Cara Mudah Meluruskan Rambut Secara Alami

Rambut yang dimiliki manusia memiliki bentuk yang beragam, misalnya lurus, bergelombang, keriting, ikal, dan sebagainya. Selain bentuk, warna rambut juga beragam, mulai dari hitam, pirang, keorange-orangean, dan sebagainya. Bentuk dan warna rambut tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh faktor genetik. Bentuk dan warna rambut tersebut tidak ada yang lebih baik antara satu dengan lainnya. Manusia dengan bentuk dan warna rambut yang berbeda justru memiliki ciri khas dan kecantikan masing-masing. Akan tetapi, di zaman yang serba canggih ini seseorang bisa dengan mudah mengubah bentuk dan warna rambut sesuka hati. Seseorang akan memilih bentuk dan warna rambut yang disukai untuk menambah kepercayaan diri.

Bentuk rambut yang menjadi favorit banyak orang adalah rambut lurus. Rambut yang lurus memang lebih mudah dirawat yang juga mempunyai visual yang bagus. Rambut bisa menjadi lurus secara alami ataupun bisa melalui perawatan salon, seperti rebonding atau smooting. Akan tetapi, rambut yang lurus dan sehat juga bisa diperoleh dengan perawatan alami. Perawatan tersebut menggunakan bahan alami yang memberikan nutrisi bagi rambut sehingga lebih aman digunakan. Berikut ini beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan rambut lurus secara alami.

Minyak Zaitun

Minyak zaitun merupakan bahan alami yang memiliki segudang manfaat, termasuk bisa membantu meluruskan rambut. Panaskan minyak zaitun sampai hangat kemudian diamkan hingga dingin. Setelah dingin, minyak zaitun dapat dioleskan ke helai rambut secara merata sambil dipijat lembut. Diamkan selama 30 menit supaya nutrisi minyak zaitun bisa terserap baik. Setelah itu, bilas rambut hingga bersih lalu keramas seperti biasa. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menambahkan daun roemary kering yang sudah dihaluskan ke dalam minyak zaitun kemudian dipanaskan bersama.

Minyak Kedelai

Bahan alami yang bisa digunakan untuk meluruskan rambut adalah minyak kedelai. Minyak kedelai dapat dicampur dengan minyak jarak kemudian digunakan sebagai masker rambut. Campurkan 1 sendok minyak kedelai dan 2 sendok minyak jarak lalu panaskan. Setelah campuran tersebut sudah dingin, oleskan pada helai rambut sambil diurut dan oleskan pada kulit kepala sambil dipijit dengan lembut. Diamkan masker tersebut selama kurang lebih 30 menit supaya nutrisi yang ada di dalamnya terserap rambut. Setelah itu, bilas rambut dengan air hangat lalu keramas seperti biasanya.

Aloevera

Gel aloevera atau lidah buaya memang dikenal bisa membantu menjaga kesehatan dan kekuatan rambut. Gel lidah buaya tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk meluruskan rambut dan membuat rambut tampil berkilau. Cara membuat masker rambut dengan gel lidah buaya pun tidak terlalu sulit. Ambil gel lidah buaya secukupnya kemudian panaskan hingga mencair. Setelah dingin, oleskan cairan lidah buaya tersebut pada helai rambut lalu diamkan selama 30 menit. Setelah itu, bilas rambut dan keramas seperti biasa. Selain bisa membuat rambut lurus, lidah buaya juga bisa membantu rambut tumbuh lebat dan sehat.

Susu

Selain bagus untuk pertumbuhan tulang, susu juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan dan meluruskan rambut. Selain itu, kandungan vitamin D pada susu bisa membantu menguatkan rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Nutrisi yang terkandung dalam susu juga bisa melembabkan rambut serta membuat rambut halus dan lurus. Masukkan susu ke dalam botol spray kemudian semprotkan secara merata ke seluruh rambut. Setelah itu, sisir rambut dengan sisir bergerigi jarang supaya rambut tidak kusut. Diamkan selama 30 menit kemudian bilas rambut menggunakan air dingin sampai bersih. Perawatan dengan susu tersebut dapat dilakukan 2-3 kali dalam seminggu untuk membuat rambut lurus dan sehat.

Santan Kepala

Selain susu, santan kelapa juga bisa dimanfaatkan untuk membuat rambut lurus dan sehat. Santan kepala dapat dijadikan masker rambut supaya nutrisi yang terkandung di dalamnya bisa diserap rambut. Campurkan 1 gelas santan kepala dengan 2 sendok makan perasan jeruk nipis kemudian aduk hingga merata. Simpan campuran tersebut dalam kulkas supaya mengental kurang lebih selama 4 jam. Setelah mengental, oleskan santan kelapa pada rambut hingga merata. Anda bisa menggunakan sisir bergigi jarang untuk membantu meratakan santan pada rambut. Bungkus rambut dengan shower cup dan diamkan sampai kering. Setelah itu, bilas rambut dengan air sampai bersih. Anda bisa melakukan perawatan tersebut selama satu kali seminggu supaya rambut menjadi lurus alami.

Diet Paleo: Pahami Cara Melakukannya

Diet memang lebih banyak dilakukan untuk menurunkan berat badan hingga ke titik ideal. Ada beragam metode diet yang cukup dikenal bisa membuat berat badan turun, salah satunya adalah diet paleo. Diet paleo juga sering dianggap sebagai diet manusia purba karena memang aturan atau pola diet tersebut meniru pola makan manusia prasejarah atau manusia goa. Sebenarnya makanan yang dikonsumsi peserta diet tidak sama persis seperti makanan manusia prasejerah. Makanan yang dikonsumsi saat diet paleo adalah makanan yang didapatkan dari hasil berburu, memancing, bertanam, atau intinya makanan langsung dari alam, misalnya daging, ikan, sayuran, dan buah. Anda juga tidak perlu repot berburu, memancing, atau menanam untuk mendapatkan bahan makanan tersebut karena Anda bisa membelinya di pasar, swalayan, atau supermarket.

Pada dasarnya, makanan yang dikonsumsi saat diet paleo adalah makanan yang berasal dari alam, bukan makanan olahan dari pabrik dan sebagainya. Makanan yang dikonsumsi saat diet paleo dianggap lebih sehat karena berasal langsung dari lama. Selain bisa membantu menurunkan berat badan, diet paleo juga bisa membantu mencegah atau mengobati penyakit tertentu, seperti hipertensi, penyakit jantung, stroke, diabetes, dan sebagainya. Bagaimana cara melakukan diet paleo yang baik dan benar? Berikut ulasannya.

Cara Melakukan Diet Paleo

Diet paleo dilakukan dengan mengonsumsi makanan alami yang rendah karbohidrat. Diet ini memang dilakukan dengan meniru pola makan manusia prasejarah. Peserta diet paleo dilarang mengonsumsi makanan apapun yang mengalami proses pengolahan, misalnya makanan kaleng, makanan kemasan, fastfood, junkfood, garam atau gula yang telah dihaluskan, dan berbagai makanan hasil olahan yang lain. Peserta diet juga tidak disarankan mengonsumsi nasi putih, susu, roti, keju, pasta, dan gandum karena beberapa makanan tersebut diperoleh melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Sebagai gantinya, peserta diet dianjurkan untuk mengonsumsi umbi-umbian sebagai pemasok energi bagi tubuh. Selain dilarang mengonsumsi makanan yang melalui proses pengolahan, peserta diet juga dilarang mengonsumsi makanan yang mengandung zat aditif, seperti pewarna, pemanis, perasa, dan pengawet buatan.

Makanan yang boleh dikonsumsi pada saat melakukan diet paleo adalah makanan alami yang diolah sendiri. Pengolahan makanan tersebut juga sebaiknya tidak menggunakan bumbu dari proses pengolahan, melainkan menggunakan rempah alami, garam kristal, gula halus, dan sebagainya. Makanan yang dipilih sebaiknya mengandung protein, vitamin, dan mineral yang bisa membantu menutrisi tubuh. Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat melakukan diet paleo, di antarnya ikan, sayur, buah, daging rendah lemak, umbi-umbian, kacang, madu, air putih, dan bahan makanan alami yang lain. Makanan yang dikonsumsi tersebut adalah makanan organik yang pertumbuhan dan perkembangannya bebas dari campur tangan manusia dan zat kimia. Daging yang dikonsumsi juga sebaiknya daging ayam kampong atau daging sapi yang diberi pakan rumput, bukan daging sapi impor yang diberi makan gandum atau jagung. Jadi, intinya diet paleo dilakukan dengan makanan sealami mungkin dan menghindari makanan olahan serta makanan yang mengandung zat aditif. Diet paleo juga harus diiringi dengan olahraga yang rutin dan teratur.

Diet peleo sendiri juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan diet paleo adalah bisa membantu menurunkan berat badan dan melatih konsumsi makanan sehat karena makanan yang dikonsumsi adalah makanan alami yang tidak mengandung zat tambahan. Sementara itu, kekurangan diet paleo adalah bisa menyebabkan tubuh kekurangan garam dan kelebihan protein. Oleh karena itu, sebelum melakukan diet sebaiknya konsultasi dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu untuk menyesuaikan diet dengan kondisi kesehatan tubuh.

Cara Alami Memutihkan Gigi

Memiliki gigi yang sehat tentu menjadi impian banyak orang karena bisa membuat proses mengunyah makanan menjadi lancar. Gigi sehat sering diidentikkan dengan gigi yang berwarna putih, bersih, dan tidak berlubang. Gigi putih tersebut juga bisa menambah kepercayaan diri seseorang ketika berbicara. Gigi yang berwarna kekuning-kuningan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya faktor genetik, jarang menyikat gigi atau kurang bersih saat menyikat gigi, terlalu sering mengonsumsi kopi atau alkohol, merokok, dan faktor yang lain.

Cara utama untuk menjaga kesehatan dan warna gigi adalah dengan rajin membersihkan gigi yang bisa dilakukan dengan gosok gigi, flosing, atau menggunakan mouth wash setelah gosok gigi. Selain cara tersebut, ada sebagian orang yang berusaha melakukan perawatan gigi, baik di klinik atau di rumah sakit, untuk mendapatkan gigi yang putih. Perawatan gigi tersebut tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ada beberapa bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk membuat tampilan gigi menjadi putih. Bahan alami tersebut dinilai aman digunakan karena minim kandungan bahan kimia buatan dan minim efek samping. Berikut ini beberapa bahan alami yang bisa membantu memutihkan warna gigi dan bisa dipraktikkan di rumah.

Siwak

Siwak merupakan jenis kayu yang dikenal sebagai obat herbal untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Kayu siwak bisa membantu menghambat pertumbuhan bakteri, mengurangi plak, serta bisa mencegah gigi berlubang. Kayu siwak bisa digunakan setelah Anda menggosok gigi untuk mendukung supaya gigi bersih maksimal. Anda bisa membersihkan dan menghaluskan permukaan kayu siwak lalu digosokkan pada gigi seperti saat menggunakan sikat gigi. Selain cara tersebut, kayu siwak juga dapat dibersihkan lalu dihaluskan kemudian dioleskan pada gigi. Setelah itu, berkumurlah dengan air bersih. Kayu siwak bisa membantu membunuh bakteri di gigi, menghilangkan plak, serta membuat warna gigi menjadi putih bersih.

Daun Sirih

Beberapa orang tua biasanya menguyah daun sirih dengan mulut atau yang biasa disebut nginang. Daun sirih mengandung senyawa yang bisa membantu menguatkan gigi, menghentikan pendarahan pada gusi, mencegah bau mulut, serta bisa membuat gigi tampak putih. Daun sirih dapat direbus kemudian air rebusannya digunakan untuk berkumur. Selain itu, Anda bisa menumbuk daun sirih sampai halus lalu dioleskan ke gigi kemudian berkumur sampai sisa tumbukan daun siring bersih dari mulut dan gigi.

Minyak Kepala

Minyak kelapa dapat dimanfaatkan untuk memutihkan gigi dan membuat gigi sehat secara alami. Minyak kelapa mengandung antibakteri yang bisa membantu membersihkan gigi dan gusi dari bakteri yang membuat gigi menjadi kuning. Setelah sikat gigi, oleskan minyak kelapa pada gigi dan diamkan selama 5-20 menit supaya nutrisi minyak kelapa bisa terserap dalam gigi. Setelah itu berkumurlah untuk membersihkan minyak kelapa dari mulut.

Lemon

Bagian lemon yang bisa dimanfaatkan untuk memutihkan gigi adalah kulitnya. Kulit lemon mengandung minyak esensial dan asam yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan memutihkan gigi. Cuci bersih kulit lemon lalu gosokkan pada gigi. Setelah itu, kumur dengan air sampai bersih. Kandungan asam yang terkandung dalam kulit lemon adalah asam tinggi yang selain bisa membunuh bakteri juga bisa mengikis email gigi. Oleh karena itu, gosokkan kulit lemon dengan lembut dan perlahan-lahan lalu jangan lupa untuk berkumur.

Biji Pinang

Biji pinang juga bisa dimanfaatkan untuk membuat gigi tampak putih. Bakar biji pinang hingga hangus lalu haluskan sampai lembut. Oleskan dan gosokkan bubuk biji pinang tersebut pada gigi kemudian berkumurlah sampai bersih.

Cara Mempercantik Kuku dengan Bahan Alami

Kuku merupakan bagian terluar tubuh yang bertekstur keras karena memiliki kandungan air yang sangat sedikit. Kuku berfungsi untuk melindungi ujung jari dan mempertajam daya sentuk. Selain fungsi tersebut, kuku juga berfungsi untuk menunjang penampilan. Kuku yang cantic bisa membuat penampilan lebih menarik sehingga kepercayaan diri bisa turut meningkat. Sebagian orang akan melakukan perawatan khusus untuk kuku supaya kuku tetap sehat dan cantik. Perawatan kuku tersebut biasanya dilakukan di salon atau klinik kecantikan. Kuku juga biasanya dipercantik dengan menggunakan kutek warna-warni. Saat ini juga muncul banyak inovasi nail art yang bisa membuat kuku terlihat cantik dan artistik.

Untuk memiliki kuku yang sehat dan cantik, langkah pertama adalah dengan rajin memotong dan membersihkan kuku. Kuku yang sehat dan cantik juga dapat diperoleh dengan perawatan alami yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Selain bisa mempercantik tampilan, bahan alami yang digunakan juga bisa membantu menutrisi kuku dan kulit. Bahan alami juga aman digunakan karena minim dengan efek samping. Berikut cara mudah mempercantik kuku dengan bahan alami yang bisa Anda praktikkan di rumah.

Lidah Buaya

Lidah buaya memang dikenal memiliki manfaat baik untuk kulit dan juga kuku. Gel lidah buaya bisa membantu membersihkan kuku dan membuat kuku semakin kuat sehingga tidak mudah patah. Oleskan gel lidah buaya pada permukaan kuku. Diamkan selama beberapa menit kemudian bilas dengan air sampai bersih. Cara tersebut bisa membuat kuku tampak mengkilap dan sehat.

Lemon

Lemon bisa dimanfaatkan untuk mengembalikan warna kuku yang mengalami perubahan sehingga tampak kembali cerah. Selain itu, lemon juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kekuatan kuku sehingga tidak mudah rapuh. Ambil perasan lemon lalu campurkan dengan pasta gigi kemudian aduk hingga tercampur rata. Oleskan campuran tersebut secara merata ke permukaan kuku lalu diamkan beberapa menit. Setelah itu, bilas kuku dengan air sampai bersih. Lakukan cara tersebut dengan rutin untuk membantu mengembalikan warna kuku yang menguning.

Bawang Putih

Bawang putih bisa dimanfaatkan untuk membuat kuku kuat, tidak mudah rapuh, dan mengkilap. Potong bawang putih menjadi dua bagian lalu bagian dalamnya gosokkan ke permukaan. Selain cara tersebut, bawang putih bisa dihaluskan terlebih dahulu kemudian ditempelkan pada kuku sampai mengering. Setelah itu, bilas kuku dengan air sampai bersih. Anda bisa menggunakan air yang dicampur dengan jeruk nipis untuk membantu menghilangkan bau bawang putih.

Minyak Zaitun

Selain bisa membantu melembabkan kulit, minyak zaitun juga bisa dimanfaatkan untuk membuat kuku sehat dan tampak mengkilap. Hangatkan minyak zaitun lalu gosokkan ke kuku dengan cotton bud. Diamkan selama 15-20 menit lalu bilas dengan air bersih. Minyak zaitun dapat membuat menjadi halus dan mengkilap sehingga kuku terlihat cantik.

Blimbing Wuluh

Blimbing wuluh dapat dimanfaatkan untuk membantu mempercantik kuku. Blimbing wuluh mengandung asam yang bisa membersihkan kuku dengan maksimal dan membuatnya mengkilap. Belah blimbing wuluh lalu gosokkan pada kuku. Diamkan beberapa saat sampai kuku mengering, bersihkan dengan air bersih, lalu keringkan dengan handuk. Cara tersebut bisa membuat kuku tampak mengkilap dan bersih.

Selain beberapa bahan tersebut, masih ada beberapa bahan alami lain yang bisa membuat kuku sehat dan cantik. Bahan alami lain tersebut, di antaranya garam, getah pepaya, kulit semangka, dan jeruk nipis.

Cara Hilangkan Jerawat dengan Masker Alami

Jerawat adalah gangguan kulit yang bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali laki-laki ataupun perempuan. Jerawat bisa muncul di beberapa bagian tubuh, misalnya punggung, leher, dagu, dan yang paling sering adalah di wajah. Jerawat muncul akibat tersumbatnya pori-pori kulit oleh sebum sehingga menimbulkan benjolan kemerahan dan berisi cairan atau nanah. Kemunculan jerawat di wajah tentu bisa mengganggu penampilan sehingga orang berbondong-bondong melakukan perawatan atau pengobatan untuk menghilangkan jerawat.

Menghilangkan jerawat di wajah bisa dilakukan dengan beberapa cara. Akan tetapi, cara pengobatan yang tidak tepat justru bisa membuat jerawat tumbuh semakin banyak dan parah. Saat muncul jerawat, sebaiknya jangan sering disentuh atau bahkan dipencet. Memencet jerawat dengan paksa dapat membuat jerawat terbuka dan muncul luka yang bisa menimbulkan infeksi. Jerawat bisa dihilangkan dengan rutin mencuci wajah dengan bersih dan teratur. Ada beberapa orang yang pergi ke klinik kecantikan untuk menghilangkan jerawat supaya bisa mendapatkan kulit wajah yang mulus kembali. Selain itu, Anda bisa memanfaatkan beberapa bahan alami sebagai masker untuk menghilangkan jerawat. Berikut ini beberapa bahan alami yang bisa dijadikan masker untuk menghilangkan jerawat.

  • Timun

Timun memang sudah dikenal luas bisa membantu menyegarkan kulit dan menghilangkan jerawat. Timun bisa dijadikan masker alami untuk membantu menghilangkan jerawat di wajah. Kandungan vitamin, mineral, dan air dalam timun bisa menenangkan kulit dan mengobati jerawat. Selain itu, timun juga bersifat diuretik yang bisa membantu wajah mengeluarkan racun penyebab jerawat. Cuci bersih timun, lalu iris tipis, kemudian tempelkan pada wajah dalam beberapa saat. Selain cara tersebut, timun dapat dihaluskan dengan mesin pembuat jus lalu dioleskan di wajah. Diamkan selama 15 menit lalu bilas dengan air hangat. Masker timun bisa memberikan efek dingin dan segar sehingga bisa membuat kulit wajah relaksasi.

  • Alpukat

Alpukat mengandung vitamin E yang bisa membantu meredakan peradangan kulit akibat jerawat. Alpukat bisa dicampur dengan madu yang mengandung antibakteri untuk dijadikan masker penghilang jerawat. Selain bisa menghilangkan jerawat, campuran alpukat dan madu juga bisa membantu menghilangkan bekas jerawat secara cepat. Haluskan setengah buah alpukat lalu campur dengan 1 sendok makan madu. Bersihkan wajah lalu olesi dengan campuran tersebut. Diamkan selama kurang lebih 15 menit lalu bilas wajah dengan air hangat.

  • Pepaya dan Nanas

Campuran pepaya dan nanas dapat dijadikan masker alami untuk hilangkan jerawat. Pepaya dan nanas mengandung nutrisi yang bisa membuat kulit bernapas dengan lancar serta membuat kulit lebih segar dan tampak awet muda. Selain bisa menghilangkan jerawat, campuran pepaya dan nanas juga bisa menghilangkan bekas jerawat yang membandel di wajah. Haluskan pepaya dan nanas dengan mesin jus lalu oleskan di wajah dan biarkan mengering. Setelah kering, bilas wajah dengan air hangat.

  • Yogurt

Selain bisa menyehatkan sistem pencernaan, yogurt juga bisa membantu menghilangkan jerawat di wajah. Kandungan bakteri baik, asam laktat, dan alfa hidroksi dalam yogurt bisa membantu menghilangkan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori yang menyebabkan jerawat. Yogurt bisa dicampur dengan madu untuk digunakan sebagai masker alami. Campurkan 2 sendok makan yogurt dengan 1 sendok makan madu lalu aduk hingga rata. Oleskan campuran tersebut ke wajah lalu diamkan selama 15 menit. Setelah itu, bersihkan wajah dengan air hangat.

  • Kayu Manis

Kayu manis mengandung antioksidan dan antiinflamasi yang cocok dijadikan masker untuk menghilangkan jerawat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kayu manis dapat dicampur dengan madu alami. Sedangkan kayu manis yang dianggap manjur untuk menghilangkan jerawat adalah kayu manis dari Ceylon atau Srilankan. Sebelum dijadikan masker, haluskan kayu manis hingga menjadi bubuk terlebih dahulu. Ambil ½ sendok teh bubuk kayu manis lalu campurkan dengan 3 sendok teh madu alami. Oleskan pada wajah lalu diamkan selama 10-30 menit supaya nutrisinya meresap dalam kulit. Setelah itu, bilas dengan air sampai bersih.

Selain beberapa bahan alami tersebut, masih ada jenis bahan alami lain yang bisa membantu mengatasi jerawat, misalnya jeruk nipis, kunyit, lemon, tomat, putih telur, minyak zaitun, tomat, bengkoang, dan lain-lain. Jangan pencet jerawat karena bisa membuat kulit terluka dan dikhawatirkan terjadi infeksi. Obatilah jerawat dengan cara dan bahan yang aman supaya kulit bisa kembali sehat dan cerah.

Cara Obati Sariawan dengan Bahan Alami

Sariawan adalah gangguan mulut yang pernah dialami oleh hampir semua orang. Sariawan dalam dunia medis disebut dengan istilah stomatitis aftosa. Sariawan muncul akibat luka pada selaput lendir dalam mulut yang menimbulkan bercak putih. Sariawan bisa menyebabkan rasa sakit dalam mulut serta menganggu proses makan, minum, dan bicara. Oleh karena itu, sariawan sebaiknya segera diobati supaya mulut menjadi sehat kembali.

Cara mengobati sariawan dapat memanfaatkan bahan-bahan alami. Makanan atau minuman yang mengandung vitamin C, zat besi, serta vitamin B12 diyakini bisa membantu mempercepat proses penyembuhan sariawan. Ada beberapa bahan alami yang mengandung nutrisi tersebut yang bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan sariawan.

Madu

Madu mengandung antioksidan dan antumikroba yang bisa membantu meredakan sariawan dan mempertahankan kelembapan. Madu dipercaya dapat membuat proses penyembuhan sariawan menjadi lebih cepat. Oleskan madu dengan kapas ke bagian mulut yang mengalami sariawan. Madu yang sebaiknya digunakan adalah madu Manuka yang selain bisa menyembuhkan sariawan juga bisa menyembuhkan luka lain di mulut yang disebabkan oleh terapi radiasi.

Lidah Buaya

Kandungan antiseptik alami dalam lidah buaya juga dapat membantu proses penyembuhan sariawan. Gel lidah buaya dapat membantu menyembuhkan sariawan dan mengurangi rasa sakit. Gel lidah buaya tersebut juga mengandung antibakteri, antijamur, dan antivriral yang bisa mengatasi masalah kesehatan mulut yang lain, di antaranya bau mulut dan radang mulut. Gel lidah buaya tersebut dapat dioleskan dengan cotton bud ke bagian mulut yang mengalami sariawan untuk membantu menyembuhkannya.

Cuka Sari Apel

Cuka sari apel dapat merangsang produksi bakteri baik dalam tubuh yang bisa membantu membunuh bakteri jahat, termasuk bakteri penyebab sariawan. Cuka sari apel dapat dicampurkan ke dalam air hangat dan dijadikan sebagai obat kumur untuk membantu menyembuhkan sariawan.

Probiotik

Minuman mengandung bakteri probiotik dapat menjadi pilihan obat untuk mengatasi sariawan. Bakteri probiotik dapat membantu membasmi bakteri penyebab sariawan. Minuman probiotik yang bisa menjadi pilihan untuk mengobati sariawan, misalnya yogurt. Yogurt juga bisa menimbulkan sensasi sejuk yang membantu mengurangi rasa sakit dari sariawan.

Selain bahan alami tersebut, Anda bisa mengobati sariawan dengan rajin menggosok gigi dengan bersih untuk membantu menghilangkan bakteri dan menjaga kesehatan mulut. Hindari mengonsumsi makanan pedas dan asam karena bisa menimbulkan rasa sakit pada mulut dan dikhawatirkan bisa menyebabkan iritasi. Anda juga bisa mengonsumsi air putih dengan cukup untuk membantu meredakan sariawan. Bongkahan es batu juga dapat ditempelkan di dekat area mulut yang mengalami sariawan untuk membantu meredakan rasa sakit. Sariawan dalam mulut dapat dicegah dan diobati dengan selalu memperhatikan kebersihan mulut dan gigi. Sariawan juga tidak boleh dianggap remeh dan dibiarkan berlarut-larut karena bisa saja tumbuh menjadi penyakit mulut yang lebih serius.

Cara Alami Atas Kulit Kaki Pecah-Pecah

Kulit kaki atau tumit yang pecah-pecah tentu bisa membuat rasa percaya diri menjadi turun. Kulit kaki yang becah-pecah jika dibiarkan terlalu lama kadang juga menyebabkan rasa sakit dan berdarah. Kulit kaki yang pecah biasanya disebabkan oleh kondisi kulit yang terlalu kering karena faktor cuaca, kebiasaan hidup yang tidak sehat, atau penyakit tertentu. Oleh karena itu, kulit kaki yang pecah-pecah sebaiknya segera diatasi. Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi kulit kaki pecah-pecah sebagai berikut.

Banyak Minum Air Putih

Konsumsi air putih yang cukup bisa membantu menghidrasi kulit sehingga kelembapan kulit menjadi terjaga. Kulit kaki yang kering dan pecah-pecah bisa saja disebabkan oleh kurangnya asupan air dalam tubuh. Oleh karena itu, konsumsilah air putih dengan cukup untuk mengatasi kondisi tersebut.

Gosok dengan Madu dan Minyak Kelapa

Madu dan minyak kelapa dapat pula digunakan untuk mengatasi kulit kaki kering dan pecah-pecah. Madu dan minyak kelapa bisa membantu mengangkat sel-sel kulit mati. Madu dan minyak kelapa juga bersifat antimikroba sehingga membantu menyembuhkan luka akibat kulit yang pecah dan bisa mengembalikan kulit menjadi lembab. Gosokkan madu dengan minyak pada kulit kaki yang pecah dan kering. Khusus untuk madu bisa dijadikan masker kaki sebelum tidur untuk mengluskan kulit kaki yang kering dan pecah-pecah.

Campuran Air Lemon dan Garam

Campuran dari air lemon dan garam bisa membantu mengatasi kulit kaki yang pecah-pecah. Air lemon mengandung vitamin C yang bisa menutrisi, melembabkan kulit, dan bisa mempercepat eksfloasi kulit sehingga kulit menjadi lebih cerah. Sementara itu, garam mengandung antibakteri alami yang bisa mencegah infeksi.

Masker Pisang

Pisang mengandung serat, potassium, vitamin B yang bisa membantu menutrisi kulit. Pisang dapat dibuat menjadi masker untuk mengatasi kulit kaki yang kering dan pecah-pecah. Haluskan pisang yang sudah matang lalu oleskan pada kulit kaki yang kering atau pecah. Diamkan selama 15 menit supaya nutrisi dalam pisang bisa meresap dengan baik ke kulit. Setelah itu, bilas dengan air hangat sampai bersih. Cara ini dinilai bisa membantu mengatasi kulit kaki yang kering dan pecah-pecah secara bertahap.

Air Mawar

Air mawar yang dikombinasikan dengan gliserin juga bisa membantu mengatasi kulit kaki yang pecah. Usapkan kombinasi air mawar dan gliserin pada kaki yang pecah sebelum tidur. Usaha tersebut bertujuan untuk melembabkan kulit kaki selama tubuh tidur sehingga kulit kaki kering dan pecah-pecah bisa teratasi secara bertahap.

Air Beras

Air beras bisa membantu melembabkan kulit sehingga bisa mengatasi kulit kaki yang kering dan pecah-pecah. Air beras dapat dicampur dengan madu dan cuka lalu gosokkan pada kulit kaki yang pecah. Diamkan sesaat lalu bilas dengan air bersih. Lakukan kegiatan ini setiap minggu sekali untuk membantu eksfloasi kulit.

Cara Alami Meredakan Diare

Diare adalah penyakit pencernaan yang ditandai dengan berubahnya tinja atau feses menjadi lembek dan cair. Diare membuat frekuensi buang air besar menjadi bertambah, umumnya 3x dalam 24 jam. Diare membuat penderitanya bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air besar sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan juga bisa mengganggu aktivitas harian. Diare dapat disebabkan oleh seringnya mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, asam, atau bersantan karena dapat membuat usus kaget. Selain itu, diare juga bisa disebabkan oleh kelebihan vitamin C atau alergi pada makanan dan minuman tertentu.

Diare tidak boleh dianggap remeh dan diabaikan begitu saja karena bisa menyebabkan munculnya penyakit yang lebih serius. Diare dapat diobati dengan cara dan bahan alami berikut. Akan tetapi, jika cara berikut tidak kunjung meredakan diare yang diderita, sebaiknya segera periksakan ke dokter supaya mendapatkan penanganan yang lebih profesional.

  • Konsumsi Minuman Probiotik

Minuman probiotik seperti yogurt dapat membantu menyembuhkan diare karena mengandung bakteri baik yang bisa menjaga kesehatan usus. Probiotik yang dikonsumsi dapat membantu merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam usus untuk melawan bakteri jahat penyebab diare. Selain pada yogurt, bakteri baik tersebut juga dapat ditemukan pada keju atau suplemen probiotik.

  • Bubur Wortel

Wortel mengandung pektin yang bisa membantu meredakan dan menyembuhkan diare. Wortel dapat diolah dalam bentuk bubur atau sup hangat. Rebus wortel kemudian haluskan wortel menggunakan blender dan air hingga lembut. Setelah itu tuang ke dalam mangkok dan siap dikonsumsi.

  • Kunyit Madu

Kunyit madu dapat membantu meredakan diare yang disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas atau asam. Kunyit madu dapat membantu meredakan diare dan meningkat sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh dapat segera pulih. Campurkan 1 sendok makan bubuk kunyit dan campur dengan 3 sendok makan madu kemudian seduh air hangat. Minum larutan tersebut dalam kondisi hangat untuk membantu merelaksasi perut.

  • Teh Chamomile

Teh chamomile mengandung antioksidan yang bisa membantu membunuh bakteri penyebab diare yang bersarang di saluran pencernaan. Oleh karena itu, teh chamomile bisa diseduh untuk mengobati atau mencegah datangnya diare.

  • Pisang

Pisang adalah salah satu buah yang bisa dijadikan obat untuk meredakan diare. Pisang mengandung serat larut yang dapat membantu melancarkan jalannya feses. Selain itu, pisang juga mengandung kalium yang bisa membantu mengganti elektrolit yang hilang selama diare untuk menghindari tubuh menjadi lemas.

  • Blueberry

Blueberry dapat dikonsumsi untuk meredakan diare karena mengandung tannin yang dapat membantu meredakan perut kembung. Blueberry menganduk antibacterial dan antioksidan yang bisa membantu melenyapkan bakteri atau kuman penyebab diare dalam saluran pencernaan.

Bahan Alami untuk Obati Batuk

Batuk merupakan gangguan kesehatan yang menghambat aktivitas harian karena menyebabkan tubuh lemas dan sakit kepala. Sebenarnya, semua penyakit yang tidak segera diobati memang dapat mengganggu aktivitas, tidak terkecuali batuk. Batuk adalah respon alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan saluran pernapasan jika terdapat gangguan dari luar. Batuk yang tak kunjung sembuh dan tidak segera diobati dapat menjadi gejala munculnya penyakit yang lebih serius. Oleh karena itu, jangan abaikan jika batuk menyerang tubuh Anda.

Selain melalui obat batuk yang biasa dijual di apotek, ada beberapa makanan alami yang membantu meredakan batuk jika dikonsumsi dengan tepat. Makanan alami yang bisa membantu meredakan batuk adalah makanan yang mengandung vitamin C. Berikut ini adalah beberapa makanan alami yang dapat dipilih untuk meredakan batuk.

  • Jeruk

Jeruk kaya akan kandungan vitamin C sekitar 54 mg/100 gr jeruk penyajian. Vitamin C yang terkandung dalam jeruk mengandung antioksidan yang bisa mengusir radikal bebas dalam darah dan menyembuhkan infeksi. Vitamin C tersebut dapat membantu melawan bakteri penyebab batuk yang terdapat pada lendir tenggorokan. Selain itu, vitamin C pada jeruk juga bisa mengurangi rasa nyeri di tenggorokan yang disebabkan oleh iritasi karena batuk yang tidak kunjung sembuh. Selain itu, Anda juga mengonsumsi jeruk nipis karena mengandung kaempferol yang bisa membantu melembutkan lendir pada tenggorokan dan mengurangi rasa mual karena batuk. Jeruk dapat diperas kemudian dimasukkan ke dalam air hangat yang dicampur sedikit madu agar tidak terlalu asam. Minuman tersebut dapat dikonsumsi 2- sehari untuk membantu meredakan batuk. Jeruk juga dapat dikonsumsi secara langsung atau dibuat jus tanpa gula dan es batu.

  • Tomat

Selain jeruk, kandungan vitamin C yang tinggi juga ada dalam tomat. Vitamin C tersebut dapat menjadi aktioksidan untuk mengatasi nyeri di tenggorokan dan menyembuhkan infeksi. Tomat adalah obat batuk yang tidak memiliki efek samping dan bisa menyembuhkan batuk relative lebih cepat karena bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Selain vitamin C, tomat juga mengandung vitamin A yang bisa membersihkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Anda mengonsumsi tomat merah mentah yang sudah matang karena mengandung beta karoten.

  • Lemon

Lemon juga mengandung vitamin C yang bisa membantu tubuh menyembuhkan batuk. Lemon bisa mengurangi infeksi di tenggorokan sehingga dapat mencegah batuk menjadi bertambah parah. Lemon dapat dikonsumsi dengan mencampurkan perasannya ke dalam air hangat dan campurkan sedikit madu lalu minum. Minuman tersebut dapat dikonsumsi sebanyak 2-3 kali sehari untuk membantu meredakan batuk.

  • Jahe

Jahe mengandung antiinflamasi yang dapat membantu menyembuhkan batuk. Jahe dapat dikonsumsi dengan ditumbuk dan diberi air hangat lalu diberi sedikit campuran madu kemudian diminum seperti biasa. Jahe juga dapat membantu melegakan tenggorokan sehingga pernapasan tidak terganggu.

  • Madu

Mengonsumsi madu dapat membantu tubuh meredakan batuk dan tenggorokan yang meradang. Madu tergolong makanan alami yang bisa menyembuhkan batuk dalam waktu yang relative cepat. Akan tetapi, madu tidak baik dikonsumsi bayi yang berumur di bawah 12 bulan karena menyebabkan pelemahan otot hingga gangguan pernapasan akibat spora bakteri Clostridium botulinum yang terkandung dalam madu.

  • Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan yang bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Teh hijau dapat membantu sistem kekebalan tubuh memproduksi lebih banyak sel untuk melawan bakteri atau virus yang menyebabkan batuk. Jangan lupa perhatikan takaran teh hijau yang akan dikonsumsi karena teh hijau juga mengandung kafein. Idealnya, konsumsi teh hijau satu kali dalam sehari untuk membantu meredakan batuk.

  • Susu Hangat

Susu hangat dapat diminum saat tubuh terkena batuk karena dapat membantu menghangatkan tubuh dan melegakan pernapasan. Susu yang dipilih sebaiknya adalah susu murni. Akan tetapi, jika Anda ingin lebih bisa ditambahkan madu, bukan gula atau pemanis buatan.

Beberapa makanan dan minuman alami tersebut dapat dikonsumsi untuk membantu meredakan batuk yang Anda derita. Akan tetapi, jika batuk tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk menghindari munculnya penyakit yang lebih serius.

Cara Alami Hilangkan Bau Badan

Bau badan yang kurang sedap dapat membuat aktivitas terganggu karena merasa kurang percaya diri dan terkadang menimbulkan rasa gatal. Bau badan kurang sedap tersebut disebabkan oleh teruarainya keringat oleh bakteri yang memecah molekul keringat menjadi asam. Oleh karena itu, tubuh yang melakukan aktivitas aktif yang berlebihan bisa menjadi pemicu munculnya bau badan.

Keluarnya keringat sebenarnya adalah kondisi alami tubuh yang normal dan tidak dapat dihindari. Akan tetapi, jika keringat yang diproduksi terlalu lebih atau di tubuh terlalu banyak hidup bakteri, maka ada kemungkinan bau tubuh menjadi lebih menyengat dan bisa mengganggu aktivitas. Orang pada umumnya akan menggunakan deodorant untuk membantu mencegah bau badan tidak sedap. Akan tetapi, ada cara yang lebih aman untuk menghilangkan bau badan, yakni dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tidak mengandung zat kimia. Bahan alami apa saja yang bisa membantu mencegah atau mengurangi bau badan? Berikut penjelasannya.

  1. Daun Sirih

Daun sirih dapat membantu mengurangi bau badan tidak sedap dan mengeringkan ketiak. Daun sirih mengandung antioksidan yang mampu membunuh kuman, jamur, dan bakteri yang bersarang di tubuh. Daun sirih dapat direbus kemudian air rebusan tersebut dapat digunakan sebagai campuran air untuk mandi. Cara tersebut dinilai mampu mengurangi produksi keringat berlebih dan membunuh bakteri yang bisa menguraikan keringat menjadi bau asam.

  1. Daun Kemangi

Daun kemangi sering disajikan dalam bentuk lalapan teman daging. Penyajian tersebut bertujuan untuk mengurangi bau mulut akibat memakan daging. Selain itu, kemangi yang disantap tersebut juga dapat mengurangi bau badan tidak sedap karena mengandung minyak aksirin.

  1. Baking Soda

Baking soda ternyata bisa membantu mengurangi bau badan kurang sedap karena dapat menetralkan asam yang dikeluarkan akibat penguraian keringat oleh bakteri. Kondisi tersebut membuat keringat yang keluar dari tubuh menjadi tidak berbau. Baking soda juga tidak menodai pakaian sehingga dapat digunakan sebagai pengganti deodoran.

  1. Konsumsi Air Putih

Konsumsi air putih yang cukup dan teratur dapat membantu melancarkan sirkulasi air dalam tubuh. Air putih yang dikonsumsi tersebut juga dapat membantu memproduksi keringat yang lebih sehat dan tidak berbau sehingga badan tidak mudah bau. Konsumsilah air putih minimal sebanyak 8 gelas sehari untuk membantu mengurangi bau tubuh yang kurang sedap.

  1. Sayuran Hijau

Mengonsumsi sayuran hijau secara teratur selain bisa menutrisi tubuh juga bisa membantu mengurangi bau badan yang kurang sedap. Sayuran hijau mengandung Chlorophylin yang merupakan zat alami yang bisa menyerap bau.

Bahan-bahan alami tersebut dapat berfungsi dengan baik untuk mengurangi badan jika diiringi dengan aktivitas pendukung, seperti mandi secara teratur dan bersih serta rajin mengganti pakaian. Anda juga bisa mengurangi bau badan tidak sedap dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan menjaga ketenangan pikiran karena stres dapat memicu produksi keringat berlebih.