Ini yang Terjadi Jika Buang Sampah Sembarang

Sampah merupakan jenis limbah yang bisa berasal dari sisa makanan, produk rumah tangga, produksi pabrik, dan sebagainya. Sampah yang tidak dibuang dengan tepat bisa menyebabkan lingkungan menjadi kurang bersih. Lingkungan yang kurang bersih tersebut bisa menjadi tempat bersarangnya kuman, bakteri, atau virus yang bisa mengganggu kesehatan dan kualitas lingkungan itu sendiri. Maka dari itu, banyak sekali ditemukan imbauan untuk buang sampah pada tempat sampah dan melarang buang sampah sembarangan, misalnya pada jalan raya, got, ruang publik, kendaraan umum, toilet, sungai, pantai, gunung, bahkan laut. Sampah yang dibuang sembarangan tersebut bisa menyebabkan lingkungan menjadi tidak bersih sehingga mudah ditumbuhi oleh bakteri, kuman, virus, atau parasit lain yang bisa menyebabkan penyakit.

Penyakit memang bisa bersumber dari sampah, baik melalui kontak langsung maupun kontak tidak langsung. Sampah yang dibuang sembarangan bisa dengan mudah bersentuhan dengan tangan, kaki, atau bagian tubuh lain sehingga menyebabkan bakteri, virus, kuman, atau parasit lain yang ada pada sampah berpindah ke tubuh manusia. Selain itu, sumber penyakit tersebut juga bisa berpindah ke tubuh manusia walaupun tidak melakukan kontak langsung, melainkan melalui perantara. Sampah yang dibuang sembarang dan menjadi berantakan menjadi rumah yang nyaman bagi tumbuhnya bakteri, kuman, virus, atau parasit lain. Sampah yang berserakan tersebut bisa saja dihinggapi lalat dan jika lalat tersebut menempel pada tubuh atau makanan yang Anda konsumsi, maka otomatis parasit penyebab penyakit tersebut juga bisa berpindah ke tubuh Anda.

Sampah yang dibuang sembarangan dan mengalami penumpukan memang bisa menjadi sarang tumbuhnya parasite penyebab penyakit. Selain itu, penyakit yang ditimbulkan akibat infeksi parasit dari sampah sebagian besar adalah penyakit menular. Maka dari itu, buanglah sampah pada tempat sampah yang sudah disedikan supaya sampah tidak berserakan. Sampah yang berserakan secara langsung dan tidak langsung bisa menyebabkan munculnya gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan tersebut bisa terjadi karena perpindahan kuman, bakteri, virus, atau parasit lain dari sampah ke tubuh manusia. Berikut ini diuraikan beberapa penyakit yang bisa muncul akibat infeksi parasit dari sampah yang menumpuk dan berserakan.

Diare

Penyakit yang sering diderita oleh banyak orang yang bisa disebabkan oleh infeksi parasit dari sampah adalah diare. Diare merupakan gangguan kesehatan pada organ pencernan yang ditandai dengan frekuensi buang air besar yang terlalu sering dengan kondisi feses yang cair. Diare bisa menyebabkan seseorang mengeluarkan banyak cairan, baik melalui feses maupun keringat, sehingga berpotensi menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi. Diare disebabkan oleh adanya bakteri jahat dari sampah yang masuk ke usus sehingga bisa mengganggu kerja usus dalam mencerna dan mengeluarkan sisa makanan yang sudah dicerna.

Cacingan

Cacingan juga merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh infeksi parasit yang salah satunya berasal dari sampah yang menumpuk dan berserakan. Parasite yang menyebabkan cacingan adalah cacing tambang atau cacing gelang yang masuk ke dalam saluran pencernaan. Cacing tambang bisa menginfeksi tubuh sehingga menyebabkan seseorang mengalami kekurangan zat besi sehingga berpotensi menimbulkan anemia. Selain itu, cacing tambang yang masuk ke dalam usus juga bisa menyerap protein yang ada dalam usus sehingga penyerapan protein menjadi berkurang. Sementara itu, infeksi cacing bisa menyebabkan terhambatnya proses pertumbuhan dan menurunkan konsentrasi pada anak-anak. Cacing-cacing tersebut bisa menginfeksi tubuh karena disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya lingkungan yang tidak bersih akibat sampah yang berserakan.

Tetanus

Tetanus juga termasuk jenis penyakit yang bisa disebabkan oleh infeksi bakteri tetanus yang bisa berasal dari sampah yang berserakan. Bakteri tetanus tersebut jika masuk ke dalam luka pada tubuh bisa menghasilkan racun yang menyebabkan otot mengalami kontraksi. Tetanus tidak boleh diabaikan dan harus segera dibawa ke dokter supaya bisa diobati dengan tepat.

Tifus

Tifus atau demam tiroid bisa juga disebabkan oleh infeksi bakteri yang berasal dari sampah yang menumpuk dan berserakan. Tifus disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella yang masuk ke dalam saluran pencernaan. Bakteri tersebut bisa menyebabkan tifus yang ditandai dengan gejala demam, mutah, diare, atau kram perut.

Hepatitis

Dampak dari sampah yang menumpuk dan berserakan adalah bisa meningkatkan risiko tubuh terkena hepatitis, khususnya hepatitis A. Virus hepatitis A tersebut bisa berasal dari lingkungan yang tidak bersih, misalnya lingkungan yang sampahnya berserakan. Virus tersebut bisa mengontaminasi makanan, minuman, atau air sehingga bisa masuk dan menginfeksi tubuh.

Selain beberapa penyakit tersebut, sampah yang menumpuk dan berserakan juga berpotensi memunculkan penyakit lain, seperti malaria, demam berdarah, gastroenteritis, disentri, TBC, dan sebagainya. Selain itu, sampah yang berserakan tersebut juga bisa menimbulkan bau yang kurang sedap sehingga lingkungan menjadi kurang nyaman ditinggali. Maka dari itu, buanglah sampah pada tempat sampah yang disediakan supaya sampah tidak berserakan serta tidak menjadi tempat tumbuhnya bakteri, kuman, virus, atau parasit penyebab penyakit.

Artikel terkait:

Bahaya Sampah Plastik

Jenis Sampah yang Bisa Didaur Ulang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *