Cara Menghilangkan Blind Pimple atau Jerawat Tanpa Mata

Bagaimana Jerawat Jenis Ini Terbentuk?

Blind pimple atau jerawat tanpa mata merupakan sebutan untuk jerawat yang muncul di bawah permukaan kulit. Walaupun jerawat ini tidak terlihat di kejauhan, akan tetapi benjolannya dapat dirasakan. Biasanya jerawat ini diakibatkan oleh kista atau nodul.

Blind pimple diakibatkan oleh kombinasi dari sebum (minyak), bakteri dan kotoran yang terjebak di dalam pori – pori. Hasilnya, sebuah benjolan menyakitkan yang berada di dalam kulit dan tidak memiliki “mata” seperti jerawat lainnya. Hal ini dapat dilihat dari bagian kulit yang sakit untuk disentuh serta kemungkinan kulit di sekitarnya menjadi memerah karena peradangan (pembengkakan). Blind pimple memang sulit untuk dihilangkan, akan tetapi dengan perawatan dan kesabaran jerawat ini hilang. Continue reading “Cara Menghilangkan Blind Pimple atau Jerawat Tanpa Mata”

Cara Hilangkan Jerawat dengan Masker Alami

Jerawat adalah gangguan kulit yang bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali laki-laki ataupun perempuan. Jerawat bisa muncul di beberapa bagian tubuh, misalnya punggung, leher, dagu, dan yang paling sering adalah di wajah. Jerawat muncul akibat tersumbatnya pori-pori kulit oleh sebum sehingga menimbulkan benjolan kemerahan dan berisi cairan atau nanah. Kemunculan jerawat di wajah tentu bisa mengganggu penampilan sehingga orang berbondong-bondong melakukan perawatan atau pengobatan untuk menghilangkan jerawat.

Menghilangkan jerawat di wajah bisa dilakukan dengan beberapa cara. Akan tetapi, cara pengobatan yang tidak tepat justru bisa membuat jerawat tumbuh semakin banyak dan parah. Saat muncul jerawat, sebaiknya jangan sering disentuh atau bahkan dipencet. Memencet jerawat dengan paksa dapat membuat jerawat terbuka dan muncul luka yang bisa menimbulkan infeksi. Jerawat bisa dihilangkan dengan rutin mencuci wajah dengan bersih dan teratur. Ada beberapa orang yang pergi ke klinik kecantikan untuk menghilangkan jerawat supaya bisa mendapatkan kulit wajah yang mulus kembali. Selain itu, Anda bisa memanfaatkan beberapa bahan alami sebagai masker untuk menghilangkan jerawat. Berikut ini beberapa bahan alami yang bisa dijadikan masker untuk menghilangkan jerawat.

  • Timun

Timun memang sudah dikenal luas bisa membantu menyegarkan kulit dan menghilangkan jerawat. Timun bisa dijadikan masker alami untuk membantu menghilangkan jerawat di wajah. Kandungan vitamin, mineral, dan air dalam timun bisa menenangkan kulit dan mengobati jerawat. Selain itu, timun juga bersifat diuretik yang bisa membantu wajah mengeluarkan racun penyebab jerawat. Cuci bersih timun, lalu iris tipis, kemudian tempelkan pada wajah dalam beberapa saat. Selain cara tersebut, timun dapat dihaluskan dengan mesin pembuat jus lalu dioleskan di wajah. Diamkan selama 15 menit lalu bilas dengan air hangat. Masker timun bisa memberikan efek dingin dan segar sehingga bisa membuat kulit wajah relaksasi.

  • Alpukat

Alpukat mengandung vitamin E yang bisa membantu meredakan peradangan kulit akibat jerawat. Alpukat bisa dicampur dengan madu yang mengandung antibakteri untuk dijadikan masker penghilang jerawat. Selain bisa menghilangkan jerawat, campuran alpukat dan madu juga bisa membantu menghilangkan bekas jerawat secara cepat. Haluskan setengah buah alpukat lalu campur dengan 1 sendok makan madu. Bersihkan wajah lalu olesi dengan campuran tersebut. Diamkan selama kurang lebih 15 menit lalu bilas wajah dengan air hangat.

  • Pepaya dan Nanas

Campuran pepaya dan nanas dapat dijadikan masker alami untuk hilangkan jerawat. Pepaya dan nanas mengandung nutrisi yang bisa membuat kulit bernapas dengan lancar serta membuat kulit lebih segar dan tampak awet muda. Selain bisa menghilangkan jerawat, campuran pepaya dan nanas juga bisa menghilangkan bekas jerawat yang membandel di wajah. Haluskan pepaya dan nanas dengan mesin jus lalu oleskan di wajah dan biarkan mengering. Setelah kering, bilas wajah dengan air hangat.

  • Yogurt

Selain bisa menyehatkan sistem pencernaan, yogurt juga bisa membantu menghilangkan jerawat di wajah. Kandungan bakteri baik, asam laktat, dan alfa hidroksi dalam yogurt bisa membantu menghilangkan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori yang menyebabkan jerawat. Yogurt bisa dicampur dengan madu untuk digunakan sebagai masker alami. Campurkan 2 sendok makan yogurt dengan 1 sendok makan madu lalu aduk hingga rata. Oleskan campuran tersebut ke wajah lalu diamkan selama 15 menit. Setelah itu, bersihkan wajah dengan air hangat.

  • Kayu Manis

Kayu manis mengandung antioksidan dan antiinflamasi yang cocok dijadikan masker untuk menghilangkan jerawat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kayu manis dapat dicampur dengan madu alami. Sedangkan kayu manis yang dianggap manjur untuk menghilangkan jerawat adalah kayu manis dari Ceylon atau Srilankan. Sebelum dijadikan masker, haluskan kayu manis hingga menjadi bubuk terlebih dahulu. Ambil ½ sendok teh bubuk kayu manis lalu campurkan dengan 3 sendok teh madu alami. Oleskan pada wajah lalu diamkan selama 10-30 menit supaya nutrisinya meresap dalam kulit. Setelah itu, bilas dengan air sampai bersih.

Selain beberapa bahan alami tersebut, masih ada jenis bahan alami lain yang bisa membantu mengatasi jerawat, misalnya jeruk nipis, kunyit, lemon, tomat, putih telur, minyak zaitun, tomat, bengkoang, dan lain-lain. Jangan pencet jerawat karena bisa membuat kulit terluka dan dikhawatirkan terjadi infeksi. Obatilah jerawat dengan cara dan bahan yang aman supaya kulit bisa kembali sehat dan cerah.

Komedo dan Jerawat: Apa Bedanya?

Jerawat dan komeda adalah satu dari beberapa masalah kulit yang paling sering dialami oleh manusia. Kemunculan jerawat dan komedo tidak boleh dianggap remeh karena jika dibiarkan bisa menimbulkan iritasi kulit yang cukup parah. Jerawat dan komedo umumnya muncul di wajah, tetapi juga tidak jarang muncul di bagian tubuh lain, seperti leher, punggung, atau bahu. Beberapa orang menganggap jerawat dan komedo adalah sama, padahal anggap tersebut tidak sepenuhnya benar. Jerawat dan komedo memiliki beberapa perbedaan yang berpengaruh terhadap bagaimana cara mengatasinya.

Perbedaan jerawat dan komedo didasarkan pada beberapa hal, di antaranya definisi, penyebab kemunculan, jenis, efek samping, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, akan dibahas sebagai berikut.

Berdasarkan definisi, jerawat dan komedo memiliki pengertian yang agak berbeda. Komedo adalah benjolan kecil yang muncul dan tumbuh di wajah area hidung, dahi, atau dagu. Komedo sendiri dapat menjadi penyebab munculnya jerawat jika tidak segera dibersihkan. Komedo bisa digolongkan sebagai jerawat ringan karena tidak mengalami peradangan. Sedangkan jerawat adalah penyakit kulit yang ditandai dengan adanya benjolan kemerah-merahan yang muncul di wajah atau bagian tubuh lain. Jerawat juga berbentuk benjolan seperti komedo, tetapi ukurannya lebih besar. Benjolan jerawat umumnya berisi air, sedangkan komedo berisi butiran butih kering. Jerawat jika dibiarkan begitu saja bisa mengalami meradang yang ditandai dengan adanya titik putih di benjolan dan jika semakin parah benjolan tersebut bisa berisi nanah, bahkan darah. Proses peradangan jerawat tersebut umumnnya berlangsung selama 3-4 hari. Jadi, berdasarkan definisi tersebut, komedo adalah bagian dari jenis jerawat, yakni jerawat ringan karena tidak mengalami peradangan.

Berdasarkan penyebab kemunculannya, komedo dan jerawat juga memiliki perbedaan. Komedo disebabkan karena banyaknya kotoran yang masuk ke pori-pori kulit dan menumpuk di dalamnya. Kotoran tersebut berasal dari sisa make up yang tidak dihilangkan dengan bersih atau dari debu setelah beraktivitas seharian. Komedo juga kadang muncul pada saat remaja mengalami masa pubertas karena pada saat tersebut terjadi perubahan hormonal. Sementara itu, jerawat disebabkan tidak hanya dari kotoran saja. Jerawat umumnya disebabkan oleh produksi minyak berlebih, kotoran, sebum, sel kulit mati, dan lain-lain yang menyumbat folikel. Sumbatan tersebut jika terkena infeksi bakteri atau kuman kemudian akan meradang dan menimbulkan benjolan kemerahan di wajah. Komedo yang tak kunjung dibersihkan juga bisa memicu munculnya jerawat karena dapat menutupi folikel. Jadi, berdasarkan penyebab, komedo disebabkan oleh kotoran dalam pori-pori kulit, sedangkan jerawat disebabkan oleh tersumbatnya folikel dan infeksi bakteri atau kuman.

Berdasarkan perbedaan tersebut, maka beda pula cara mengatasi komedo dan jerawat di wajah. Komedo dapat dicegah dan dihilangkan dengan membersihkan wajah secara teratur. Membersihkan wajah tersebut bertujuan untuk menghilang kotoran dari debu atau sisa make up yang bisa menimbulkan komedo. Anda juga bisa menggunakan facial foam sesuai jenis kulit supaya wajah bersih optimal dan terhindar dari komedo. Sementara itu, untuk mengatasi jerawat dibutuhkan cara yang lebih kompleks. Jika di wajah Anda sudah tumbuh jerawat, maka sebaiknya Anda oleskan salep, krim wajah, atau bahan alami yang mengandung benzoyl peroxcide karena berpotensi bisa mengempeskan benjolan tersebut. Hindari memilih salep atau krim yang tidak sesuai dengan resep dokter. Jangan menekan atau memencet jerawat karena bisa menimbulkan luka dan memicu iritasi kulit yang lebih parah. Jaga kebersihan wajah dengan rutin mencuci muka setelah beraktivitas dan sebelum tidur. Bila perlu, gunakan sabun cuci muka khusus wajah berjerawat untuk membantu mengempeskan atau menghilangkan jerawat di wajah.

Jerawat: Penyakit atau Bukan?

Bagi Anda kaum perempuan munculnya jerawat tentu bisa mengurangi kepercayaan diri. Jerawat umumnya sering muncul saat produksi minyak berlebih pada wajah, misalnya saat menjelang menstruasi. Sebenarnya jerawat tidak hanya muncul pada kulit perempuan, tetapi juga muncul di kulit laki-laki. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai jerawat menjadi penting.

Sebenarnya, apa sih jerawat itu? Penyakit atau bukan? Penyebab munculnya apa? Bagaimana cara mengatasinya? Beberapa pertanyaan tersebut sering muncul di benak masyarakat awam karena kemunculan jerawat memang dianggap mengganggu.

Dilansir dari Wikipedia, jerawat adalah keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat tergolong penyakit kulit yang sering diderita oleh manusia. Selain di kulit muka, jerawat juga bisa muncul di bagian tubuh lain, misalnya punggung, dada, dan sebagainya. Jadi, jerawat tergolong jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan dan beberapa penyebab lain berikut.

Jerawat bisa muncul di kulit karena beberapa penyebab. Jerawat dapat disebabkan oleh perubahan hormonal yang dapat merangsang kelenjar minyak di kulit sehingga menimbulkan produksi minyak berlebih. Produksi minyak berlebih tersebut akan menyebabkan penyumbatan pori-pori kulit dan saluran folikel rambut yang jika berkolaborasi dengan bakteri akan memunculkan jerawat. Perubahan hormonal tersebut biasanya terjadi pada saat masa menstruasi, stres, masa kehamilan, dan lain-lain. Penyebab lain munculnya jerawat adalah sel kulit mati yang bercampur dengan debu yang bisa menyebabkan munculnya bitnik hitam atau putih pada kulit. Jerawat juga bisa muncul karena kesalahan memilih produk kosmetik dan akibat mengonsumsi obat-obatan. Kosmetik berupa bedak atau foundation yang mengandung banyak minyak dapat menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan munculnya jerawat. Oleh karena itu, setelah menggunakan kosmetik pastikan Anda membasuh muka sampai bersih. Konsumsi obat-obatan kortikosteroid juga dapat mengakibatnya menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga bakteri pathogen penyebab jerawat bisa timbul.

Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, maka perlu diperhatikan bagaimana cara mencegah atau mengatasi jerawat.

Pencegahan jerawat dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan muka. Pastikan Anda membersihkan wajah setidaknya dua kali sehari untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan minyak berlebih di wajah. Setelah membersihkan muka, lap muka dengan kain bersih dengan lembut untuk menghindari iritasi kulit. Anda juga bisa menggunakan krim muka yang non-comedonic dan yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Selain krim muka, Anda juga harus memperhatikan jenis kosmetik yang biasa digunakan. Pilihlah kosmetik yang non-comedonic dan sesuai dengan jenis kulit. Jika Anda sudah terlanjur berjerawat, hindari untuk memencet dan memegang jerawat terlalu karena dapat membuat iritasi dan memperbanyak jumlah jerawat. Jerawat yang muncul di wajah juga dapat diatasi dengan memanfaatkan bahan-bahan alami, misalnya cuka apel, madu, atau antiseptik alami.

Cara Alami Menghilangkan Jerawat

Jika ada jerawat yang tumbuh di wajah Anda, apa yang akan Anda lakukan?

Jerawat memang merupakan salah satu penyakit kulit yang bisa mengurangi kepercayaan diri. Seseorang pada umumnnya akan berusaha sekeras mungkin supaya jerawat segera enyah dari wajahnya. Cara menghilangkan jerawat memang cukup variatif. Anda bisa memilih produk skin care khusus kulit berjerawat, menggunakan bahan-bahan alami, atau bahkan segera pergi ke dokter jika memang jerawat Anda tak kunjung hilang dan justru semakin parah. Cara-cara menghilangkan jerawat tersebut memang ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Menghilangkan jerawat dengan bahan-bahan alami bisa menjadi pilihan Anda untuk menghilangkan jerawat. Bahan-bahan dari alam tidak mengandung unsur kimia tertentu yang bisa membahayakan tubuh jika diaplikasikan dengan tepat. Selain itu, bahan-bahan tersebut juga umumnya mempunyai harga yang lebih murah sehingga tidak terlalu menguras kantong.

Bahan-bahan alami yang bisa dijadi untuk menghilangka jerawat, di antaranya sebagai berikut.

  • Madu

Madu yang bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat, di antaranya adalah madu manuka karena mengandung antibakteri yang bisa mengusir bakteri pada jerawat dan menyembuhkan luka. Madu manuka juga dapat dicampur dengan kayu manis. Satu sendok makan bubuk kayu manis ditambah 3 sendok makan madu kemudian dimasukkan ke microwave sampai hangat. Setelah itu, oleskan campuran tersebut pada muka selama 10 menit lalu bilas dengan air hangat.

  • Cuka Sari Apel

Cuka sari apel juga mengandung antiseptic alami yang bisa menghilangkan bakteri penyebab jerawat. Caranya, campurkan 2 sendok teh cuka sari apel dalam 50 ml air. Kemudian, oleskan campuran tersebut ke jerawat dengan kapas selama 2 menit lalu bilas dengan air hangat.

  • Garam Laut

Garam laut dapat digunakan sebagai scrub untuk mengangkat sel-sel kulit mati sehingga kulit dapat beregenerasi. Campurkan garam laut dengan minyak kelapa, kefir, dan madu masing-masing 2 sendok makan. Gosokkan perlahan secara memutar mulai dari dahi ke bawah. Hati-hati ketika menggosok pada bagian yang berjerawat, jangan terlalu keras karena dikhawatirkan terjadi inflamasi. Campuran tersebut dapat membantu melawan bakteri dan jamur serta mengangkat sel kulit mati dari wajah.

  • Yogurt

Yogurt dapat dimanfaatkan sebagai masker untuk menghilangkan jerawat. Yogurt dapat melembabkan kulit secara alami. Caranya, campurkan satu sendok makan yogurt dengan satu sendok makan madu kemudian oleskan ke wajah. Diamkan selama 10 menit kemudian bersihkan dengan kain lembab secara lembut.

  • Timun

Timun mengandung vitamin dan magnesium yang mampu menghidrasi kulit sekaligus dapat menghilangkan kemerahan bekas jerawat. Bersihkan timun kemudian iris tipis timun lalu tempelkan ke wajah kurang lebih selama 30 menit.

Jika Anda sudah mencoba bahan-bahan alami tersebut, tetapi jerawat tak kunjung hilang, sebaiknya segera periksa ke dokter agar dapat ditangani secara akurat. Jangan abaikan jerawat yang ada di tubuh Anda karena jerawat merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang mengganggu kesehatan.