Nutrisi Bagi Tubuh: Yodium

Tubuh manusia memerlukan berbagai nutrisi yang cukup untuk kelancaran berbagai macam fungsi organ yang berbeda-beda. Untuk memenuhi kebutuhan akan berbagai nutrisi tersebut, kita perlu mengonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung bergizi. Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tentunya bermacam-macam, salah satunya adalah Yodium.

Yodium sering juga dikenal dengan iodine merupakan salah satu komponen mineral terpenting di dalam tubuh. Fungsi utama dari zat ini ialah berperan dalam membentuk hormon tiroid. Kelenjar tiroid atau kelenjar gondok merupakan kelenjar endokrin terbesar yang terletak pada leher tepat di bawah rongga pernapasan atau sering disebut sebagai laring. Hampir 60% kadar yodium dalam tubuh berada pada kelenjar tersebut. Apabila tubuh kekurangan mineral yodium maka akan menyebabkan pembengkakan pada kelenjar tiroid. Selain itu, yodium juga berperan dalam mendukung proses metabolisme sel dan sebagai bahan baku kinerja enzim bersama dengan kalsium, magnesium, zinc dan beberapa mineral lain.

Kebutuhan yodium per harinya berbeda bagi setiap orang sesuai kelompok umur, seperti kebutuhan yodium pada bayi berkisar antara 0,11-0,13 mg. Kebutuhan pada anak-anak usia 1-11 tahun berkisar antara 0,09 hingga 0,12 mg Yodium per harinya. Sedangkan kebutuhan Yodium pada orang dewasa sekitar 0,15 mg. Berbeda dengan wanita hamil dan menyusui yang masing-masing memerlukan 0,22 mg dan 0,29 mg per harinya.

Kebutuhan akan yodium tersebut dapat mempengaruhi berbagai proses metabolisme dalam tubuh. Berikut ini merupakan manfaat yodium bagi tubuh:

  • Menjaga fungsi kelenjar tiroid. Fungsi dari kelenjar tiroid adalah untuk mengatur pembakaran energi. Hal ini berarti apabila tubuh kekurangan yodium, maka kelenjar tersebut tidak dapat bekerja maksimal dan tentunya pembakaran energi akan terhambat. Apabila pembakaran energi terhambat, maka tubuh akan mengalami kelebihan energi yang akan menumpuk menjadi lemak di dalam tubuh.
  • Membantu dalam penyembuhan luka bakar. Di sini yodium memiliki fungsi sebagai disinfektan yang akan mencegah kuman masuk ke dalam luka dan menyebabkan infeksi. Dalam hal ini, yodium adalah obat luka luar yang berbentuk povidone iodine.
  • Mencegah keterbelakangan mental. Yodium berfungsi untuk mencegah keterbelakangan mentak dan meningkatkan kecerdasan baik usia anak maupun usia dewasa.

Untuk memenuhi kebutuhan yodium pada tubuh, tentu saja kita perlu mengonsumsi makanan yang mengandung yodium. Makanan yang menjadi sumber yodium antara lain:

  • Garam beryodium
  • Rumput laut

    seafood (pxhere.com)
  • Makanan laut (kerang, udang, kepiting, tuna, salmon, sarden)
  • Susu sapi dan produk olahannya (keju, yogurt, es krim)
  • Telur
  • Kentang
  • Bayam
  • Kacang Tanah
  • Buah-buahan seperti pisang dan stroberi

Sumber yodium memang bermacam-macam dan mudah untuk dijumpai. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa kita dapat mengalami kekurangan yodium. Kekurangan yodium tentunya akan berdampak pada kesehatan. Berikut ini merupakan beberapa dampak yang diakibatkan apabila tubuh kekurangan yodium:

  • Penyakit gondok merupakan efek yang paling terlihat saat tubuh kekurangan yodium. Hal ini dikarenakan yodium merupakan pembentuk utama hormon tiroid yang berada pada kelenjar tiroid atau kelenjar gondok. Kelenjar gondok ini berperan dalam memproduksi protein, menghasilkan hormon dan mengatur pembakaran energi. Apabila tubuh kekurangan yodium, maka hal ini dapat ditandai dengan munculnya benjolan pada leher. Jika terus dibiarkan, maka gondok akan membesar dan mengakibatkan masalah lain seperti sesak nafas, sulit menelan makanan dan batuk.
  • Hipotiroidisme sendiri merupakan keadaan dimana kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon yang memadai. Hal tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah seperti kulit menjadi kering dan bengkak, letih dan kelelahan, rambut kasar dan jarang, depresi, suara serak, gangguan daya ingat, tidak tahan udara dingin, sembelit, detak jantung melemah, nyeri sendi, gangguan pola menstruasi dan meningkatnya berat badan.
  • Keterbelakangan mental. Keterbelakangan mental pada anak-anak dapat dipengaruhi oleh kurangnya yodium dalam tubuh. Anak-anak yang dilahirkan dari ibu yang kekurangan yodium mempunyai kecenderungan kemampuan bahasa dan daya ingat yang lebih rendah.

source: pesanlab.com, fitnessformen.co.id, alodokter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *