Waspada: Ini Bakteri yang Hidup di Lingkungan Rumah

Gambar ini bersumber dari https://pixabay.com

Bakteri merupakan organisme mikroskopik yang tidak memiliki membran sel dan bersifat parasite. Bakteri bisa hidup di mana saja, misalnya di air, tanah, udara, bahkan bisa hidup di dalam tubuh manusia. Beberapa orang awam menganggap bahwa bakteri adalah sumber penyakit yang bisa menyerang manusia. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Berdasarkan sifatnya, bakteri sebenarnya terdiri atas dua jenis, yakni bakteri baik dan bakteri jahat. Bakteri baik bisa dimanfaat untuk berbagai keperluan, seperti untuk keperluan pangan, pengobatan, dan industri. Sementara itu, bakteri jahat berperan sebagai patogen yang bisa menyerang manusia dan menyebabkan infeksi sehingga bisa mengganggu kualitas seseorang yang terinfeksi bakteri jahat tersebut.

Keberadaan bakteri jahat memang sebaiknya perlu diwaspadai karena bisa merugikan manusia. Bakteri jahat juga bisa tumbuh di mana saja, khususnya di tempat yang lembab atau tempat yang kotor, termasuk tempat tinggal sehari-hari, yakni rumah. Bakteri yang hidup di rumah bisa saja mengontaminasi makanan atau kulit manusia sehingga bisa masuk ke dalam tubuh dan menggerogoti kesehatan. Bakteri bisa dengan mudah tumbuh di bagian-bagian dalam rumah Anda jika tidak dibersihkan secara rutin, misalnya di kamar mandi, dapur, kamar tidur, bahkan bakteri juga bisa tumbuh dalam kulkas dan AC. Keberadaan bakteri tersebut tidak boleh dianggap remeh karena berpotensi mengakibatkan infeksi pada penghuni. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki pengetahuan terkait jenis-jenis bakteri yang hidup di rumah supaya bisa dilakukan langkah tepat untuk membasmi bakteri dari tempat tinggal Anda. Berikut ini diuraikan beberapa jenis bakteri jahat yang tumbuh di lingkungan rumah yang perlu diwaspadai.

Bakteri E. Coli

Bakteri E. coli termasuk jenis bakteri yang mudah tumbuh dan berkembang dalam rumah, khususnya lingkungan yang lembab dan kotor, misalnya kamar mandi. Bakteri E. coli bisa tumbuh dengan leluasa di dalam kamar mandi, khususnya pada toilet dan lantai kamar mandi. Maka dari itu, bersihkan kamar mandi dengan rutin untuk meminimalisir pertumbuhan bakteri E. coli. Bakteri E. coli sebenarnya adalah jenis bakteri baik yang tumbuh dalam saluran pencernaan manusia. Akan tetapi, jika bakteri E. coli yang tumbuh dalam tubuh jumlahnya terlalu banyak, maka bakteri tersebut bisa berubah menjadi bakteri yang berbahaya bagi tubuh. Bakteri E. coli yang terlalu banyak tersebut bisa menginfeksi tubuh yang menyebabkan munculnya gangguan kesehatan, seperti diare, demam, kram perut, bahkan bisa menyebabkan penyakit kolera yang berbahaya bagi tubuh.

Bakteri Legionnella

Selain E.coli, jenis bakteri berbahaya yang juga bisa tumbuh di dalam rumah adalah bakteri Legionnella. Bakteri Legionnella bisa tumbuh di lingkungan yang mengandung air dan lembab, misalnya AC di dalam rumah Anda. Bakteri Legionnella yang berada dalam AC bisa disebarkan ke berbagai ruangan dalam rumah dan bisa saja mengontaminasi makanan yang dibiarkan terbuka. Makanan yang terkontaminasi bakteri Legionnella tersebut jika dikonsumsi bisa menyebabkan bakteri Legionnella masuk dan menginfeksi tubuh. Bakteri Legionnella yang menginfeksi tubuh bisa menyebabkan penyakit pneumonia dan beberapa jenis penyakit lain yang merugikan tubuh.

Bakteri Listeria

Bakteri Listeria juga termasuk jenis bakteri yang bisa tumbuh di dalam rumah Anda, khususnya di dalam kulkas. Kulkas yang sebenarnya berfungsi untuk menjaga makanan agar tetap segar ternyata juga bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri Listeria. Bakteri Listeria bisa mengontaminasi makanan yang disimpan dalam kulkas dan jika makanan tersebut dikonsumsi, maka bakteri Listeria bisa masuk ke dalam tubuh. Bakteri Listeria yang masuk dan menginfeksi tubuh bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan berupa penyakit listeriosis. Maka dari itu, bersihkan kulkas dengan rutin dengan mengelap bagian interiornya dan jangan lupa untuk mencuci makanan yang dikeluarkan dari kulkas sebelum dikonsumsi.

Bakteri Streptococcus

Bakteri Streptococcus termasuk jenis bakteri yang bisa tumbuh di lingkungan rumah Anda, yakni di dalam kamar mandi. Bakteri Streptococcus memang bisa tumbuh dan berkembang biak dalam waktu cepat pada lingkungan yang lembab dan kotor, misalnya kloset toilet dan sebagainya. Bakteri Streptococcus bisa berpindah ke kulit dan bisa menginfeksi tubuh sehingga menimbulkan gangguan kesehatan. Bakteri Streptococcus yang menginfeksi dan menumpuk dalam tubuh bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, di antaranya demam, gangguan tenggorakan, gangguan pernapasan, bahkan gangguan ginjal. Maka dari itu, jangan lupa untuk mencuci tangan sampai bersih setelah menggunakan toilet supaya bakteri Streptococcus tidak turut masuk ke dalam tubuh.

Bakteri Nontuberculous Mycrobacteria (NTM)

Pernahkah Anda menyadari bahwa shower yang digunakan untuk mandi mengandung bakteri. Beberapa orang menggunakan shower saat mandi dengan tujuan untuk membersihkan tubuh lebih ekstra sehingga kotoran yang menempel bisa hilang sehingga tubuh bersih maksimal. Akan tetapi, tahukah And ajika shower yang sudah digunakan dalam jangka waktu lama ternyata bisa ditumbuhi bakteri? Ya, shower yang digunakan terlalu lama dan kotor bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri, yakni bakteri Nontuberculous mycrobacteria (NTM). Bakteri Nontuberculous mycrobacteria bisa berpindah pada kulit saat kulit bersentuhan dengan shower dan berpotensi masuk serta menginfeksi tubuh. Bakteri Nontuberculous mycrobacteria yang menginfeksti tubuh bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang cukup serius, yakni infeksi paru-paru, terlebih pada orang yang memiliki sistem imun yang rendah. Maka dari itu, ganti shower yang Anda gunakan untuk mandi secara teratur supaya tidak menjadi sarang tumbuhnya bakteri Nontuberculous mycrobacteria.

Itulah beberapa jenis bakteri yang hidup di rumah yang perlu Anda waspadai. Bersihkan bagian-bagian dalam rumah dengan teratur supaya rumah menjadi bersih, nyaman ditinggali, dan terbebas dari pertumbuhan bakteri.

Baca juga:

Jamur yang Bisa Tumbuh di Dinding Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *