Jaga Kebersihan Dapur: Begini Caranya

Dapur merupakan bagian dari rumah yang paling aktif digunakan. Dapur digunakan sebagai tempat untuk menyimpan dan mengolah bahan pangan menjadi masakan yang siap dikonsumsi. Dalam dapur terdapat banyak sisa-sisa bahan makanan yang tidak dimasak sehingga frekuensi sampah di dapur juga lebih banyak jika dibandingkan dengan ruangan lain di dalam rumah. Sampah yang ada di dapur juga terdiri atas berbagai jenis, yakni sampah organik yang mudah busuk dan sampah nonorganik, misalnya plastik pembungkus bahan makanan. Selain itu, dapur juga menjadi tempat untuk mencuci dan membersihkan segala peralatan memasak dan peralatan makan. Bagian-bagian dapur menjadi lebih rentan kotor sehingga perlu dibersihkan setiap hari.

Bagian-bagian dapur yang dibiarkan kotor atau tidak dibersihkan dengan maksimal berpotensi menjadi tempat tumbuhnya bakteri. Dapur juga merupakan bagian rumah yang mudah basah dan lembab sehingga bakteri atau kuman bisa dengan mudah tumbuh di dapur. Maka dari itu, menjaga kebersihan dapur menjadi salah satu kunci utama untuk menjaga kebersihan rumah. Dapur yang bersih juga bisa membuat proses pemasakan makanan menjadi lebih steril sehingga masakan yang dihasilkan juga bersih dan aman dikonsumsi. Berikut ini diuraikan berbagai cara yang bisa ditempuh untuk membuat dapur rumah Anda senantiasa bersih dan terbebas dari kuman serta bakteri.

Buang dan Bersihkan Tempat Sampah

Cara pertama yang bisa ditempuh untuk membuat dapur senantiasa bersih adalah dengan membuang sampah dan membersihkan tempat sampah dengan teratur. Sampah yang ada di dapur lebih banyak berasal dari sisa makanan yang mudah membusuk. Sampah yang mudah membusuk tersebut rentan ditumbuhi bakteri, kuman, dan dihinggapi oleh lalat. Selain itu, sampah tersebut juga bisa menimbulkan bau yang kurang sedap di area dapur. Maka dari itu, buang sampah di dapur dan di bagian lain dalam rumah setiap hari. Setelah sampah dibuang, jangan lupa untuk membersihkan tempat sampah untuk menghilangkan bekas sisa makanan dan bakteri yang kemungkinan masih menempel di tempat sampah.

Lap Permukaan Dapur

Permukaan dapur sering sekali digunakan untuk memotong bahan makanan dan juga sering disentuh oleh banyak orang. Permukaan dapur juga digunakan untuk meletakkan peralatan dapur dan makanan yang selesai dimasak. Maka dari itu, permukaan dapur menjadi mudah kotor dan rawan ditumbuhi kuman serta bakteri. Kebersihan permukaan dapur perlu diijaga dengan baik supaya tidak ditumbuhi bakteri. Lap permukaan dapur sampai bersih setelah selesai memasak. Anda bisa menggunakan cairan pembersih dapur supaya bisa membersihkan kotoran dan bakteri lebih maksimal. Selain itu, sebaiknya gunakan telenan sebagai alas untuk memotong bahan makanan supaya tidak langsung menempel pada permukaan dapur.

Bersihkan Lantai dengan Teratur

Bagian dapur yang juga rentan kotor dan ditumbuhi bakteri adalah lantai dapur. Lantai dapur kemungkinan terkena sisa-sisa makanan yang jatuh atau tumpah sehingga rawan kotor. Tetesan minyak dan debu juga rawan menempel pada lantai dapur sehingga lantai berpotensi menjadi licin dan kotor. Maka dari itu, bersihkan lantai dapur dengan berkala dengan cara disapu dan dipel. Selain bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan bakteri, pembersihan lantai dapur juga bisa menjaga keamanan penghuni rumah supaya tidak mudah terpeleset.

Cuci Makanan Mentah Sebelum Disimpan

Selain digunakan untuk memasak makanan, dapur juga sering dimanfaatkan untuk menyimpan bahan makanan yang masih mentah. Makanan mentah yang sering disimpan di dapur adalah daging, sayur, dan buah-buahan. Bahan makanan mentah yang disimpan tanpa dibersihkan terlebih dahulu justru bisa dengan mudah terkontaminasi virus dan bakteri. Maka dari itu, cuci bersih semua bahan makanan sebelum disimpan di dapur supaya menjadi bersih dan steril sehingga tidak mudah ditumbuhi bakteri dan virus penyebab penyakit.

Tutup Rapat Makanan

Makanan atau masakan yang diletakkan di dapur sebaiknya juga ditutup dengan rapat. Makanan yang dibiarkan terbuka bisa mengundang lalat untuk dihinggap. Lalat tersebut kemudian tidak hanya hinggap di makanan saja, melainkan juga bisa hinggap di berbagai bagian lain dalam dapur. Lalat yang hinggap tersebut bisa saja terkontaminasi virus atau kotoran yang bisa menyebar ke makanan dan berbagai bagian dalam dapur. Maka dari itu, tutup rapat makanan yang ada di dapur supaya tidak mengundang datangnya lalat.

Cuci Tangan

Sebelum dan setelah menggunakan dapur, pastikan Anda cuci tangan dengan bersih. Tangan berpotensi membawa bakteri, kuman, atau virus yang bisa menempel dan menyebar bahan makanan dan bagian dapur yang disentuh. Maka dari itu, cuci tangan terlebih dahulu sebelum mengolah bahan makanan yang ada di dapur. Setelah menggunakan dapur, Anda juga disarankan untuk cuci tangan supaya kebersihan tangan semakin terjaga. Anda bisa menggunakan sabun khusus cuci tangan atau antiseptic supaya kuman atau bakteri yang menempel bisa hilang dengan maksimal.

Cara-cara tersebut bisa ditempuh supaya dapur rumah Anda tetap berada pada kondisi bersih dan bebas kuman. Dapur yang bersih menjadi lebih nyaman ketika digunakan dan bisa mencegah kontaminasi bakteri atau virus pada makanan yang dimasak.

Baca juga:

Menjaga Kebersihan Kamar Mandi

Syarat Memiliki Hunian Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *