Perawatan Jerawat di Rumah (2)

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas beberapa bahan yang dapat digunakan untuk mengatasi atau mengobati jerawat. Selanjutnya, pada artikel ini, kita akan melanjutkan membahas perawatan jerawat yang dapat dilakukan di rumah.

Konsumsi Suplemen Minyak Ikan

Asam lemak omega-3 merupakan lemak yang sangat sehat dan menawarkan banyak manfaat kesehatan. Minyak ikan mengandung dua jenis utama asam lemak omega-3 yaitu asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA).

kenari (pxhere.com)

EPA mempunyai banyak manfaat untuk kulit salah satunya ialah mengelola produksi minyak, mempertahankan hidrasi pada kulit dan mencegah jerawat. Tingginya kadar EPA dan DHA telah terbukti mengurangi faktor inflamasi, yang dapat mengurangi risiko jerawat.

Asam lemak omega-3 juga dimiliki oleh beberapa jenis makanan seperti salmon, sarden, teri, kenari, biji chia, dan biji rami giling.

Lakukan Eksfoliasi Secara Teratur

Eksfoliasi merupakan proses menghilangkan lapisan atas sel kulit mati. Pengelupasan sel mati dapat dilakukan dengan menggunakan kuas atau scrub untuk menghilangkan sel secara fisik, atau dapat juga dilakukan secara kimia dengan menggunakan asam yang melarutkannya.

Eksfoliasi dipercaya dapat memperbaiki jerawat dengan mengangkat sel-sel kulit yang menyumbat pori-pori. Hal ini juga diyakini membuat perawatan jerawat di  kulit lebih efektif dengan memungkinkan perawatan tersebut untuk menembus lebih dalam, setelah lapisan kulit paling atas dihilangkan.

Terdapat berbagai macam produk eksfoliasi  yang tersedia di toko-toko dan online, tetapi membuat scrub membuat scrub di rumah menggunakan gula atau garam bukanlah hal yang sulit.

Ikuti Diet Glikemik Rendah

Hubungan antara diet dan jerawat telah diperdebatkan selama bertahun-tahun. Bukti terbaru menunjukkan bahwa faktor makanan, seperti insulin dan indeks glikemik, dapat dikaitkan dengan jerawat. Indeks glikemik suatu makanan merupakan angka yang menunjukkan potensi peningkatan gula darah dari karbohidrat yang tersedia pada suatu pangan.

Makan makanan tinggi indeks glikemik menyebabkan lonjakan insulin, yang dapat meningkatkan produksi sebum. Dari hal ini dapat dilihat bahwa indeks glikemik yang tinggi diyakini memiliki efek langsung pada perkembangan dan tingkat keparahan jerawat.

Kurangi Susu dan Produk Olahannya

Hubungan antara susu dan jerawat merupakan hal yang sering diperbedatkan. Minum susu dan mengonsumsi produk susu dapat menyebabkan perubahan hormon dan menyebabkan jerawat. Akan tetapi beberapa penelitian menemukan hubungan positif antara minum susu dan jerawat. Sehingga membatasi konsumsi susu dan susu mungkin merupakan ide yang bagus untuk mereka yang memiliki kulit berjerawat, tetapi penelitian lebih lanjut perlu dilakukan.

Kurangi Stress

Hormon yang dilepaskan selama periode stres dapat meningkatkan produksi sebum dan peradangan kulit, membuat jerawat lebih buruk. Banyak penelitian telah mengaitkan stres dengan peningkatan keparahan jerawat. Terlebih lagi, stres dapat memperlambat penyembuhan luka hingga 40%, yang dapat memperlambat perbaikan pada luka jerawat.

Beberapa cara untuk mengurangi stress

  • Tidur cukup
  • Melakukan aktivitas fisik
  • Berlatih yoga
  • Meditasi
  • Ambil napas dalam-dalam

Berolahraga Secara Teratur

olahraga yoga (pxhere.com)

Olahraga meningkatkan sirkulasi darah bersih. Peningkatan aliran darah dapat membantu menyehatkan sel-sel kulit, yang dapat membantu mencegah dan menyembuhkan jerawat. Selain itu, olahraga juga berperan dalam regulasi hormon. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga dapat mengurangi stres dan kecemasan, dimana keduanya merupakan faktor yang dapat berkontribusi pada perkembangan jerawat.

Waktu olahraga yang dianjurkan pada orang dewasa yakni sekitar 30 menit, dan bisa dilakukan 3 hingga 5 kali dalam seminggu. Olahraga tersebut dapat berupa berjalan, mendaki, berlari dan mengangkat beban.

 

Source: healthline.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *