Waspadai Bagian Rumah yang Bisa Menjadi Sarang Bakteri

Rumah merupakan tempat tinggal utama manusia yang berfungsi untuk berlindung dan istirahat. Rumah juga merupakan lingkungan terdekat manusia yang juga berpengaruh pada kesehatan. Kondisi rumah yang sehat bisa membantu menjaga kesehatan penghuninya, sebaliknya kondisi rumah yang kotor juga bisa memicu penyakit bagi penghuninya. Oleh karena itu, rumah harus rutin dibersihkan supaya bakteri atau kuman yang berkeliaran bisa dibasmi dengan maksimal sehingga rumah menjadi bersih, higienis, dan nyaman untuk ditinggali. Ada beberapa bagian rumah yang perlu diperhatikan dan dibersihkan dengan lebih ekstra karena rentan ditumbuhi oleh bakteri, kuman, atau mikroorganisme lain penyebab penyakit. Berikut ini bagian-bagian rumah yang bisa menjadi sarang bakteri sehingga perlu Anda waspadai.

Kamar Mandi

Kamar mandi merupakan tempat sanitasi dalam rumah yang sekaligus berfungsi sebagai saluran pembuangan. Kamar mandi cenderung memiliki suhu yang lembab dan berair. Kondisi tersebut bisa menjadi tempat tumbuh dan bersarangnya bakteri atau parasit lain penyebab penyakit. Bak kamar mandi yang kotor bisa menjadi tempat bersarangnya jentik-jentik nyamuk yang bisa saja berkembang biak menjadi nyamuk penyebab demam berdarah atau malaria. Lantai dan kloset di kamar mandi juga rawan ditumbuhi oleh bakteri atau jamur karena kondisinya yang lembab dan basah. Oleh karena itu, rutinlah membersihkan kamar mandi agar tidak menjadi tempat tumbuh dan bekembangnya bakteri, jemur, atau parasit lain penyebab penyakit.

Dapur

Selain kamar mandi, dapur juga bisa menjadi tempat yang rentan ditumbuhi bakteri. Dapur merupakan bagian rumah yang sering digunakan, misalnya untuk memasak atau mencuci piring. Dapur menjadi tempat disimpannya dan diolahnya bahan makanan, seperti sayur, daging, buah, dan sebagainya. Sisa bahan makanan yang tidak diolah tersebut tentu bisa membusuk dan menjadi tempat tumbuhnya bakteri. Oleh karena itu, sediakan tempat sampah di dapur dan jangan lupa rajin membuang serta membersihkan tempat sampah tersebut.

Lantai

Lantai juga bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri jika dibiarkan terlalu kotor. Lantai yang dipenuhi dengan remahan makanan bisa memicu timbulnya bakteri, tikus, atau kecoa yang bisa membuat kondisi rumah menjadi kotor dan memicu gangguan kesehatan. Rajinlah untuk menyapu dan mengepel lantai supaya terbebas dari parasit penyebab penyakit tersebut. Bila perlu, gunakan cairan pembersih untuk membantu membunuh kuman atau bakteri yang sudah terlanjur hidup di lantai sehingga lantai bisa bersih maksimal.

Dinding

Dinding atau tembok rumah juga bisa menjadi media atau tempat tumbuhnya bakteri. Dinding yang memiliki kondisi lembab dan kotor bisa sehingga memungkinan bakteri untuk hidup dan berkembang. Bakteri yang bisa hidup dan berkembang biak di dinding, di antaranya bakteri E coli, MRSA, dan Staphylococcus aureus yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh. Anda bisa mencegah pertumbuhan bakteri tersebut dengan rajin membersihkan dinding atau memilih cat yang mengandung antibakteri supaya dinding bersih dan tidak mudah ditumbuhi bakteri.

Bagian rumah tersebut merupakan bagian rumah yang paling rentan ditumbuhi bakteri sehingga perlu dibersihkan dengan ekstra dan rutin. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak perlu membersihkan bagian rumah yang lain. Bakteri yang tumbuh pada satu atau beberapa bagian rumah bisa menyebar ke bagian rumah yang lain sehingga lama-kelamaan bisa mengganggu kesehatan penghuni rumah. Oleh karena itu, bersihkanlah seluruh bagian rumah dengan rutin supaya terhindar dari kotoran dan tumbuhnya bakteri.

Membasmi Jentik Nyamuk di Bak Mandi

Munculnya jentik nyamuk di dalam bak mandi bukanlah hal yang bisa diabaikan begitu saja. Jika jentik nyamuk semakin banyak, maka air dalam bak mandi akan semakin kotor. Selain itu, jentik nyamuk yang dibiarkan dalam bak mandi akan tumbuh dan berkembang menjadi nyamuk, yang kemungkinan bisa menimbulkan penyakit jika menggigit manusia, misalnya demam berdarah atau malaria. Jentik nyamuk umumnya akan mudah berkembang di tempat yang banyak genangan air, gelap, dan lembab. Maka dari itu, sangat penting menjaga kebersihan bak mandi terutama agar terbebas dari jentik nyamuk.

Membasmi jentik nyamuk dalam bak mandi dapat dilakukan dengan beberapa sederhana dan juga bisa dengan memanfaatkan bahan alami yang ada di sekitar Anda. Berikut dijelaskan beberapa cara dan bahan untuk membasmi jentik nyamuk yang dilansir dari berbagai sumber.

  • Biji Pepaya dan Tawas

Keringkan biji papaya kemudian tumbuk hingga halus. Campurkan bubuk biji papaya dengan tawas yang sudah dihaluskan dengan takaran 1 takaran tumbukan biji papaya dan 2 takaran tumbukan tawas. Masukkan campuran tersebut ke dalam kantung kain berserat renggang dan masukkan ke dalam bak mandi untuk membantu membasmi jentik yang bersarang di sana.

  • Daun Sirih

Ambil segenggam daun sirih lalu rebus ke dalam 1 liter air. Rebus hingga daun sirih layu dan mengeluarkan aroma khas serta air sudah berubah warna menjadi hijau. Biarkan air rebusan tersebut menjadi dingin lalu tuangkan pada bak mandi. Daun sirih mengandung antiseptik yang bisa membantu membasmi jentik nyamuk dalam bak mandi.

  • Garam Kasar

Bahan alami lain yang bisa membantu mengusir jentik nyamuk adalah garam kasar. Cuci garam kasar terlebih dahulu kemudian jemur sampai kering. Setelah itu, tumbuk garam sampai halus lalu taburkan ke dalam bak mandi. Garam kasar memiliki tingkat keasinan yang bisa membasmi jentik nyamuk karena jentik nyamuk hanya bisa hidup di dalam air tawar.

  • Bubuk Abate

Bubuk abate adalah salah bahan pengusir jentik nyamuk yang ampuh. Bubuk abate dapat diperoleh di apotek terdekat. Taburkan bubuk abate pada bak mandi untuk mencegah atau mengusir kemunculan jentik-jentik. Bubuk abate yang ditaburkan akan menempel pada bak mandi dan bisa membunuh jentik nyamuk dengan perlahan. Bubuk abate memiliki daya tahan selama 2-3 bulan, maka dari itu taburkan bubut abate ke dalam bak mandi 2-3 bulan sekali.

  • Memelihara Ikan Cupang

Ikan cupang dapat dipelihara di dalam bak mandi untuk membantu membasmi jentik-jentik. Pelihara satu ikan cupang saja dalam bak mandi, hindari memelihara ikan cupang lebih dari satu pada satu bak mandi karena dapat menimbulkan pertarungan antardua ikan tersebut. Ikan cupang akan memakan jentik-jentik nyamuk dalam bak mandi sehingga bak mandi perlahan-lahan akan bersih. Pastikan untuk rajin menguras kamar mandi agar air tetap bersih dan ikan cupang dapat tumbuh sehat. Ikan cupang juga akan tumbuh sehat jika tidak ada butiran sabun atau sampo yang terciprat masuk ke dalam bak mandi karena sabun dan sampo dapat membuat ikan cupang keracunan.

Selain dengan cara dan bahan di atas, patikan Anda rajin menguras bak mandi supaya air selalu bersih dan tidak keruh. Usahakan untuk menyikat dinding bak mandi beberapa kali dalam seminggu untuk menghilangkan jentik nyamuk yang kemungkinan menempel di dinding bak mandi. Anda juga bisa mencegah berkembanganya nyamuk dan jentiknya dengan melakukan fogging.

Toilet Harus Selalu Bersih: Ini Alasannya

Toilet mempunyai fungsi vital karena digunakan untuk membuang kotoran yang menjadi aktivitas harian dan alami manusia dan menjadi tempat utama sanitasi. Karena digunakan untuk membuang kotoran, toilet tentu akan mudah kotor dibandingkan ruangan lain dalam rumah. Maka dari itu, Anda harus rajin membersihkan toilet untuk mencegah berkembangnya kuman, bakteri, atau virus yang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Menjaga kebersihan toilet dapat dilakukan dengan dengan menjaga kebersihan air yang digunakan, menyikat kloset secara rutin, menyediakan tempat khusus cuci tangan, dan memasang ventilasi supaya mendapatkan pencahayaan yang cukup dan sirkulasi udara berjalan lancar.

Salah satu bagian penting dalam toilet yang harus ekstra dijaga kebersihannya adalah kloset. Kloset menjadi tempat membuang kotoran dari tubuh, maka dari itu harus dipastikan kebersihannya. Kloset yang dibiarkan kotor rentan dijadikan tempat tumbuhnya bakteri, jamur, atau virus. Bakteri yang bisa muncul di kloset, misalnya Salmonella listeria dan bacillus yang bisa menyebabkan keracunan dan sakit perut. Sementara itu, kloset yang kotor juga bisa menjadi pemicu munculnya jamur Candiada yang jika terkena alat kelamin bisa menyebabkan iritasi dan bahkan memunculkan penyakit tertentu. Selain itu, jamur Microsorum dan Trichophyton yang bisa menyebabkan cacingan dan bau kaki juga bisa tumbuh di kloset yang dibiarkan kotor. Lalu, virus yang juga bisa tumbuh dan berkembang di kloset adalah virus Rhinovirus yang bisa menimbulkan penyakit flu, Rotavirus yang bisa menjadi pemicu diare, dan Respiratory syncytial yang bisa menyebabkan infeksi pernapasan.

Bakteri, jamur, dan virus tersebut memang bisa muncul di tempat lain, tetapi lebih mudah muncul di tempat yang basah, salah satunya toilet. Selain menimbulkan bahaya untuk kesehatan tubuh, bakteri, jamur, dan virus tersebut juga dapat tumbuh dan berkembang dengan sangat cepat di toilet daripada di tempat lain. Oleh karena itu, sangat penting untuk rutin membersihkan toilet demi menghindari terkena gangguan kesehatan tubuh Anda dan keluarga. Selain memperhatikan kebersihan toilet di rumah, Anda juga sebaiknya memperhatikan kebersihan toilet umum. Usahakan untuk memilih toilet yang bersih dan siram sampai bersih sebelum atau sesudah digunakan.

Menjaga kebersihan kloset dapat dilakukan dengan menyiram air sampai bersih ketika sudah selesai digunakan. Usahakan untuk menyikat kloset beberapa kali dalam seminggu untuk mencegah timbulnya kerak. Anda bisa menggunakan cairan khusus pembersih kloset untuk mengefektifkan penghilangan bakteri, jamur, atau virus yang mungkin berkembang di kloset. Jika tempat penampungan kotoran sudah hampir penuh, pastikan untuk menyedot kotoran tersebut untuk menghindari munculnya bau kurang sedap di toilet.

Jaga Kebersihan Kamar Mandi Anda: Ini Penting!

Kamar mandi adalah sarana yang paling penting, baik dalam rumah, kantor, sekolah, kampus, atau ruang publik lain. Kamar mandi adalah bagian yang paling sering digunakan di rumah, misalnya untuk mandi, mencuci, buang air kecil dan besar, dan lain-lain. Dengan demikian menjaga kebersihan kamar mandi sangatlah penting untuk menjaga kebersihan rumah.

Selain untuk menjaga kebersihan rumah, membersihkan kamar mandi juga berfungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan badan. Jika kamar mandi kotor, maka akan menjadi sarang kuman dan bakteri yang justru bisa menempel pada pakaian atau tubuh saat Anda menggunakan kamar mandi. Maka dari itu, jangan malas membersihkan kamar mandi karena memiliki manfaat penting.Kamar mandi yang bersih dapat menghindari tubuh dari berbagai kuman dan bakteri yang bisa menimbulkan penyakit. Kamar mandi yang kotor dapat menjadi sarang berkembangbiaknya nyamuk penyebab demam berdarah atau malaria. Maka dari itu, jagalah kebersihan kamar mandi Anda agar tidak menjadi sarang penyakit berbahaya.

Jaga dan bersihkanlah kamar mandi 2-3 kali dalam seminggu. Anda bisa menyiramkan karbol untuk meringankan tenaga Anda saat menyikatnya. Jika perlu, tambahkan juga pengharum ruangan agar wangi kamar mandi segar sehingga nyaman digunakan.

Cara lain untuk menjaga kbersihan kamar mandi juga dapat dilakukan dengan menyiram kloset sampai bersih dan tidak berbau setelah selesai digunakan. Gunakan air bersih untuk membersihkan badan, kalau bisa hindari penggunaan tisu untuk mengurangi sampah, kemudian lap dengan handuk atau kain bersih. Letakanlah alat-alat mandi dengan rapi dan mudah dijangkau, hindari menggantung pakaian di kamar mandi karena bisa sarang nyamuk. Setelah selesai menggunakan kamar mandi pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah menempelnya bakteri atau kuman.