Mengenal Ciri-Ciri dan Penyebab Kulit Sensitif

Kulit sensitif diidentikkan dengan kulit yang mudah ruam, gatal, mudah panas dan terbakar, atau mudah mengalami iritasi. Kulit sensitive tidak hanya terjadi pada kulit wajah, tetapi juga dapat terjadi pada kulit di bagian tubuh yang lain. Secara umum, kulit sensitif ditandai dengan ciri-ciri tertentu. Akan tetapi, untuk mengetahui sensitivitas kulit sebenarnya tidak boleh sembarangan. Jika kulit Anda mengalami berbagai gejala berikut sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit supaya memperoleh diagnosis yang akurat.

Ciri-Ciri

  • Peka terhadap cuaca, misalnya kulit mudah memerah karena terpapar sinar matahari. Kulit juga dapat menjadi mudah gatal dan kering pada saat cuaca dingin
  • Kulit wajah mengalami rosacea yang ditandai dengan mudah memerah disertai dengan bitnik merah kecil yang berkumpul di sekitar pipi, dagu, dan hidung
  • Kulit mudah mengalami iritasi, seperti muncul ruam dan gatal pada kondisi tertentu, misalnya setelah terkena pisau cukur.
  • Kulit terasa kering dan gatal yang diakibatkan oleh kandungan air dalam kulit yang mudah menghilang.
  • Sering mengalami alergi.
  • Kulit mudah mengelupas karena kelembapan kulit yang tidak terjaga atau karena terkena bahan kimia yang tidak cocok untuk kulit.
  • Kulit mudah gatal dan memerah saat bersentuhan dengan benda tertentu atau saat memakai produk perawatan kulit tertentu.
  • Kulit tidak menyerap wewangian dengan baik.

Beberapa gejala kulit tersebut bisa terjadi karena faktor keturuanan atau faktor-faktor lain sebagai berikut.

Penyebab

  • Menipisnya Lapisan Kulit

Secara umum, penyebab terjadinya kulit sensitif adalah karena terganggunya atau menipisnya lapisan kulit teratas. Kondisi tersebut membuat penyimpanan air berkurang sehingga zat yang bisa menyebabkan iritasi lebih mudah masuk ke dalam kulit.

  • Ketidakseimbangan Hormon

Ketidakseimbangan hormone dapat memicu terjadinya kulit sensitif karena di dalam kulit memang terdapat hormon yang memiliki tugas tertentu. Kondisi yang bisa memicu ketidakseimbangan hormone hingga menimbulkan kulit menjadi sensitif adalah ketika wanita hamil atau saat tubuh mengalami stres. Kondisi tersebut membuat hormone tubuh menjadi tidak seimbang sehingga kulit menjadi sensitif yang ditandai dengan mudahnya muncul jerawat di wajah.

  • Bahan Kimia

Bahan kimia yang terkandung dalam produk perawatan kulit dan kosmetik juga bisa menjadi pemicu kulit menjadi sensitif. Bahan kimia tersebut dapat mempengaruhi kekuatan dan ketahanan kulit pada benda luar sehingga kulit menjadi sensitive.

  • Pola Makan yang Tidak Tepat

Pola makan yang tidak tepat menyebabkan kulit kekurangan gizi dan nutrisi yang bisa membantu menjaga kelembapan dan kekuatan kulit. Kebiasaan tersebut dapat membuat kulit menjadi sensitif dan mudah kering.

  • Perubahan Cuaca

Perubahan cuaca akan membuat suhu dan kelembapan udara di sekitar kita menjadi turut berubah. Perubahan suhu dan kelembapan udara turut mempengaruhi produksi sebum atau minyak pada kulit yang bisa menyebabkan sensitivitas pada kulit.

  • Penyakit Tertentu

Orang yang menderita penyakit tertentu juga bisa menyebabkan kulit menjadi ikut sensitif. Penyakit yang bisa memicu sensitivitas kulit, di antaranya neuropati, herpes zoster, migraine, overexposure sinar matahari, cacat otak tengah, dan penyakit lainnya.

Setelah mengetahui cici-ciri dan penyebab kulit sensitif, Anda bisa menjadi tau apa saja yang sebaiknya dilakukan untuk menghindari kulit sensitif. Jika kulit mengalami satu atau beberapa ciri-ciri tersebut sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *