Desain Kamar Anak yang Nyaman dan Sehat

Kamar tidur merupakan bagian yang wajib ada dalam rumah. Kamar tidur merupakan bagian rumah yang berfungsi sebagai tempat istirahat atau tempat bersantai. Kamar yang nyaman dan bersih sedikit banyak akan berpengaruh pada kualitas tidur pemilik kamar. Kamar yang tidak bersih bisa membuat seseorang tidak bisa tidur dengan pulas dan bahkan bisa menjadi sarang tumbuhnya kuman dan bakteri. Selain nyaman dan bersih, keamanan kamar tidur juga turut menjadi perhatian, terutama pada kamar tidur anak-anak.

Anak-anak, terutama yang masih balita, cenderung memiliki sifat hiperaktif sehingga sering bergerak ke sana ke mari tanpa memikirkan bahaya yang ada di depannya. Anak yang dibuatkan kamar tidur sendiri sebenarnya bisa menjadi sarana untuk melatih kemandirian dan keberanian anak. Maka dari itu, anak-anak sebaiknya dibuatkan kamar sendiri sejak kecil. Kamar untuk anak-anak sebaiknya didesain khusus supaya nyaman dan aman ditempati oleh anak-anak karena anak-anak biasanya aktif bergerak. Peletakan barang dan pemilihan furnitur harus diperhatikan supaya tidak berbahaya bagi anak. Berikut diuraikan alternatif desain kamar anak yang nyaman dan sehat.

Gunakan Bahan Bangunan yang Aman

Bahan bangunan merupakan komponen penting yang digunakan untuk membangun rumah, termasuk kamar tidur. Kamar anak dan bagian rumah yang lain yang tidak mengandung timbal. Selain itu, usahakan untuk memilih bahan bangunan yang mengandung antibakteri supaya bakteri tidak mudah tumbuh dan berkembang di dalam kamar bayi. Jangan lupa untuk merawat bangunan, seperti dinding dan lantai, agar tidak mudah lembab karena lingkungan yang lembab lebih rawan ditumbuhi kuman, bakteri, atau mikroorganisme yang lain. Lingkungan kamar yang lembab juga bisa membuat pernapasan bayi menjadi kurang lancar.

Lokasi yang Strategis

Letak kamar anak sebaiknya berada di lokasi yang strategis, yakni yang dekat dengan kamar orang tua supaya ketika bayi atau anak menangis orang tua bisa mendengar dan segera menghampirinya. Selain itu, lokasi kamar anak yang strategis juga mempermudah orang tua atau penghuni rumah mengontrol aktivitas anak. Usahakan untuk membuat kamar anak yang tidak berdekatan dengan tangga karena dikhawatirkan ketika anak Anda sudah bisa berjalan ia akan keluar kamar dan menjangkau tangga yang tentunya tidak aman bagi bayi. Selain itu, jauhkan kamar anak dari ruangan lain yang menjadi sumber suara, misalnya dapur, karena bisa mengganggu ketenangan anak saat tidur.

Sediakan Furnitur yang Dibutuhkan

Furnitur merupakan bagian penting dalam kamar anak untuk mendukung kenyamanan kamar anak. Furnitur yang disediakan dalam kamar anak sebaiknya berbagai barang, di antaranya box atau tempat tidur anak, meja, kursi, lemari pakaian, rak untuk meletakkan mainan anak, dan sebagainya. Usahakan untuk memilih furnitur kamar anank yang memiliki ujung atau sudut tumpul supaya jika anak terbentur furnitur tubuhnya tidak terluka yang parah. Bila perlu, tutupi bagian ujung furnitur dengan penutup khusus yang terbuat dari karet supaya ujung furnitur tidak terlalu tajam. Pilihlah furnitur yang dicat dengan cat yang aman dan tidak mengandung bahan beracun. Selain furniture, usahakan untuk memilih alas tidur anak yang terbuat dari bahan yang nyaman, misalnya katun karena bisa bisa menyerap keringat. Bahan katun juga bisa beradaptasi dengan suhu, yakni hangat saat cuaca dingin dan sejuk saat cuaca panas. Jangan lupa memilih bantal dan guling yang empuk dan halus supaya nyaman digunakan oleh anak. Pemilihan furnitur yang tepat berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan kamar anak Anda.

Sirkulasi Udara yang Lancar

Kamar anak sebaiknya didesain dengan jendela atau ventilasi supaya sirkulasi udara dalam kamar berjalan lancar. Jendela atau bukaan dalam kamar anak sebaiknya dibuat berhadapan supaya udara segar bisa mengalir dengan lancar. Jika Anda memilih menggunakan AC, sebaiknya bukalah jendela di pagi hari supaya ada udara segar alami yang masuk dan mengalir ke dalam kamar anak. Usahakan juga untuk meminimalisir polusi yang kemungkinan masuk ke dalam kamar anak dengan cara menanam tanaman di luar kamar anak supaya bisa menyaring udara sehingga polusi tidak turut masuk ke dalam kamar. Sirkulasi udara yang lancar dan baik akan membuat pernapasan anak menjadi lancar dan sehat.

Pencahayaan Cukup

Selain sirkulasi udara, perhatikan pula pencahayaan dalam kamar anak. Pencahayaan dalam kamar anak bisa berasal dari lampu atau dari sumber cahaya alami. Pencahayaan dari lampu berfungsi untuk menerangi kamar anak saat malam hari. Sementara itu, pencahayaan alami dari alam selain berfungsi untuk menerangi kamar juga berfungsi untuk menunjang pertumbuhan bayi. Sinar matahari pada pukul 10.00 pagi bisa membantu tumbuh kembang anak sehingga usahakan bisa masuk ke dalam kamar dengan membuka jendela kamar pada jam-jam tersebut. Anak yang mendapatkan pancaran sinar matahari pada jam tersebut bisa membuat tumbuh kembangnya berjalan lebih maksimal.

Selain desain kamar, jangan lupa untuk rutin membersihkan kamar anak supaya tidak ada debu, bakteri, kuman, atau mikroorganisme lain yang menempel dan tumbuh di dalam kamar. Pastikan juga merapikan mainan atau barang-barang lain supaya tidak berserakan dan mengganggu gerak anak. Kamar yang nyaman dan bersih merupakan bagian penting dari rumah supaya penghuninya sehat dan terbebas dari penyakit.

Artikel Terkait:

Desain Kamar Tidur yang Nyaman dan Sehat

Bakteri yang Bisa Tumbuh di Tempat Tidur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *