Diet Dukan: Pahami Cara dan Manfaatnya

Diet memang lebih banyak dilakukan untuk menurunkan berat badan berlebih dan membuat tubuh tampak ideal. Beragam metode diet pun diciptakan dan satu persatu mulai menyebar ke hampir seluruh masyarakat. Salah satu diet yang cukup terkenal dan dinilai ampuh menurunkan berat badan adalah diet dukan. Diet dukan dicetuskan oleh seorang ahli gizi asal perancis bernama Pierre Dukan. Diet dukan menjadi semakin populer setelah dilakukan oleh pesohor-pesohor dunia, di antaranya Jennfier Lopez, Gisele Bundchen, hingga Kate Middleton. Diet dukan diklaim bisa menurunkan berat badan hingga 15 kg dalam beberapa minggu, dengan mengonsumsi makanan sebanyak yang diinginkan. Jika beberapa jenis diet membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi, diet dukan ini hampir membebaskan peserta diet mengonsumsi makanan yang mereka mau. Lalu bagaimana cara diet dukan dilakukan?

Cara Melakukan Diet Dukan

Diet dukan dilakukan dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi protein daripada karbohidrat. Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama diet adalah makanan yang mengandung protein nabati dan hewani, di antaranya daging merah rendah lemak, telur, dada ayam, kerang, dan sebagainya. Selain makanan berprotein, diet dukan juga menganjurkan peserta diet mengonsumsi makanan tinggi serat untuk melancarkan pencernaan, seperti roti gandum, oatmeal, buah, dan sayur. Peserta diet juga disarankan untuk membatasi penggunaan garam karena garam berpotensi membuat berat badan meningkat. Jumlah dan frekuensi makanan yang dikonsumsi saat diet pun tidak sembarangan, melainkan harus mengikuti pola tertentu.

Makanan berprotein yang dianjurkan dikonsumsi saat diet adalah makanan yang mengandung protein hewani sebanyak 35% dari total kebutuhan energi harian. Protein hewani tersebut bertujuan untuk menekan asupan karbohidrat dan lemak sehingga bisa membuat berat badan turun lebih cepat. Makanan yang dikonsumsi pada diet dukan diatur pada 4 fase yang sudah ditentukan sebagai berikut.

Fase 1

Fase pertama diet dukan atau yang juga dikenal sebagai fase attack dilakukan selama 10 hari. Pada 10 hari tersebut peserta diet dianjurkan mengonsumsi makanan tinggi protein dan bebas lemak, di antaranya ikan, daging merah tanpa lemas, dada ayam, telur, tempe, tahu, dan beberapa jenis makanan lain yang berlabel tanpa kalori. Pada fase ini peserta diet juga diharuskan mencukupi kebutuhan cairan tubuh melalui konsumsi air putih yang cukup.

Fase 2

Fase kedua diet dukan juga disebut sebagai fase cruise. Pada fase ini penurunan berat badan sudah mulai terlihat sehingga peserta diet juga harus fokus mempertahankan penuruan berat badan tersebut. Makanan yang dikonsumsi pada fase kedua hampir sama dengan fase pertama, tetapi diiringi dengan konsumsi sayuran tanpa karbohidrat, seperti sayuran hijau, paprika, jamur, dan lain-lain. Sayuran tersebut dapat diolah menjadi salad atau menu makanan lain yang bervariasi supaya tubuh tidak bosan.

Fase 3

Fase ketiga atau yang juga disebut sebagai fase consolidation merupakan fase mempertahankan berat badan sambil berusaha menurunkannya sampai ke titik ideal. Pada fase ini tubuh mulai diperkenalkan kembali dengan karbohidrat secara bertahap. Makanan yang dikonsumsi pada fase tiga sama dengan yang dikonsumsi pada fase sebelumnya, tetapi juga ditambah dengan dua sendok makan oat, 1 porsi keju, satu porsi buah, dan roti dari whole grain.

Fase 4

Fase keempat juga disebut sebagai fase permanent stabilization merupakan fase mempertahankan berat badan ideal. Pada fase ini peserta diet diberikan kebebasan lebih daripada fase sebelumnya. Makanan yang dikonsumsi pada fase empat bebas tetapi diselingi dengan 3 sendok makan oat. Dalam seminggu, hari pertama sampai ke enam peserta diet boleh mengonsumsi makanan apapun, asalkan tidak melebihi batas jumlah kalori harian, sementara pada hari ketujuh kembali dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein rendah karbohidrat.

Diet dukan selain bisa membuat berat badan turun dengan cepat, juga bisa membantu membakar lemak lebih banyak. Hal tersebut dikarena konsumsi karbohidrat yang rendah membuat tubuh lebih cepat mengalami proses ketosis sehingga lemak di tubuh akan dibakar untuk menyuplai kebutuhan energi.

Diet dukan sebenarnya masih mengalami pro dan kontra di kalangan medis karena dikhawatirkan bisa membuat tubuh kekurangan gizi. Keamanan diet dukan juga masih dalam proses penelitian sehingga sebaiknya diet dukan tidak dilakukan dalam jangka panjang. Wanita hamil, menyusui, atau orang dengan riwayat penyakit tertentu juga sebaiknya tidak melakukan diet dukan. Oleh karena itu, bagi Anda yang mengalami obesitas atau mempunyai berat tubuh berlebih, sebaiknya konsultasi ke dokter atau ahli gizi terlebih dahulu sebelum memilih jenis diet yang akan dilakukan. Diet saja tidak cukup untuk membuat berat tubuh ideal dan sehat, melainkan juga harus diiringi dengan olahraga teratur, istirahat cukup, dan pola hidup sehat yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *