Ini Dampaknya Jika AC Mobil Dibiarkan Kotor

Mobil merupakan jenis kendaraan roda empat yang dimiliki oleh banyak orang Indonesia. Jumlah mobil setiap tahunnya juga turut meningkat karena semakin meningkat pula minat masyarakat terhadap mobil. Mobil dinilai sebagai kendaraan pribadi yang nyaman karena bisa melindungi tubuh dari teriknya sinar matahari, paparan polusi, dan kotoran selama digunakan untuk berkendara. Selain itu, mobil juga bisa menampung kira-kira sebanyak 6-8 orang sehingga dinilai efektif untuk membawa anggota keluarga saat bepergian jauh. Mobil juga dianggap nyaman digunakan untuk berkendara karena memiliki ruang luas dan fitur khusus yang bisa membuat berkendara menjadi nyaman dan aman. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang memilih menggunakan mobil sebagai sarana kendaraan dianggap bisa mendukung mobilitas berjalan nyaman dan aman.

Gambar ini bersumber dari https://pixabay.com

Mobil yang berkembang saat ini dilengkapi dengan vitur yang bervariasi dengan tujuan untuk membuat pengendara dan penumpang lain merasa nyaman saat dalam perjalanan. Fitur tambahan yang saat ini wajib ada dalam mobil salah satunya adalah AC. Keberadaan AC dalam mobil bisa membuat suhu dalam mobil menjadi lebih sejuk sehingga penumpang mobil tidak merasa kegerahan. Selain itu, AC juga berfungsi untuk melancarkan sirkulasi udara dalam mobil sehingga udara bisa berjalan lancar dalam ruang tertutup yang tidak begitu luas. Mobil yang dilengkapi AC tersebut laris-manis di pasaran Indonesia karena Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki suhu dan cuaca yang cukup panas. Oleh karena itu, AC dalam mobil sering dinyalakan selama perjalanan supaya suhu dalam mobil menjadi sejuk sehingga perjalanan menjadi nyaman.

AC dalam mobil juga memiliki peran atau pengaruh pada kualitas udara yang bersikulasi dalam mobil. Kebersihan udara dalam mobil harus dijaga dengan baik karena mobil merupakan ruang tertutup yang tidak terlalu luas sehingga jika udara dalam mobil tercemar, maka kemungkinan penularan penyakit menjadi lebih tinggi. Udara dalam mobil yang terkontaminasi patogen bisa menghambat masuknya oksigen ke dalam organ pernapasan yang bisa membuat pernapasan menjadi tidak stabil. Maka dari itu, kebersihan AC dalam mobil harus dijaga dengan intens karena AC yang dibiarkan kotor bisa membuat kualitas udara dalam mobil menjadi memburuk.

Saat berada dalam mobil, orang tidak hanya berkendara, melainkan juga diselingi dengan makan atau minum, bahkan beberapa orang juga memiliki kebiasaan merokok saat berkendara dalam mobil. Makanan yang dikonsumsi dalam mobil tersebut berpotensi menghasilkan remahan atau serpihan yang bisa saja jatuh ke bagian-bagian dalam mobil. Serpihan makanan yang tidak segera dibersihkan tersebut bisa saja mengontaminasi udara dalam mobil karena serpihan makanan yang sangat kecil tersebut bisa saka masuk ke dalam AC. Serpihan makanan, polusi udara, debu, dan berbagai polutan lain tersebut bisa masuk ke dalam filter AC sehingga menyebabkan filter AC menjadi mudah kotor. Filter AC yang dibiarkan kotor terlalu lama bisa ditumbuhi jamur atau bakteri serta bisa saja mengontaminasi udara yang bersirkulasi dalam mobil sehingga dikhawatirkan bisa mengontaminasi pengendara dan penumpang lain yang berada dalam mobil.

Filter AC mobil yang dibiarkan kotor bisa menyebabkan AC berjalan kurang maksimal sehingga udara dalam mobil tidak sejuk. Selain itu, dampak yang lebih besar dari filter AC yang kotor adalah bisa menjadi sarang tumbuhnya jamur atau bakteri. Jamur atau bakteri tersebut bisa saja berpindah ke ruangan mobil ketika AC dinyalakan sehingga berpotensi terhirup oleh saluran pernapasan. Jika filter tersebut dibiarkan kotor terlalu lama, maka jumlah bakteri atau jamur yang kemungkinan terhirup ke dalam saluran pencernaan juga semakin banyak sehingga bisa menumpukan dalam tubuh. Penumpukan jamur atau bakteri tersebut bisa menyebabkan munculnya gangguan pernapasan, seperti batuk, pilek, sesak napas, bahkan kanker. Maka dari itu, sangat penting sekali menjaga kebersihan filter AC dalam mobil.

Membersihkan filter AC dalam mobil bisa dilakukan minimal sebanyak satu atau dua kali dalam satu bulan. Filter AC bisa dibersihkan dengan cara menyemprotkan angin bertekanan tinggi ke dalam filter supaya kotoran yang menempel bisa keluar. Selain itu, Anda juga bisa mencopt filter lalu menyikat atu mencuci filter tersebut supaya bisa bersih dengan maksimal. Jangan lupa untuk membersihkan seluruh bagian mobil supaya tidak terdapat kotoran yang bisa saja tersedot masuk ke dalam filter. Filter yang bersih bisa menyaring udara dari debu atau kotoran dengan maksimal sehingga sirkulasi udara dalam mobil berjalan lancar dan terbebas dari jamur atau bakteri serta bisa membuat udara dalam mobil tidak berbau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *