Cara Kulit Menunjukkan Stres yang Dialami (1)

Stres Kronis dapat Membuat Kulit Kusam

Pernah mendengar bahwa keindahan dimulai dari dalam? Lalu bagaimana dengan kulit yang mengalami masalah? Kulit yang mengalami masalah dapat menjadi pertanda bahwa organ – organ di dalam sedang tidak bekerja secara maksimal.

Faktanya, stres dapat membuat kulit lebih keras dalam berjuang. Peningkatan kortisol dapat mengacaukan pesan – pesan yang diputuskan oleh syaraf untuk dikirim, sehingga menyebabkan gatal – gatal hingga garis halus.

Stres Akibat Sinar Matahari dan Pertahanan Kulit yang Lelah

Continue reading “Cara Kulit Menunjukkan Stres yang Dialami (1)”

Makanan Terbaik untuk Mendapatkan Kulit Sehat (1)

Nutrisi merupakan salah satu hal yang penting bagi kesehatan. Apabila nutrisi tidak terpenuhi, tentunya akan memunculkan beberapa masalah kesehatan. Masalah kesehatan tersebut dapat berupa masalah metabolisme, kenaikan berat badan dan terkadang dapat membuat risiko penyakit seperti penyakit jantung dan hati. Tapi apakah Anda juga mengetahui bahwa kurangnya nutrisi bagi tubuh juga dapat mempengaruhi kondisi kulit?

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai makanan yang dapat menjaga kulit tetap sehat.

Fatty Fish atau ikan yang berdaging tebal

pxhere.com

Yang termasuk ke dalam fatty fish seperti salmon, makarel dan tuna. Jenis makanan tersebut baik untuk kulit karena kaya akan asam lemak omega 3 yang penting untuk mempertahankan kesehatan kulit. Beberapa manfaat fatty fish: Continue reading “Makanan Terbaik untuk Mendapatkan Kulit Sehat (1)”

Kolagen Untuk Kulit, Otot dan Usus

Kolagen merupakan salah satu protein yang menyusun tubuh manusia sehingga keberadaannya essensial untuk kesehatan. Keberadaannya adalah kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Sebagai protein paling melimpah dalam tubuh, kolagen tersedia di otot, kulit, darah, tulang, tulang rawan, dan ligamen. Saat ini, kolagen dapat ditemukan dimanapun, seperti cream, kosmetik, bedak serta pill. Beberapa orang menggunakan berbagai macam produk tersebut untuk mendapatkan ekstra manfaat dari protein penting yang satu ini. Beberapa alasan penggunaan kolagen antara lain:

  • Meningkatkan elastisitas kulit
  • Menyatukan tulang dan otot
  • Melindungi organ
  • Menyediakan struktur untuk sendi dan tendon

Sebenarnya, tubuh sudah memproduksi kolagen secara teratur, akan tetapi produksi tersebut akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu, beberapa gaya hidup dapat membuat produksi kolagen terhambat seperti merokok, terpapar sinar matahari dan diet yang tidak sehat. Beberapa kondisi kesehatan juga dapat menghabiskan persediaan kolagen di dalam tubuh. Tanpa kolagen, tubuh akan mengalami kulit keriput dan kendur, atau bahkan mengalami nyeri sendi. Berikut ini merupakan beberapa fungsi kolagen untuk tubuh. Continue reading “Kolagen Untuk Kulit, Otot dan Usus”

Manfaat dan Batas Vitamin A untuk Kulit

Vitamin dan Kulit

Vitamin sangat penting untuk menjaga tingkat kesehatan, penampilan, dan fungsi kulit yang optimal. Mengonsumsi makanan kaya nutrisi, mengonsumsi suplemen vitamin, dan menggunakan produk yang tepat dapat bermanfaat untuk kulit. Selain membantu kulit terlihat lebih baik, vitamin juga dapat digunakan untuk mengelola berbagai kondisi kulit, seperti jerawat, psoriasis, dan efek penuaan.

Apa Itu Vitamin A?

Vitamin A merupakan nutrisi penting yang meyokong kulit, mata, kesehatan reproduksi dan sistem imum agar tetap terjaga. Terdapat dua jenis vitamin A, yaitu retinoid (vitamin A yang dibentuk sebelumnya) dan karotenoid (vitamin A yang membentuk). Kedua jenis dirubah menjadi retinol oleh hati, kemudian disimpan atau diangkut oleh sistem limfatik ke sel-sel di seluruh tubuh. Continue reading “Manfaat dan Batas Vitamin A untuk Kulit”

6 Perawatan Untuk Anti-Aging

Ingin Tetap Tampil Muda?

Wanita merupakan makhluk yang cinta akan keindahan, termasuk keindahan pada dirinya, termasuk untuk tetap terlihat lebih muda dari usianya. Berikut ini adalah beberapa perawatan kulit rutin yang dibutuhkan untuk tetap terlihat muda.

Cuci Muka dengan Menggunakan Gentle Cleanser

pxhere.com

Mencuci muka merupakan hal yang penting untuk mengangkat berbagai macam jenis produk  skincare atau makeup yang diaplikasikan pada kulit ketika siang hari. Selain make up dan produk skincare, kulit wajah, polusi dan bakteri yang menumpuk di wajah juga dapat terangkat. Hal ini juga berarti bahwa, produk kecantikan yang akan digunakan selanjutnya dapat meresap ke dalam kulit dan bekerja lebih efektif.

Pemilihan sabun yang digunakan untuk mencuci muka harus hati – hati dikarenakan pembersih dengan pH yang tinggi seperti sabun biasa sangat sangat keras dan dapat membuat kulit rentan terhadap iritasi dan infeksi. Selain itu, bahan lain yang harus dihindari adalah sodium lauryl sulfate, karena termasuk bahan yang keras. Continue reading “6 Perawatan Untuk Anti-Aging”

Panduan Merawat Kulit

Ketahui Jenis Kulit

Apa jenis kulit yang Anda miliki, kulit kering, berminyak atau sensitif? Apakah Anda yakin dengan jenis kulit Anda? Mengetahui jenis kulit dapat membantu saat memilih kosmetik karena menggunakan produk yang salah dapat memperburuk jerawat, kulit kering atau masalah kulit lainnya.

Bangun Rutinitas Perawatan Kulit Harian

Apapun jenis kulit yang Anda miliki, rutinitas perawatan kulit sehari-hari dapat membantu menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan dan meningkatkan masalah spesifik seperti jerawat, jaringan parut, dan bintik-bintik gelap. Rutinitas perawatan kulit harian memiliki empat langkah dasar yang dapat dilakukan saat pagi hari dan sebelum tidur.

  1. Pilih pembersih yang tidak membuat kulit keras atau tegang setelah dicuci. Bersihkan wajah tidak lebih dari dua kali sehari, atau hanya sekali, jika memiliki kulit kering dan jangan memakai makeup.
  2. Serum dengan kandungan vitamin C atau faktor pertumbuhan cocok digunakan di pagi hari, sebelum menggunakan tabir surya. Di malam hari,lebih baik menggunakan retinol atau retinoid.
  3. Bahkan kulit berminyak membutuhkan pelembab, tetapi gunakan pelembab yang ringan, berbasis gel, dan tidak komedogenik, atau tidak menghalangi pori-pori. Kulit kering lebih cocok menggunakan pelembab berbahan dasar krim.
  4. Tabir surya. Oleskan tabir surya SPF 30, 15 menit sebelum keluar rumah, karena diperlukan waktu untuk mengaktifkan tabir surya. Warna kulit yang lebih gelap sebenarnya membutuhkan lebih banyak perlindungan dari sinar matahari karena hiperpigmentasi lebih sulit untuk diperbaiki.

Continue reading “Panduan Merawat Kulit”

6 Cara Memaksimalkan Tidur untuk Mepercantik Kulit

Banyak hal yang dilakukan untuk membuat kulit cantik. Berbagai macam produk kecantikan laris di pasaran. Tetapi apakah Anda tahu bahwa salah satu kunci dari kulit yang sehat dan cantik adalah tidur? Beberapa peniliti menemukan bahwa kurang tidur dapat membuat beberapa masalah pada kulit, seperti:

  • kelopak mata menggantung
  • mata bengkak
  • lingkaran mata atau mata panda
  • kulit pucat
  • lebih banyak kerutan dan garis-garis halus
  • sudut mulut lebih murung

Pertama dan terpenting, Anda harus memahami bahwa tidur merupakan waktu ketika tubuh memperbaiki dirinya sendiri. Hal ini berlaku untuk epidermis seperti halnya untuk otak atau otot. Selama tidur, aliran darah ke kulit meningkat, dan organ akan membangun kembali kolagennya dan memperbaiki kerusakan akibat paparan sinar UV, mengurangi keriput dan bintik-bintik penuaan.

Kedua, ketika tidur, wajah akan bersentuhan dengan apapun di sekelilinya untuk waktu yang lama jika mengikuti lama tidur yakni tujuh hingga sembilan jam.

Berikut ini adalah beberapa cara agar kulit dapat beristirahat dan kembali segar: Continue reading “6 Cara Memaksimalkan Tidur untuk Mepercantik Kulit”

Kulit Buah yang Aman Dikonsumsi

Buah merupakan makanan sehat mengandung banyak nutrisi yang dihasilkan dari tumbuhan. Buah biasanya memiliki daging, kulit, dan biji. Daging buah merupakan bagian dari buah yang sering dikonsumsi karena memiliki rasa manis dan tekstur yang lembut. Sementara itu, kulit dan biji buah biasanya akan dibuang karena rasanya cenderung pahit dan memiliki tekstur yang keras. Pada beberapa buah tertentu, kulit memang tidak boleh dikonsumsi karena teksturnya yang terlalu keras atau kandungan zat alami yang berbahaya di dalamnya, misalnya kulit durian, nangka, salak, kelengkeng, rambutan, duku, dan buah-buahan yang lain memiliki kulit keras. Akan tetapi, ada beberapa buah yang kulitnya aman untuk dikonsumsi dan justru bisa memberikan asupan nutrisi yang baik untuk tubuh. Akan tetapi, sebelum buah berikut dikonsumsi bersama kulitnya, sebaiknya buah dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa pestisida yang kemungkinan masih menempel di kulit. Berikut ini beberapa jenis buah yang kulitnya aman untuk dikonsumsi.

  • Apel

Apel merupakan salah satu buah yang disarankan untuk dikonsumsi bersama dengan kulitnya. Kulit apel mengandung fitokimia yang lebih besar daripada dagingnya. Fitokomia dalam kulit apel tersebut bersifat sebagai antioksidan yang bisa membantu menetralisir radikal bebas dalam tubuh sehingga tubuh terhindar dari penyakit.

  • Timun

Selain apel, timun juga disarankan untuk dikonsumsi beserta kulitnya. Kulit timun mengandung silica yang bisa membantu menjaga kesehatan kulit dan kuku. Jika tekstur kulit timun terlalu keras bagi Anda, timun dapat dijus bersama dengan kulitnya kemudian di minum.

  • Anggur

Kulit anggur memang cenderung memiliki rasa yang agak pahit, tetapi kaya akan nutrisi sehingga sebaiknya turut dikonsumsi bersama dagingnya. Dalam kulit anggur terkandung serat dan resveratrol yang merupakan salah satu sumber flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.  Menurut beberapa penelitian, resveratrol dalam kulit anggur juga bisa membantu menyehatkan kulit sehingga bisa membuat seseorang tampil awet muda.

  • Plum

Buah plum juga sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan kulitnya. Kulit plum mengandung serat tinggi yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Selain itu, kulit plum juga mengandung phytonutrient yang dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh sehingga kadar darah merah bisa tetap stabil.

  • Pir

Walaupun memiliki tekstur keras, sebaiknya buah pir tetap dikonsumsi bersamaan dengan kulitnya. Kandungan serat tinggi dalam kulit pir bisa membantu melancarkan dan menjaga kesehatan pencernaan. Kulit pir juga mengandung mineral, vitamin C, dan vitamin K yang berfungsi sebagai antioksidan untuk tubuh.

  • Tomat

Tomat memang sering dikonsumsi bersamaan dengan kulitnya karena nutrisi pada tomat memang lebih banyak terkandung dalam kulitnya. Kulit tomat mengandung vitamin A, C, dan E, karotenoid, serta potassium yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, misalnya kesehatan mata, jantung, sistem pencernaan, kulit, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tomat bisa dikonsumsi sebagai pelengkap sayuran atau diminum dalam bentuk jus.

Selain beberapa buah tersebut, ada kulit buah lain yang bisa dikonsumsi, tetapi harus melewati proses pengolahan terlebih dahulu, yakni kulit manggis. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa xanthone, tannin, asam fenolat, dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan yang bisa membantu menangkal radikal bebas penyebab penyakit. Kulit manggis memiliki tekstur yang keras sehingga harus diolah melalui proses tertentu dahulu sebelum dikonsumsi. Saat ini kulit manggis sudah diekstra kemudian dikemas dalam bentuk kapsul yang bisa dijadikan suplemen untuk menjaga kesehatan.

Sunburn: Gejala dan Pengobatan

Apa itu sunburn?

Sunburn atau bisa juga disebut terbakar matahari adalah reaksi kulit terhadap sengatan cahaya matahari yang berlebihan atau terlalu lama. Cahaya matahari yang bisa menyebabkan sunburn adalah sinar ultraviolet yang terdiri atas UV A dan UV B. Sinar UV yang melebihi batas minimal erythema dose atau dosis minimal eritema bisa menyebabkan lapisan kulit terbakar. Sunburn bisa terjadi pada siapa saja dan dari kalangan usia berapapun yang terlalu lama terpapar sinar UV A dan UV B. sunburn tidak hanya disebabkan oleh sinar matahari, tetapi bisa juga disebabkan oleh lampu UV emitting pada penyamakan salon. Sinar UV, baik dari matahari ataupun dari penyamakan salon, yang terlalu berlebihan bisa merusak pigmen kulit yang menimbulkan peradangan.

Sunburn sebaiknya dihindari dan jika Anda terlajur terkena sunburn sebaiknya segera diobati karena bisa merusak kulit, seperti mempercepat munculnya penuaan dini bahkan bisa merusak DNA. DNA yang rusak akibat sunburn jika dibiarkan terlalu lama bisa menjadi pemicu munculnya kanker kulit yang berbahaya bagi tubuh. Tingkat keparahan sunburn dipengaruhi oleh jenis kulit, intensitas UV, serta seberapa lama kulit terpapar sinar matahari. Orang yang memiliki kulit putih biasanya cenderung lebih mudah mengalami sunburn daripada orang yang berkulit sawo matang. Sebaiknya kenali lebih dalam gejala atau tanda kulit yang mengalami sunburn supaya Anda bisa segera berlindung dari sinar matahari dan melakukan pengobatan.

Gejala

Tidak semua sinar matahari bisa menyebabkan sunburn, justru ada beberapa orang yang menggunakan sinar matahari untuk kesehatan dan kecantikan, misalnya berjemur di pantai pada pagi atau sore hari. Sinar matahari yang bisa menyebabkan sunburn adalah sinar matahari yang mengandung UV A dan UV B yang biasanya terpancar pada siang hari antara pukul 10.00-15.00. Terlalu banyak terpapar sinar UV, baik dari matahari atau dari penyamakan salon, bisa menyebabkan kulit terbakar. Gejala sunburn biasanya tidak langsung terlihat seketika saat tubuh terpapar UV, melainkan beberapa menit setelah paparan. Sunburn biasanya akan menunjukkan gejala di lapisan kulit sebagai berikut.

  • Kulit kemerahan dan meradang
  • Kulit terasa hangat saat disentuh
  • Gatal
  • Kulit terasa sakit
  • Kulit mengalami pengelupasan
  • Pada tingkat keparahan tertentu kulit bisa melepuh yang diiringi dengan tubuh demam dan menggigil

Gejala tersebut baru muncul beberapa saat setelah paparan sinar UV, yakni sekitar 30 menit setelah paparan. Gejala sunburn tersebut jika dibiarkan dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan kulit yang lebih parah, di antaranya kulit kering, kerutan, munculnya bintik putih, coklat, atau hitam, kulit bersisik, bahkan bisa menyebabkan kanker kulit. Oleh karena itu, jika Anda tinggal di daerah yang panas sebaiknya selalu gunakan tabir surya atau krim yang mengandung SPF, topi, atau kacamata untuk menghindari kulit mengalami sunburn.

Pengobatan

Sunburn dapat dicegah dengan beberapa cara, misalnya membatasi aktivitas di luar ruangan saat siang hari, menggunakan tabir surya atau krim yang mengandung SPF, topi, dan kacamata. Akan tetapi, bagi Anda yang sudah terlanjur mengalami tanda-tanda sunburn yang sudah disebutkan dianjurkan segera melakukan pengobotan supaya kondisi kulit tidak bertambah parah. Pengobatan awal pada kulit yang mengalami sunburn dapat dilakukan dengan cara berikut.

  • Segera berlindung dari sinar matahari
  • Olesi kulit yang mengalami sunburn dengan obat antiinflamasi yang mengandung ibuprofen, seperti aspirin. Akan tetapi, aspirin tersebut harus dihindari penggunaanya pada anak yang sedang demam.
  • Jika Anda tidak memiliki aspirin, Anda bisa mengompres kulit dengan air dingin. Jangan gosok kulit dengan handuk saat sudah selesai dikompres, tetapi biarkan kulit mengering dengan sendirinya.
  • Jika kulit lecet atau melepuh, sebaik hindari menggunakan krim. Tutup kulit yang lecet atau melepuh dengan kain kasa untuk menghindari terjadinya infeksi. Setelah itu, segera bawalah ke dokter untuk mendapatkan pengobatan professional supaya kondisi kulit tidak semakin memburuk.

Cara Aman Rawat Kulit Wajah Berminyak

Kulit wajah berminyak menjadi salah satu masalah wajah yang sering dialami wanita. Kulit wajah yang berminyak juga bisa memicu tumbuhnya jerawat, komedo, atau masalah kulit yang lain. Kulit berminyak disebabkan oleh kelenjar minyak di bawah kulit terlalu aktif memproduksi sebum yang merupakan zat berminyak yang berasal dari lemak tubuh. Minyak yang diproduksi tersebut sebenarnya berfungsi untuk melembabkan kulit, tetapi jika produksinya berlebih justru bisa menyumbat pori-pori kulit dan menimbulkan jerawat. Selain itu, kulit berminyak juga membuat visual wajah menjadi kurang menarik dan membuat make up yang digunakan menempel kurang sempurna. Oleh karena itu, produksi kulit berlebih pada wajah harus segera diatasi.

Merawat kulit wajah berminyak memang susah-susah gampang. Bagi Anda yang memiliki kulit wajah berminyak, pemilihan kosmetik yang akan digunakan pun harus lebih jeli. Kulit berminyak sebenarnya bisa dirawat dengan bahan alami dan cara-cara tertentu yang aman. Berikut ini dijelaskan beberapa cara aman rawat kulit wajah berminyak yang bisa Anda coba.

  1. Cuci Wajah dengan Teratur

Mencuci wajah dengan teatur bisa menjadi cara untuk mengendalikan dan membersihkan minyak berlebih di wajah. Anda bisa mencuci wajah dengan air hangat karena air hangat dinilai lebih efektif mengangkat minyak di wajah. Mencuci wajah terlalu sering juga bisa membuat kulit wajah menjadi kering. Oleh karena itu, cucilah wajah dua 2x sehari pada pagi dan malam hari untuk membantu menghilangkan kotoran dan minyak di wajah. Bila perlu, gunakan sabun wajah yang mengandung antibakter dan benzoil peroksida atau triclosan yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat di wajah.

  1. Masker Mentimun

Masker mentimun juga dinilai mampu mengurangi kadar minyak berlebih di wajah. Mentimun dapat dihaluskan dengan juicer lalu diberi campuran madu alami. Oleskan campuran tersebut ke wajah, diamkan beberapa menit, kemudian bilas dengan air bersih. Mentimun bisa membantu menyerap minyak berlebih di wajah dan membuat wajah terlihat segar dan cerah.

  1. Minum Air Putih

Air putih memang sudah dikenal memiliki manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Selain untuk menghidrasi tubuh, air putih juga bisa membantu mengatasi kulit wajah yang terlalu berminyak. Air putih yang dikonsumsi setiap hari bisa membantu mengontrol produksi minyak dalam tubuh, termasuk minyak di wajah. Oleh karena itu, minumlah air putih dengan cukup setiap hari sekitar 8 gelas atau sesuikan dengan tingkat kepadatan aktivitas harian supaya produksi minyak menjadi lebih terkontrol.

  1. Hindari Makanan Berminyak

Pilihan makanan yang dikonsumsi juga berpengaruh pada produksi kadar minyak. Makanan yang mengandung minyak bisa menyebabkan lemak tubuh meningkat sehingga produksi sebum pun juga dapat meningkat. Anda bisa menghindari makanan berminyak, seperti junkfood atau gorengan untuk membantu mengurangi kadar minyak di kulit wajah. Perbanyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan vitamin E untuk membantu mengontrol produksi minyak serta membuat wajah lebih cerah dan bersih, misalnya sayur dan buah-buahan.

  1. Pilih Produk Perawatan Wajah yang Tepat

Produk perawatan wajah untuk kulit berminyak memang tidak boleh sembarang, mulai dari sabun wajah, krim wajah, toner, dan lain-lain. Sabun wajah atau facial foam yang digunakan untuk kulit berminyak sebaiknya memiliki tekstur yang lembut supaya tidak menimbulkan gesekan dan iritasi kulit serta mengandung benzoil peroksida supaya bisa mengurangi produksi minyak di wajah. Krim wajah juga penting digunakan karena perannya sebagai pelembab. Pilihkan krim wajah yang memiliki kadar minyak sedikit untuk membantu mengurangi produksi minyak berlebih tetapi tetap bisa membuat kulit wajah tetap lembab. Toner yang dipilih untuk kulit berminyak juga sebaiknya mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat yang bermanfaat untuk menyerap minyak dan mengecilkan pori-pori wajah. Jika Anda termasuk orang yang suka menggunakan kosmetik, kosmetik dengan label oil free atau water base cocok dipilih untuk wajah berminyak.