mentah justru bisa membantu menyetabilkan kolesterol dan detak jantung serta mengurangi peradangan dalam tubuh. Kandungan lemak dan kalori dalam 100 gram daging kambing mentah tersebut juga lebih rendah dibandingkan daging ayam dan daging sapi, yakni daging ayam mengandung 195 kalori dan 7,5 gram lemak, sementara daging sapi mengandung 250 kalori dan 15 gram lemak. Kadar kolesterol dalam 100 gram daging kambing mentah juga lebih rendah, yakni 57 mg, sementara daging ayam mengandung kolesterol 83 mg sementara daging sapi 89 mg.

Daging memang mengandung lemak jenuh yang bisa menyebabkan kenaikan kadar kolesterol jahat, jika dikonsumsi dalam porsi terlalu banyak. Batas lemak jenuh yang bisa ditoleransi tubuh adalah 20 gram per hari. Kandungan lemak dalam 100 gram daging mentah adalah 2,3 gram sehingga sebenarnya tidak berbahaya bagi tubuh karena tidak menyebabkan kenaikan kolesterol jahat penyebab darah tinggi.

Daging kambing bisa menjadi penyebabkan naiknya kadar kolesterol jahat penyebab hipertensi karena pengolahan pengolahan yang tidak tepat. Daging kambing yang diolah dengan cara digoreng, dibakar, atau dipanggang bisa membuat kandungan lemak menjadi naik. Penambahan minyak goreng, mentega, dan beberapa bumbu tambahan, seperti garam, ke dalam daging kambing tersebutlah yang menaikkan kandungan lemak dalam daging kambing matang. Bahan-bahan tersebut mengandung lemak dan akan diserap ke dalam daging selama proses penggorengan, pembakaran, atau pemanggangan. Suhu panas yang digunakan pada proses pemasakan tersebut juga membuat kandungan air dalam daging kambing menguap dan digantikan dengan lemak yang terserap dari minyak atau margarin. Oleh karena itu, daging kambing yang diolah dengan cara digoreng, dibakar, atau dipanggang bisa meningkatkan kadar kalori dan lemak sekitar 64% dari kalori dan lemak yang terkandung dalam daging mentahnya.

Sate kambing adalah makanan yang diolah dengan cara dibakar atau dipanggang sehingga mengandung lemak dan kalori yang lebih banyak dari keadaan mentah. Oleh karena itu, konsumsi sate kambing pada penderita hipertensi sebaiknya dikurangi dan dibatasi. Lemak dan kalori yang terkandung dalam sate kambing bisa menyebabkan kolesterol jahat naik dan bisa memperparah hipertensi. Jadi, penyebab naiknya tekanan darah sebenarnya bukan daging kambing, tetapi cara pengolahan yang menyebabkan kenaikan lemak dan kalori serta penambahan garam berlebih yang bisa membuat tekanan darah menjadi naik. Penderita masih boleh mengonsumsi daging kambing yang diolah dengan cara direbus atau ditumis, tetapi harus tetap dibatasi jumlah porsinya. Selain itu, olahan daging kambing tersebut juga sebaiknya didampingi oleh sayuran yang mengandung vitamin, mineral, dan serat untuk membantu menetralisir kandungan lemak di dalamnya.