Pengaruh Stres pada Kondisi Kulit

Di zaman modern seperti sekarang kini, stres semakin sulit dihindari. Berbagai problematika hidup, keadaan ekonomi, kondisi keluarga yang kurang harmonis, pertengkaran, beban pekerjaan, dan tugas akademik merupakan penyebab stres yang sering dialami. Penyebab stres yang dekat dengan lingkungan dan keseharian tersebutlah yang membuat seseorang dengan kondisi tertentu rentan mengalami stres. Saat ini, penyebab stres tidak hanya berasal dari dunia nyata, melainkan juga bisa berasal dari dunia maya, khususnya di media sosial. Penyebab stres yang marak bermunculan di media sosial, misalnya cyber bullying, sarkasme, atau body shaming. Stres bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja bergantung pada seberapa kuat penyebab stres yang menerpanya. Seseorang yang mengalami stres umumnya akan mengalami gangguan emosional serta menurunkan produktivitas. Selain itu, stres juga bisa berpengaruh pada kondisi fisik seseorang, salah satunya adalah kondisi kulit.

Kulit merupakan bagian terluar tubuh yang berfungsi melindungi organ tubuh yang berada di bawahnya, seperti otot, tulang, pembuluh darah, sendi, dan berbagai organ serta jaringan lain. Kulit yang mengalami gangguan juga bisa menyebabkan kesan kurang menarik pada penampilan sehingga membuat kepercayaan diri menjadi berkurang. Kulit memang bisa mengalami berbagai gangguan yang disebabkan oleh berbagai faktor yang cukup kompleks, di antaranya adalah stres. Seseorang yang mengalami stres memang biasanye terlihat lemas, lesu, kurang bersemangat, mengalami gangguan makan, gangguan tidur, dan beberapa reaksi lain yang bisa pengaruh pada kondisi kulit. Pada saat stres, tubuh memang akan mengeluarkan reaksi psikis maupun fisik yang bisa menyebabkan gangguan pada kulit. Berikut ini diuraikan beberapa pengaruh stres pada kondisi kulit yang sering dialami.

Tumbuh Jerawat

Pada saat stres, tubuh akan memproduksi hormone stres, berupa hormone kortisol, secara terus-menerus selama stres tersebut terjadi. Produksi hormone kortisol yang berlebihan tersebut bisa membuat kadar minyak alami kulit juga turut meningkat melewati batas normal. Kondisi tersebut bisa membuat kulit menjadi mudah kotor karena rawan ditempeli debu atau kotoran lain sehingga pori-pori kulit menjadi tersumbat. Pori-pori kulit yang tersumbat minyak dan kotoran tersebut akan menyebabkan munculnya jerawat pada wajah.

Kulit Kusam

Pada saat mengalami stres, seseorang menjadi kesulitan tidur atau sering terbangun di tengah malam yang menyebabkan kuantitas dan kualitas tidur menjadi berkurang. Padahal, tidur berfungsi sebagai sarana bagi kulit untuk melakukan regenerasi sel. Jika kualitas dan kuantitas tidur terganggu, maka regenerasi sel kulit pun menjadi terganggu. Akibatnya, sel kulit mati akan menumpuk sehingga membuat permukaan kulit menjadi kusam. Selain itu, tidur yang tidak cukup juga bisa menyebabkan munculnya lingkaran hitam di bawah mata sehingga visual kulit pun menjadi kurang menarik. Kondisi kulit yang kusam dan munculnya lingkaran hitam tersebut biasanya berlangsung seiring dengan berlangsungnya stres itu sendiri.

Muncul Garis Halus

Stres juga bisa mempercepat munculnya garis-garis halus di kulit yang menjadi tanda munculnya penuaan dini. Pada saat stres, sistem kekebalan tubuh menjadi lebih fokus menangani produksi hormone stres yang berlebihan daripada melindungi diri dari tekanan dan lingkungan sekitar. Kondisi tersebut bisa mempercepat munculnya garis-garis halus pada wajah akibat pancaran sinar matahari, asap, polusi, dan kotoran lain yang terkena kulit. Sistem kekebalan tubuh pada kulit yang lebih fokus pada pengendalian hormone stres membuat kulit tidak mampu menangkal pancaran sinar matahari, asap, atau polusi sehingga muncullah garis halus di kulit. Kondisi tersebut akan semakin bertambah parah seiring dengan bertambahnya intensitas stres.

Kulit Membengkak

Stres juga bisa menyebabkan gangguan kulit yang cukup serius, yakni pembengkakan kulit. Stres yang dapat membuat kulit menjadi bengkak adalah stres kronis. Pada saat mengalami stres kronis, tubuh akan kekurangan oksigen dan nutrisi lain yang dibutuhkan kulit. Kondisi tersebut bisa menyebabkan kulit membengkak karena aliran darah mengandung aksigen dan nutrisi menuju kulit menjadi berkurang.

Iritasi Kulit

Perubahan perilaku pada saat stres juga bisa menyebabkan iritasi kulit. Beberapa orang dengan kondisi tertentu, akan mengalami rasa gugup dan cemas yang berlebihan pada saat stres. Rasa gugup dan cemas tersebut biasanya akan membuat seseorang menggaruk-garukkan kuku ke permukaan kulit. Perilaku tersebut akan menyebabkan bakteri yang ada di kuku menempel ke kulit. Selain itu, jika kuku tangan cukup tajam, maka bisa membuat kulit terluka sehingga bakteri bisa masuk ke kulit dan menyebabkan kulit mengalami iritasi.

Itulah beberapa pengaruh stres pada kondisi kulit yang cukup sering dialami. Kondisi kulit yang terganggu bisa menyebabkan penampilan kurang menarik serta bisa menyebabkan munculnya gangguan kulit lain yang mungkin lebih serius. Selain itu, daya tahan tubuh juga menjadi menurun saat stres sehingga tubuh bisa kekurangan kekuatan untuk menangani parasite yang menyerang. Maka dari itu, tidak heran jika seseorang menjadi mudah sakit saat stres. Dengan begitu, stres jangan dianggap remeh serta sebaiknya dikelola dan ditangani dengan bijak supaya tidak menyebabkan gangguan tubuh yang lebih parah.

Beragam Sayuran untuk Menyehatkan Mata

Sayuran merupakan bagian tumbuhan yang aman dan bisa dikomsumsi oleh makhluk hidup, termasuk manusia. Sayuran mengandung berbagai nutrisi alami yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh sehingga disarankan untuk dimasukkan ke dalam menu makan harian. Nutrisi yang diperlukan tubuh yang terkandung dalam sayuran, di antaranya serat, mineral, vitamin, zat antioksidan, protein, karbohidrat, dan berbagai zat lain yang baik untuk kesehatan tubuh. Berbeda dengan buah yang memiliki rasa manis, sayuran umumnya memiliki rasa yang agak pahit dan hambar jika dikonsumsi mentah. Akan tetapi, ada beberapa jenis sayuran yang sulit dihilangkan rasa pahitnya meskipun sudah dimasak, di antaranya pare dan daun pepaya sehingga memerlukan teknik khusus dalam proses pengolahan. Sayuran bisa diolah menjadi aneka makanan, misalnya sop, tumis, sayuran bening, salad, isian sandwich, dan ada beberapa sayuran yang cukup sering disantap sebagai lalapan, seperti kemangi, kubis, dan selada.

Beragam nutrisi yang terkandung dalam sayuran bisa membantu menyehatkan organ tubuh sehingga bisa bekerja dengan maksimal. Salah organ tubuh yang bisa mendapatkan manfaat baik dari sayuran adalah mata. Mata merupakan salah satu pancaindera yang berfungsi sebagai alat penghilatan. Mata juga sering disebut sebagai jendela dunia karena dengan mata manusia bisa melihat dan menikmati keindahan alam. Maka dari itu, kesehatan mata harus senantiasa terjaga supaya penglihatan tetap jernih. Walaupun begitu, mata bisa saja mengalami gangguan yang bisa menghambat penglihatan sehingga aktivitas juga turut terganggu. Gangguan mata yang bisa dialami oleh kebanyakan orang pun beragam, di antaranya rabun jauh, rabun dekat, silinder, rabun senja, iritasi mata, bahkan katarak yang bisa berujung pada kebutaan. Maka dari itu, sangat penting menjaga mata agar senantiasa sehat dan terhindar dari berbagai gangguan.

Kesehatan mata dapat dijaga dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengonsumsi sayuran yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan mata. Nutrisi penting yang dibutuhkan mata, di antaranya adalah vitamin A yang bisa membuat penglihatan menjadi jernih. Selain vitamin A, masih ada beberapa nutrisi penting lain yang terkandung dalam sayuran yang baik untuk kesehatan mata. Berikut ini disajikan beberapa sayuran yang direkomendasikan untuk dikonsumsi supaya mata sehat dan terhindar dari gangguan.

Wortel

Wortel merupakan salah satu jenis sayuran yang berasal dari golongan umbi-umbian. Wortel memang dikenal sebagai sayuran yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata sekaligus mengobati gangguan kesehatan yang dialami mata. Wortel mengandung vitamin A dan betakaroten yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin A dan betakaroten akan dikonversi oleh retina menjadi protein penting untuk menangkap cahaya sehingga mata bisa melihat dengan jelas. Selain itu, kandungan nutrisi tersebut juga berperan sebagai antioksidan yang bisa menjaga mata dari serangan radikal bebas. Wortel bisa dikonsumsi dalam bentuk jus atau bisa juga diolah menjadi pelengkap sayuran, seperti sop atau tumis.

Bayam

Selain wortel, bayam juga mengandung nutrisi yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata. Bayam segar mengandung zat antioksidan berupa lutein dan zeaxathin yang berperan menjaga macula mata dari gangguan degenerasi akibat bertambahnya usia. Selain itu, zat antioksidan tersebut juga bermanfaat mencegah terjadinya katarak yang bisa menyerang orang lanjut usia. Maka dari itu, bayam sebaiknya dikonsumsi secara teratur sejak dini supaya bisa menjaga kesehatan mata hingga usia lanjut. Bayam bisa dimasak menjadi berbagai olahan yang lezat, seperti tumis, sayur bening, atau direbus dan dikonsumsi bersamaan dengan daging ayam atau daging merah.

Brokoli

Sayuran hijau yang juga memiliki nutrisi bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata adalah brokoli. Sama seperti bayam, brokoli juga mengandung lutein dan zaexathin yang berperan sebagai antioksidan untuk mengatasi denegerasi makula mata seiring dengan bertambahnya usia. Zat antioksidan tersebut juga bisa melindungi mata dari pancaran sinar UV yang bisa menyebabkan mata iritasi bahkan bisa menyebabkan kerusakan mata. Maka dari itu, brokoli dianjurkan untuk dijadikan menu makanan wajib karena bisa membantu menjaga kesehatan mata dan kesehatan organ tubuh yang lain.

Kacang-Kacangan

Sayuran dari jenis kacang-kacangan juga memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan mata. Jenis kacang-kacangan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi demi menjaga kesehatan mata, di antaranya almon, hazelnut, kacang polong, dan selai kacang. Kacang-kacangan tersebut mengandung vitamin E yang cukup tinggi serta bisa memenuhi setengah dari kebutuhan vitamin E harian pada orang dewasa. Vitamin E yang terkandung dalam kaacang-kacangan tersebut bermanfaat untuk memperlambat degenerasi makula terkait usia atau Age-related Macular Degeneration (AMD) supaya tidak bertambah parah. Selain itu, vitamin E pada kacang-kacangan juga bermanfaat untuk mencegah katarak yang bisa berakibat pada kebutaan.

Labu

Labu juga cocok dikonsumsi untuk membantu menjaga kesehatan mata. Hampir sama dengan wortel, labu juga mengandung vitamin A yang cukup tinggi yang bermanfaat untuk menjaga kejernihan pandangan. Dalam 100 gr labu terkandung sekitar 8.513 IU vitamin A yang cukup untuk menutrisi mata supaya tetap sehat dan menghasilkan pandangan yang jernih.

Berbagai jenis sayuran tersebut bisa dikonsumsi secara bergantian setiap hari untuk mendukung kesehatan mata. Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi bahan makanan lain yang lebih bervariasi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Selamat mencoba.

Buah Kalengan: Apakah Baik untuk Dikonsumsi?

Buah memang salah satu bahan makanan alami yang memiliki manfaat baik untuk tubuh, jika dikonsumsi dengan cara dan jumlah yang tepat. Buah mengandung nutrisi penting yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, yakni vitamin. Selain mengandung vitamin, buah juga mengandung nutrisi yang cukup kompleks, seperti mineral, serat, asam folat, protein, lemak tidak jenuh, zat antioksidan, dan lain-lain. Nutrisi tersebut bisa dirasakan manfaatnya jika dikonsumsi dengan teratur dan cukup. Nutrisi buah tidak hanya berada dalam daging buah, tetapi juga bisa berada pada kulit dan biji buah. Maka dari itu, ada beberapa jenis buah yang kulit dan bijinya aman dikonsumsi. Buah yang sudah matang bisa dikonsumsi dengan cara dimakan dalam keadaan segar atau bisa juga diolah menjadi beberapa jenis makanan atau bahan pencampur makanan. Bisa diolah menjadi jus, smoothie, salad, isian sandwich, selai, topping kue, dan bisa dikemas dalam bentuk buah kalengan.

Buah kalengan merupakan produk olahan buah yang diproses dengan teknik tertentu lalu dikemas dalam kaleng rapat. Buah kalengan ini cukup diminati oleh masyarakat luas karena praktis disajikan dan juga memiliki daya awet yang lebih tinggi. Buah kalengan bisa dilangsung dikonsumsi tanpa harus mengupas dan memotong sehingga sering dijadikan camilan oleh beberapa orang yang memiliki kesibukan tinggi. Walaupun praktis dan memiliki tingkat keawetan yang tinggi, buah kaleng ternyata memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang perlu diwaspadai. Kelebihan dan kekurangan buah kaleng dijelaskan sebagai berikut?

Kelebihan Buah Kalengan

Buah yang diolah dengan proses tertentu hingga menjadi buah kalengan siap makan memiliki kelebihan, yakni praktis dan lebih awet. Orang yang cenderung belum terbiasa atau kurang suka makan buah bisa mencoba melatih diri dengan mengonsumsi buah kalengan karena praktis dikonsumsi. Buah kalengan tidak perlu dicuci, dikupas, atau dipotong untuk bisa dikonsumsi karena proses tersebut sudah dikerjakan oleh tenaga produksi buah kalengan sehingga buah kalengan yang tiba di tangan konsumen bisa langsung dikonsumsi. Selain itu, buah kalengan juga bisa disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama karena tidak mudah busuk. Buah kaleng biasanya juga memiliki rasa yang manis sehingga pembeli sudah tidak perlu lagi mengkhawatirkan kalau-kalau buah yang dibeli rasanya masam atau kurang manis. Rasa manis tersebut bisa diperoleh dari rasa buah itu sendiri dan diolah dengan teknik dan bahan khusus dari produsen buah kalengan. Maka dari itu, tidak heran banyak orang yang memilih mengonsumsi buah kalengan karena praktis, awet, dan rasanya manis.

Kekurangan Buah Kalengan

Selain memiliki kelebihan, buah kalengan juga memiliki kekurangan yang perlu diwaspadai. Buah yang dikemas dalam bentuk kalengan melewati serangkaian proses pengolahan yang menyebabkan kualitas buah menjadi sedikit menurun. Buah merupakan produk alami yang mudah mengalami kerusakan jika diolah dengan cara yang tidak tepat. Pengolahan buah segar menjadi buah kalengan dilakukan dengan bahan dan teknologi tertentu yang menyebabkan beberapa nutrisi buah menjadi berkurang. Nutrisi dalam buah yang kemungkinan berkurang saat proses pengolahan tersebut adalah vitamin A,B, dan C karena vitamin tersebut mudah larut dalam air, proses pemanasan, dan proses stelisasi yang umum dilakukan untuk menghasilkan buah kalengan. Akan tetapi, ada beberapa nutrisi buah yang masih utuh setelah melewati serangkaian proses pengolahan tersebut, seperti serat yang terdiri atas pektin, selulosa, hemiselulosa, gum, dan pentosane karena tahan terhadap panas.

Selain kualitas buah yang mengalami penurunan, buah kalengan juga mengandung zat aditif yang membuat rasa buah menjadi manis dan tahan lama. Pada proses pengolahan buah kalengan, beberapa produsen buah menambahkan zat pemanis, seperti sirup atau gula supaya buah memiliki rasa yang manis dan awet lebih lama. Penambahan zat pemanis tersebut membuat kandungan kalori dan karbohidrat dalam buah kalengan menjadi lebih tinggi. Maka dari itu, setelah mengonsumsi buah kalengan dalam jumlah relatif banyak sebaiknya diimbangi dengan olahgara karena ada peningkatan kalori dalam tubuh. Selain itu, buah kalengan juga kurang direkomendasikan untuk orang dengan riwayat penyakit tertentu, seperti diabetes dan kadar kolesterol jahat yang tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya cermati dahulu komposisi yang digunakan sebagai campuran untuk mengolah buah kalengan supaya Anda bisa mengonsumsi buah kalengan yang aman dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Berdasarkan uraian tersebut, bisa dipahami bahwa buah kalengan aman dikonsumsi dengan catatan tertentu. Buah kaleng sebaiknya dikonsumsi tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sering karena mengandung kalori yang cukup tinggi. Selain itu, orang dengan riwayat penyakit tertentu, seperti diabetes, sebaiknya menahan diri untuk tidak mengonsumsi buah kalengan karena dikhawatirkan bisa meningkatkan kadar gula darah. Jangan lupa untuk memeriksa label pada buah kalengan supaya mengetahui takaran gizinya sehingga bisa ditentukan seberapa banyak buah kalengan yang bisa dikonsumsid dalam batas aman. Selain itu, jangan memilih atau membeli buah kalengan yang tampilannya penyok atau menggembung, bocor, serta label dan segel yang rusak. Pastikan juga bahwa buah kalengan yang Anda beli dan dikonsumsi belum lewat tanggal kadaluarsanya.

Cara Alami Atasi Rambut Kering dan Mengembang

Rambut merupakan bagian dari tubuh yang bisa memancarkan keindahan, terutama pada wanita. Rambut adalah mahkota wanita yang perlu dijaga dengan intensi karena berpengaruh besar pada penampilan. Selain menunjang penampilan, kondisi rambut juga bisa menjadi tanda kondisi kesehatan seseorang. Maka dari itu, perawatan rambut cukup penting dilakukan supaya penampilan menjadi menarik dan percaya diri. Rambut yang sehat biasanya ditandai dengan permukaan yang halus, tidak kering, tidak bercabang, tidak mudah patah dan rontok, tidakk gatal, tidak berketombe, dan lain-lain. Akan tetapi, beberapa orang kondisi tertentu memiliki rambut yang dianggap kurang sehat dan kurang menarik. Salah satu masalah rambut yang cukup sering dialami oleh kebanyakan orang adalah rambut kering dan mengembang.

Kondisi rambut yang kering biasanya disebabkan oleh rambut yang kekurangan pelembab alami dari tubuh. Rambut yang kering biasanya juga menimbulkan masalah rambut yang lain, salah satunya adalah rambut mengembang. Rambut kering dan mengembang tentu saja menimbulkan kesan tidak rapi dan membuat penampilan menjadi kurang menarik. Penampilan yang kurang menarik tersebut biasanya menimbulkan rasa percaya diri menjadi turun. Selain itu, rambut kering dan mengembang yang jika dibiarkan berlarut-larut bisa menimbulkan masalah yang lebih serius, misalnya rambut yang mudah patah dan rontok sehingga kuantitas rambut menjadi berkurang. Rambut kering yang tidak dirawat dengan baik juga bisa menyebabkan ujung rambut menjadi bercabang. Maka dari itu, jika kondisi rambut Anda kering dan mengembang sebaiknya segera diatasi supaya rambut bisa kembali berkilau, sehat, dan kuat.

Setiap orang umumnya memiliki cara perawatan rambut yang berbeda. Ada beberapa orang yang merawat rambut dengan pergi ke salon atau klinik kecantikan supaya rambut bisa sehat serta penampilan menjadi lebih menarik. Selain merawat rambut di salon, Anda juga merawat rambut dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. Bahan alami tersebut aman diaplikasikan untuk merawat rambut karena mengandung nutrisi alami serta minim efek samping. Maka dari itu, tidak ada salahnya memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar Anda untuk mengatasi masalah rambut yang kering dan mengembang. Berikut ini diuraikan beberapa bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah rambut kering dan mengembang.

Minyak Chamomile

Minyak chamomile bisa dimanfaatkan untuk mengatasi rambut kering dan mengembang karena bisa melembabkan rambut secara alami. Selain itu, minyak chamomile juga bisa membuat rambut menjadi tampak berkilau dan lembut. Rambut chamomile bisa dimanfaatkan sebagai masker rambut dengan cara dioleskan secara merata ke permukaan rambut dan kulit kepala. Kemudian, tutup kepala dengan topi handuk atau shower cup selama 30 menit. Setelah itu, bilas rambut hingga bersih menggunakan air bersih.

Minyak Kemiri

Masalah rambut kering dan mengembang bisa diatasi dengan manfaat dari minyak kemiri. Minyak kemiri bermanfaat untuk melembabkan dan melebatkan rambut secara alami. Manfaat minyak kemiri bisa dirasakan dengan dijadikan kondisioner yang digunakan setelah keramas.

Minyak Zaitun

Minyak zaitun bisa dimanfaatkan untuk mengatasi rambut kering dan mengembang karena bisa melembabkan rambut dengan alami. Selain itu, minyak zaitun juga berkhasiat untuk melembutkan dan menguatkan rambut sampai ke akar sehingga rambut tidak mudah patah dan rontok. Minyak zaitun juga bisa menghaluskan kultikula luar rambut sehingga membuat rambut tampak berkilau. Minyak zaitun bisa dimanfaatkan sebagai masker rambut dengan cara dioleskan merata ke seluruh permukaan rambut dan kulit kepala. Setelah itu, diamkan selama 30 menit lalu bilas hingga bersih dan lanjutkan dengan keramas seperti biasa.

Madu

Madu merupakan cairan alami dari lebah yang memiliki rasa manis dan sering dijadikan campuran untuk mengolah makanan. Selain bisa dimakan, madu juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah rambut kering dan mengembang. Madu bisa membantu melembutkan dan menghaluskan rambut secara alami. Madu bisa dimanfaatkan sebagai kondisioner alami yang diaplikasikan setelah keramas.

Mayones

Mayones dikenal sebagai saus untuk dijadikan toping atau campuran makanan supaya rasanya menjadi lebih lezat. Selain untuk campuran bahan makanan, mayones ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi rambut kering dan mengembang. Rambut kering dan mengembang bisa diatasi dengan kandungan protein tinggi pada mayones karena protein tersebut bisa melembutkan rambut. Mayones bisa dimanfaatkan sebagai masker rambut dengan cara dioleskan secara merata pada rambut dan kulit kepala. Kemudian, tutup kepala dengan shower cup dan diamkan selama satu jam supaya protein dalam mayones bisa diserap rambut. Setelah itu, bilas rambut menggunakan air sampai bersih lalu keramas seperti biasa.

Lidah Buaya

Lidah buaya atau aloevera memang dikenal bisa dimanfaatkan untuk merawat rambut. Selain berkhasiat membuat rambut menjadi tebal dan hitam berkilau, aloevera juga berkhasiat untuk mengatasi rambut kering dan mengembang. Gel aloevara bisa membantu melembabkan rambut secara alami sehingga rambut menjadi lebih lembut dan tidak mengembang. Gel aloevera bisa dimanfaatkan sebagai masker rambut dengan cara dioleskan ke rambut dan kulit kepala setelah keramas. Diamkan masker rambut tersebut selama kurang lebih 30 menit lalu bilas dengan air sampai bersih.

Keputihan: Pengertian dan Penyebabnya

Beberapa wanita kadang merasa risih sekaligus takut saat mengalami keputihan. Beberapa wanita mudah merasa cemas karena menganggap keputihan sebagai tanda terjadinya gangguan pada organ vital. Kekhawatiran tersebut memang tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Pada kondisi tertentu, keputihan bisa terjadi karena adanya infeksi sehingga bisa menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan pada organ vital. Akan tetapi, ada juga keputihan yang tergolong normal dan hanya berlangsung beberapa saat. Keputihan biasanya disertai dengan rasa gatal karena memang kondisi organ vital menjadi lebih lembab dari biasanya. Maka dari itu, beberapa wanita memilih menggunakan pantyliner untuk mengurangi efek gatal atau efek rishi dari keputihan tersebut. Lalu, keputihan sendiri itu apa? Apakah keputihan merupakan kondisi normal? Berikut diberikan penjelasannya.

Pengertian Keputihan

Keputihan dalam dunia medis disebut sebagai Fluor albus yang merupakan cairan dan sel yang keluar dari vagina. Keputihan merupakan cara alami tubuh untuk membersihkan vagina dan menjaga vagina agar tetap sehat. Keputihan yang dialami wanita terdiri atas dua jenis, yakni keputihan normal atau keputihan fisiologis dan keputihan abnormal atau keputihan patogis. Keputihan fisiologi merupakan keputihan normal yang biasanya terjadi menjelang dan sesudah menstruasi. Keputihan fisiologis tersebut biasanya juga tidak berlangsung lama dan bisa mereda dengan sendirinya. Sementara itu, keputihan patogis merupakan keputihan yang disebabkan oleh infeksi yang berasal dari bakteri, jamur, virus, atau parasite jenis lain. Keputihan patogis bukanlah keputihan normal sehingga perlu segera diobati karena bisa infeksinya bisa menjalar ke bagian tubuh yang lain.

Keputihan pada wanita biasanya juga ditandai dengan gejala tertentu yang bisa menjadi tanda untuk mengetahui jenis keputihan apa yang terjadi. Keputihan fisiologis ditandai dengan gejala warna keputihan yang berwarna bening, encer, tidak berbau, dan tidak lengket, serta keluar dalam jumlah yang bervariasi. Jumlah keputihan fisiologis yang keluar dipengaruhi kondisi hormonal pada saat menjelang menstruasi sehingga jumlah standarnya berbeda pada masing-masing wanita. Sementara itu, keputihan patogis ditandai dengan warna keputihan putih pekat, putih kekuningan, putih kehijauan, atau putih kelabu yang kental, lengket, dan berbau. Keputihan patogis juga sering disertai dengan rasa gatal di bagian dalam vagina dan sekitar bibir vagina bagian luar karena terdapat mikroorganisme parasite penyebab keputihan. Maka dari itu, perhatikan gejala keputihan yang sering Anda alami supaya jika terjadi keputihan patogis bisa segera diatasi.

Penyebab Keputihan

Keputihan yang dialami wanita tidak terjadi begitu saja, melainkan disebabkan oleh beberapa faktor tertentu. Masing-masing jenis keputihan juga memiliki penyebab yang berbeda sehingga penanganan atau pengobatannya juga berbeda. Keputihan fisiologis disebabkan oleh kondisi hormonal tubuh menjelang atau sesudah menstruasi dan merupakan kondisi normal bagi tubuh. Keputihan fisiologis dipengaruhi oleh siklus menstruasi sehingga Anda tidak perlu cemas atau khawatir jika mengalami keputihan normal.

Berbeda dengan keputihan fisiologis, keputihan patogis juustru memiliki sebab yang lebih kompleks. Secara umum, keputihan patologis disebabkan oleh infeksi mikroorganisme parasit di vagina sehingga vagina akan mengeluarkan cairan yang berfungsi untuk mengatasi keputihan tersebut. Mikroorganisme parasit yang bisa menyebabkan keputihan pun beragam, yakni bakteri, jamur, dan virus. Mikroorganisme parasite tersebut akan menyebabkan terjadinya beberapa gangguan organ vital, yakni Bacterial vaginosis, Candidiasis, dan Trichomoniasis. Bacterial vaginosis muncul karena pertumbahan bakteri anaerob dalam vagina tidak seimbang. Sementara itu, candidiasis terjadi karena infeksi jamur Candida albicans pada vagina. Trichomoniasis bisa terjadi karena infeksi bakteri Trichomonas vaginalis yang menyebabkan penyakit seks yang bisa ditularkan saat melakukan hubungan intim. Keputihan patogis bukanlah kondisi normal sehingga sebaiknya segera diperiksakan ke dokter supaya mendapatkan pengobatan yang tepat.

Selain beberapa sebab tersebut, masih ada lagi penyebab keputihan yang berasal dari pola atau gaya hidup. Gaya atau pola hidup yang bisa menyebabkan keputihan, di antaranya usia, stres, penggunaan celana dalam yang terlalu ketat, berendam di air hangat terlalu lama, aktivitas seksual yang berlebihan, serta penggunaan pantyliner. Beberapa kondisi tersebut bisa menyebabkan terjadi keputihan fisiologis yang jika tidak ditangani dengan tepat bisa berkembang menjadi keputihan patollogis. Maka dari itu, perhatikan kondisi cairan yang dikeluarkan saat mengalami keputihan serta perhatikan pula gejala tubuh yang menyertai keputihan tersebut.

Mengapa Rokok Bisa Mengganggu Organ Reproduksi?

Sudah diketahui oleh masyarakat umum bahwa merokok adalah kebiasaan buruk yang bisa menggangu kerja dan kesehatan tubuh. Rokok memang mengandung racun yang mengintai kesehatan tubuh. Racun yang terkandung dalam rokok akan masuk ke dalam tubuh yang kemudian akan menempel bahkan merusak sel dalam tubuh secara perlahan. Bahaya atau dampak negatif dari rokok memang tidak dirasakan seketika setelah merokok, melainkan akan dirasakan ketika racun rokok menumpuk dalam tubuh. Racun rokok yang kian menumpuk tersebut akan menyebabkan kerusakan sel pada organ tubuh dan bisa menyebabkan munculnya penyakit kronis yang berbahaya. Maka dari itu, tidak heran sosialisasi seputar bahaya merokok gencar dilakukan dan bahkan dipublikasikan pada bungkus rokok itu sendiri.

Tembakau yang digunakan sebagai bahan baku pembuat rokok mengandung zat adiktif bernama nikotin. Nikotin bisa masuk ke dalam otak dan merangsang produksi dopamin yang bisa membuat seseorang merasa lebih bahagia. Efek bahagia yang ditimbulkan nikotin tersebut hanya berlangsung sesaat dan setelah efek tersebut hilang, maka otak akan merangsang tubuh untuk kembali memberikan asupan nikotin. Maka dari itu, seseorang menjadi kecanduan atau ketergantungan terhadap nikotin. Kecanduan tersebut membuat seseorang menghisap rokok dengan terus menurus setiap hari untuk memenuhi asupan nikotin. Padahal, selain nikotin, banyak zat beracun lain yang turut masuk ke dalam tubuh saat menghisap rokok. Zat beracun tersebut akan semakin bertambah seiring dengan semakin tingginya frekuensi merokok. Zat beracun yang sudah menumpuk tersebut kemudian akan merusak sel dan organ tubuh sehingga menimbulkan gangguan kesehatan yang merugikan tubuh.

Salah satu gangguan tubuh yang bisa ditimbulkan akibat kebiasaan merokok adalah gangguan pada alat reproduksi. Gangguan pada alat reproduksi tersebut merupakan dampak negatif dari rokok yang sudah diketahui oleh banyak orang dan bahkan juga dipublikasikan pada bungkus rokok itu sendiri. Gangguan organ reproduksi yang diakibatkan oleh racun rokok, di antaranya menurunkan kesuburan dan penurunan kemampuan ereksi. Racun rokok yang masuk ke dalam darah akan dialirkan ke berbagai organ tubuh, termasuk organ reproduksi, melalui aliran darah. Maka dari itu, racun tersebut bisa mengganggu kerja organ reproduksi menjadi kurang maksimal.

Rokok mengandung berbagai racun yang bisa mengganggu kerja organ reproduksi, seperti tar, nikotin, karbon monoksida, sianida, hydrogen, nitrogen oksida, ammonia, asetilen, benzaldehida, benzene, methanol, dan sebagainya. Karbon dioksida dalam rokok jika masuk ke dalam tubuh akan mengurangi kemampuan sel darah merah untuk mengikat oksigen sehingga tubuh berpotensi mengalami kekurangan oksigen. Sementara itu, selain bisa menyebabkan kecanduan, nikotin yang masuk ke dalam tubuh juga akan dialirkan ke berbagai organ tubuh, termasuk organ reproduksi. Nikotin yang masuk ke organ reproduksi akan berpengaruh pada spermatogenesis atau terjadinya pembelahan sperma pada laki-laki perokok. Spermatogenesis tersebut akan membuat kualitas dan kuantitas sperma menjadi menurun sehingga dikhawatirkan bisa menghambat seseorang untuk memiliki keturunan karena sperma tidak mampu membuahi sel telur.

Selain berpengaruh pada kuantitas dan kualitas sperma, racun dalam rokok juga bisa meningkatkan risiki terjadinya disfungsi seksual. Gangguan disfungsi seksual yang berpotensi dialami oleh laki-laki perokok, di antaranya gangguan ereksi, ejakulasi, libido, dan gangguan orgasme. Racun rokok juga bisa membuat gangguan disfungsi seksual menjadi semakin parah sehingga sulit disembuhkan. Gangguan reproduksi akibat rokok tidak hanya diderita oleh pria, tetapi juga bisa diderita oleh wanita perokok atau wanita bukan perokok yang sering terpapar asap rokok. Gangguan reproduksi pada wanita tersebut, di antaranya gangguan haid, early menopause, kesulitan hamil, keguguran, dan bahkan bisa menyebabkan kecacatan janin. Maka dari itu, kebiasaan merokok harus segera dihentikan karena bisa berbahaya pada kondisi organ reproduksi. Organ reproduksi yang mengalami gangguan dan tidak bisa bekerja dengan maksimal akan membuat pasangan lebih sulit mendapatkan keturunan.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa tidak ada batas aman terhadap racun rokok atau paparan asap rokok yang masuk ke dalam tubuh. Artinya, racun dari rokok tersebut bisa menyebabkan munculnya gangguan kesehatan kapan pun dan bagi siapapun. Gangguan kesehatan organ reproduksi bisa diatasi dengan menghentikan merokok secepat mungkin. Berhenti merokok berarti menghentikan pula racun rokok yang masuk ke dalam tubuh sehingga organ reproduksi yang terganggu tersebut bisa segera pulih. Gangguan organ reproduksi akibat merokok tidak boleh disepelakan karena bisa menyebabkan seseorang kesulitan mendapatkan keturunan atau bahkan bisa menyebabkan bayi lahir cacat.

Baca juga:

Bagaimana Kecanduan Rokok Bisa Terjadi?

Diet Karnivora: Kenali Pola dan Aturannya

Berat di atas normal merupakan kondisi yang tidak boleh dianggap remah dan dibiarkan begitu saja. Kelebihan berat badan bisa membuat penampilan seseorang menjadi karena terlihat gemuk dan yang paling berbahaya bisa menyebabkan obesitas. Obesitas merupakan kondisi tubuh yang memiliki berat badan di atas indeks massa tubuh yang normal. Obesitas bukanlah kondisi normal sehingga seseorang yang mengalami obesitas atau mendekati obesitas sebaiknya melakukan langkah tertentu untuk menurunkan berat badan. Obesitas yang dibiarkan begitu saja dan tidak diiringi dengan pola hidup sehat bisa meningkatkan risiko tubuh terkena penyakit tertentu, misalnya naiknya kadar kolesterol jahat, penyakit jantung, bahkan stroke. Maka dari itu, selalu kontrol berat badan Anda supaya tidak terus naik hingga melebihi indeks massa tubuh yang normal.

Cara untuk mengontrol atau menurunkan berat badan berlebih bermacam-macam, bisa melalui pola makan dan olahraga dengan rutin. Cara yang dinilai ampuh dan efektif untuk menurunkan berat badan sampai ke titik normal adalah diet. Diet dilakukan dengan mengatur pola, jenis, dan waktu makan seseorang menjadi lebih sehat. Selain bermanfaat untuk menurunkan berat badan, diet juga bisa menjadi sarana untuk melatih gaya hidup sehat melalui pengaturan pola makan yang tepat. Diet semakin diminati masyarakat karena dianggap efektif menurunkan berat badan dengan bertahap dan membuat tubuh merasa lebih bugar. Maka dari itu, saat ini lahirlah berbagai jenis diet yang masing-masing jenis memiliki pola dan aturan yang berbeda sehingga bisa dipilih sesuai dengan kondisi kesehatan seseorang. Salah satu jenis diet yang dinilai efektif menurunkan berat badan serta sedang menjadi tren saat ini adalah diet karnivora.

Diet karnivora juga populer disebut tiger diet (diet macan). Diet karnivora dicetuskan oleh seorang mantan orthopedic surgeon bernama Shawn Barker. Barker bahkan membuka kelas khusus untuk mempromosikan dan melatih peserta diet melakukan diet karnivora dengan benar. Diet karnivora mempunyai pola dan aturan yang menganjurkan peserta diet untuk menjadi karnivor atau pemakan daging. Kelas diet yang dibuka Barker tersebut bahkan sudah mendapatkan lisensi di tahun 2017 sehingga semakin banyak orang yang tertarik bergabung dalam kelas diet tersebut. Diet karnivora dilakukan dengan mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat. Peserta diet karnivora dituntut untuk mengurangi asupan karbohidrat sebesar 30-90 persen setiap harinya. Peserta diet karnivora dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi makanan tinggi protein hingga di atas kebutuhan protein harian. Kebutuhan harian setiap orang memang berbeda berdasarkan beberapa faktor, misalnya usia dan berat badan. Kebutuhan protein per hari idealnya sebanyak 0,8 gram per 1 kilogram berat badan. Jadi, kebutuhan protein harian Anda bisa diketahui dengan cara mengalikan berat badan dengan 0,8 gram. Saat melakukan diet karnivora, peserta diet dituntut untuk meningkatkan asupan protein hingga 1,2-1,4 gram per 1 kilogram berat badan.

Diet karnivora memiliki pandangan bahwa mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat dianggap bisa membuat berat badan turun lebih cepat. Pola makan diet karnivora tersebut membuat tubuh mengurangi penggunaan karbohidrat dan beralih menggunakan lemak sebagai sumber energi. Lemak yang menumpuk dalam tubuh akan dibakar lebih sering dan lebih banyak untuk memberikan asupan energi bagi tubuh. Maka dari itu, penumpukan lemak menjadi berkurang secara berangsur-angsur sehingga berat badan pun mulai turun. Selain itu, makanan tinggi protein yang dikonsumsi saat diet juga akan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga bisa menekan nafsu makan berlebih. Nafsu makan yang terkontrol akan membuat Anda mengonsumsi makanan dalam porsi cukup dan terhindar dari mengonsumsi makan dalam jumlah besar. Kebiasaan tersebut bisa membantu mencegah tubuh mengalami pelonjakan berat badan karena mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak pada satu jam makan bisa membuat tubuh mengalami kenaikan berat badan cukup signifikan. Oleh karena itu, banyak orang yang tertarik melakukan diet karnivora karena dinilai bisa menurunkan berat badan dengan lebih cepat.

Jenis makanan yang dikonsumsi pada saat melakukan diet karnivora juga tidak boleh sembarangan. Keberhasilan diet bergantung pada jenis dan jumlah makanan yang dilakukan saat diet. Diet karnivora memiliki aturan dengan menganjurkan peserta diet untuk mengonsumsi makanan dari sumber hewani. Selain itu, peserta diet karnivora juga dilarang mengonsumsi hampir semua jenis makanan yang bersumber dari tumbuhan, termasuk buah dan sayuran. Makanan utama yang dianjurkan untuk diperbanyak dikonsumsi saat diet adalah daging merah karena daging merah dianggap mengandung hampir seluruh nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain daging merah, peserta diet juga disarankan mengonsumsi makanan tertentu dari sumber hewani yang lebih bervariasi supaya tubuh juga mendapatkan asupan nutrisi yang beragam. Pola dan jenis makanan yang dikonsumsi saat diet karnivora akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.

Walaupun dianggap bisa menurunkan berat badan, diet karnivora juga masih memiliki kontroversi di kalangan ahli. Diet tersebut dianggap masih memiliki efek negatif bagi tubuh karena dikhawatirkan tubuh menjadi kekurangan serat sehingga bisa mengganggu proses pencernaan dan metabolisme. Maka dari itu, diet karnivora sebaiknya tidak dilakukan dalam jangka panjang. Sebelum melakukan diet karnivora atau diet jenis lain, usahakan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi supaya Anda bisa melakukan diet yang sesuai dengan kondisi kesehatan karena kondisi kesehatan setiap orang berbeda-beda.

Artikel terkait:

DEBM: Diet Menyenangkan untuk Turunkan Berat Badan

Menu Makan DEBM Selama 7 Hari

Bakteri yang Bisa Tumbuh di Peralatan Kerja

Meja kerja merupakan bagian dari salah satu perangkat rumah atau kantor yang aktif digunakan. Meja kerja digunakan untuk meletakkan seperangkat alat untuk bekerja seperti, laptop, komputer, mouse, kertas, bullpen, dan berbagai alat lain yang bisa mendukung pekerjaan Anda. Selain itu, di atas meja kerja juga sering diletakkan cangkir, gelas, atau minuman supaya seseorang tidak perlu pergi mengambil minuman saat haus di tengah-tengah kesibukan. Secara sekilas, meja kerja memang terlihat bersih karena setiap hari dibersihkan oleh cleaning service kantor atau asisten rumah tangga di rumah. Akan tetapi, meja kerja yang terlihat bersih tersebut sebenarnya tidak benar-benar bersih.

Peralatan kerja yang diletakkan di atas meja kerja sering disentuh langsung menggunakan tangan karena memang aktif digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan. Meja dan peralatan yang ada di atas meja kerja biasanya dibersihkan dengan cara dilap supaya terbebas dari debu dan terlihat lebih mengkilap. Cara pembersihkan tersebut ternyata kurang efektif untuk membersihkan kuman, bakteri, atau mikroorganisme lain yang ada di benda-benda di atas meja kerja tersebut. Barang-barang di atas meja kerja kantor juga terkadang dipinjam atau digunakan bersama teman sehingga rawan ditempeli oleh berbagai bakteri dari tangan orang-orang yang memegangnya. Maka dari itu, meskipun terlihat mengkilap, belum tentu meja kerja dan segala peralatan yang ada di atas bebas dari kuman dan bakteri.

Beberapa penilitian menyebutkan bahwa meja kerja dan alat-alat kerja yang ada di atasnya mengandung kuman 400 kali lebih banyak daripada kuman yang ada di dudukan toilet. Dengan begitu, pekerja bisa memiliki risiko yang tinggi untuk terserang bahkan terinfeksi bakteri yang menempel pada peralatan kerja mereka. Maka dari itu, usahakan untuk membersihkan meja kerja dan alat-alat yang ada di atasnya menggunakan cairan pembersih khusus yang memiliki kemampuan untuk menghilangkan kuman atau bakteri. Alat-alat kerja yang rawan dan paling banyak ditumbuhi bakteri biasanya adalah alat yang terus digunakan untuk mengerjakan tugas harian. Berikut ini diuraikan beberapa peralatan kerja yang rentan di tumbuhi bakteri.

Keyboard

Keyboard merupakan bagian dari komputer atau laptop yang aktif digunakan untuk menyelesaikan berbagai tugas untuk urusan pekerjaan. Keyboard dijalankan dengan melakukan sentuhan dan tekanan pada tombol-tombol alphabet menggunakan jari tangan supaya bisa mengetik teks dengan cepat dan efisien. Karena sering bersentuhan dengan jari tangan, maka keyboard tersebut rawan sekali tertempeli bakteri yang berpindah dari tangan. Bakteri tersebut bisa berpindah dari tangan ke keyboard dan kemudian akan tumbuh dan berkembang pada keyboard tersebut. Selain dari kontak dengan tangan, bakteri yang ada pada keyboard juga bisa berasal dari remahan makanan yang jatuh ke atas keyboard saat seseorang mengetik sambil makan atau nyamil. Jika keyboard tersebut jarang dibersihkan, maka pertumbuhan dan perkembangan bakteri tersebut menjadi lebih cepat.

Mouse

Mouse atau tetikus juga merupakan bagian dari komputer atau laptop yang sering bersentuhan dengan tangan. Mouse digunakan untuk menjalankan kursor pada komputer atau laptop yang dijalankan dengan tangan. Maka dari itu, bakteri dari tangan bisa dengan mudah berpindah ke permukaan mouse dan bisa pula berkembang lebih cepat di permukaan mouse. Mouse yang dipakai bergantian dengan teman kantor juga lebih banyak mengandung bakteri. Bakteri yang bisa menempel pada mouse adalah bakteri yang bisa menyebabkan infeksi pada usus jika tertelan atau masuk ke dalam tubuh dan organ pencernaan.

Bolpoin

Bolpoin juga merupakan salah satu alat kantor yang rentan ditumbuhi bakteri. Bolpoin yang sering dipinjamkan ke rekan kerja juga bisa mengandung bakteri yang lebih banyak dan beragam. Oleh karena itu, hindari menggigit bolpoin dan juga hindari membuka tutup bolpoin menggunakan mulut karena bakteri bisa berpindah dan masuk ke dalam tubuh.

Ponsel

Ponsel saat ini termasuk dari bagian alat kerja karena memiliki fitur-fitur canggih yang bisa memudahkan komunikasi dan menyelesaikan pekerjaan. Ponsel juga memiliki risiko yang sama menjadi tempat tumbuhnya bakteri karena sering bersentuhan langsung dengan tangan. Maka dari itu, bersihkan permukaan ponsel dengan cairan khusus supaya bakteri atau kuman yang menempel bisa lenyap dan hilang.

Kertas

Di meja kerja juga sering sekali bertumpuk kertas yang berisi materi atau tugas kerja yang sudah dicetak. Kertas tersebut memang bukan merupakan sumber penyakit, tetapi tidak menutup kemungkinan kertas tersebut juga bisa tertempeli bakteri jika bersentuhan dengan tangan. Selain itu, kertas juga mudah jatuh sehingga mudah terkena debu atau kotoran yang ada di lantai sehingga permukaan kertas menjadi tidak higienis.

Benda-benda di atas meja kerja tersebut memang rawan ditumbuhi bakteri jika tidak dibersihkan dengan benar. Maka dari itu, usahakan untuk selalu cuci tangan setelah menggunakan alat kerja di kantor untuk menghindari infeksi bakteri yang kemungkinan menempel di tangan.

Baca juga:

Jamur yang Bisa Tumbuh di Dinding Rumah

Bakteri yang Bisa Tumbuh di Tempat Tidur

Sering Makan Junkfood? Ini Risikonya

Makanan jenis junk food merupakan makanan yang diolah dengan teknik cepat saji. Junk food disukai oleh banyak orang karena memiliki rasa yang nikmat dan proses penyajian yang sederhana. Tidak jarang junk food dijadikan menu makanan pilihan pada saat sibuk karena junk food bisa dikonsumsi di mana saja, termasuk di depan meja kerja. Junk food pun terdiri atas berbagai jenis yang bisa dipilih sesuai selera. Jenis junk food yang paling populer di kalangan masyarakat adalah burger karena burger memiliki rasa yang lezat dan bisa dimakan di mana saja. Selain burger, makanan yang juga termasuk golongan junk food, di antaranya makanan kaleng, makanan asinan, mi instan, makanan manis kering, makanan manis beku, dan daging berlemak atau jeroan. Mengonsumsi junk food memang tidak dilarang sepenuhnya, tetapi tetap saja rambu-rambu yang perlu dipatuhi karena junk food tergolong jenis makanan yang bisa mengganggu kesehatan tubuh jika sering dikonsumsi dalam jangka panjang.

Junk food lebih banyak dibuat melalui teknik penggorengan supaya bisa matang dengan cepat. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat junk food juga mengandung zat yang kurang baik bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan, misalnya kalori, garam, gula, serta lemak dalam jumlah yang cukup tinggi. Konsumsi junk food yang terlalu sering bisa meningkatkan risiko tubuh terkena beberapa gangguan kesehatan. Maka dari itu, perhatikan jenis dan frekuensi mengonsumsi junk food supaya tubuh bisa terhindar dari berbagai jenis penyakit yang mengancam. Berikut dijelaskan beberapa dampak negatif yang dirasakan tubuh jika terlalu sering atau terlalu banyak mengonsumsi junk food.

Meningkatkan Risiko Obesitas

Dampak negatif junk food yang sering dialami oleh banyak orang adalah obesitas. Obesitas merupakan gangguan kesehatan fisik yang ditandai dengan berat badan yang melebihi indeks massa tubuh normal. Obesitas bukanlah kondisi normal bagi tubuh sehingga perlu segera diatasi. Salah satu penyebab terjadinya obesitas adalah mengonsumsi makanan mengandung zat yang bisa mengendap pada bagian tubuh. Junk food mengandung kalori, lemak, garam, dan gula yang tidak mudah dicerna tubuh sehingga akan mengendap di dalam tubuh. Pengendapan sisa makanan tersebut akan menambah berat badan seseorang menjadi lebih mudah naik secara terus-menerus. Maka dari itu, sebaiknya kontrol jumlah junk food yang dikonsumsi untuk menghindari tubuh mengalami obesitas.

Meningkatkan Risiko Diabetes

Junk food juga berperan meningkatkan risiko diabetes jika dikonsumsi terlalu sering. Konsumsi junk food secara berlebihan bisa memberikan efek negatif pada metabolisme tubuh. Kerja metabolisme tubuh yang menurun tersebut menyebabkan sensitivitas insulin menjadi turut menurun. Sensitivitas insulin yang menurun tersebut membuat tubuh merasa lebih sulit untuk mengolah glukosa yang masuk ke dalam tubuh sehingga glukosa tidak bisa diserap maksimal ke dalam tubuh. Akibatnya, glukosa tersebut akan menumpuk dalam darah sehingga bisa meningkatkan kadar gula darah yang otomatis juga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami diabetes. Terlalu sering mengonsumsi junk food juga bisa menyebabkan lonjakan gula darah sehingga junk food benar-benar harus dihindari oleh penderita diabetes.

Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Mengonsumsi junk food secara berlebihan juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Jantung merupakan alat pemompa darah yang jika terganggu kondisi kesehatannya maka akan berpengaruh pada aliran darah ke seluruh tubuh. Junk food mengandung lemak jenuh dalam kadar yang cukup tinggi yang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah. Kolesterol tersebut bisa menjadi plak yang menyumbat aliran darah dari dan menuju ke jantung sehingga jantung rawan mengalami gangguan dan fungsi kerja. Selain itu, kandungan lemak jenuh dalam junk food bisa merusak lapisan pembuluh darah sehingga pembuluh darah mengalami peradangan kronis sehingga kolesterol jahat bisa menempel pada dinding arteri. Kolesterol jahat yang menempel tersebut bisa menyumbat aliran darah menuju jantung sehingga seseorang rawan mengalami serangan jantung. Konsumsi junk food secara berlebihan bisa menyebabkan gangguan pada jantung dan pembuluh darah yang bisa berakibat fatal bagi tubuh.

Menyebabkan Tubuh Mudah Lelah

Salah satu dampak negatif dari junk food yang kurang begitu disadari adalah bisa membuat tubuh mudah merasa lelah. Junk food memang bisa membuat tubuh merasa kenyang lebih cepat, tetapi junk food tidak memberikan asupan nutrisi penting yang diperlukan tubuh, seperti vitamin dan mineral. Saat mengonsumsi junk food, seseorang cenderung tidak mengimbanginya dengan makanan pendamping yang bergizi. Kebiasaan tersebut bisa menyebabkan tubuh mengalami kekurangan nutrisi sehingga mudah merasa lemas dan lelah.

Baca juga:

Suka Minum Kopi? Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Sering Sarapan dengan Nasi Goreng? Ini Plus Minusnya

Meditasi: Apa Manfaatnya bagi Kesehatan?

Meditasi merupakan kegiatan positif yang bisa menyehatkan mental dan juga fisik. Meditasi merupakan cara yang bisa dilakukan seseorang untuk melatih diri menjadi lebih baik. Beberapa orang cenderung melakukan meditasi supaya bisa mendapatkan ketenangan pikiran sehingga menjadi lebih rileks. Sebenarnya, meditasi memang memiliki manfaat luas yang tidak hanya baik untuk kondisi mental, melainkan juga untuk fisik. Meditasi mampu melatih jiwa atau pikiran menjadi lebih tenang, rileks, dan tidak mudah tegang dalam menghadapi suatu masalah. Meditasi yang dilakukan dengan berulang-ulang dan teratur juga bisa membuat suasana hati menjadi lebih bahagia.

Bagi pemula yang ingin melakukan meditasi sebaiknya dilatih dan didampingi dahulu oleh instruktur supaya meditasi bisa dilakukan dengan tepat. Secara umum, meditasi dilakukan dengan pengaturan pernapasan dan pemusatan pikiran. Akan tetapi, mesitasi juga disertai dengan pola khusus yang sebaiknya Anda pelajari terlebih dahulu supaya bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Meditasi yang dilakukan dengan tepat membuat seseorang mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Selain itu, manfaat baik dari meditasi juga bisa diperoleh dengan melakukan meditasi secara rutin, misalnya 3-4 kali dalam seminggu. Meditasi memang penting dilakukan oleh setiap orang karena meditasi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan psikis. Manfaat meditasi bagi kesehatan diuraikan sebagai berikut.

Meningkatkan Konsentrasi

Manfaat meditasi yang paling umum diketahui oleh masyarakat luas adalah bisa meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. Konsentrasi dan daya ingat merupakan bekal penting bagi seseorang untuk bisa melakukan aktivitas dengan lancar dan produktif. Meditasi dilakukan dengan cara melatih pernapasan dan konsentrasi sehingga bisa menjadi lebih fokus pada tujuan tertentu sehingga orang tersebut akan lebih bersemangat untuk berusaha mewujudkan tujuan tersebut. Maka dari itu, luangkanlah waktu sejenak untuk meditasi sebelum beraktivitas supaya bisa fokus dan konsentrasi sehingga segala tugas bisa dikerjakan dengan baik.

Melancarkan Aliran Darah

Meditasi juga memiliki peran penting untuk menjaga aliran darah berjalan lancar. Meditasi bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks sehingga jantung akan berdetak dengan normal. Detak jantung yang normal dan stabil tersebut akan membuat aliran darah menjadi lancar. Selain itu, meditasi juga memiliki peran untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena detak jantung berjalan dengan normal.

Melancarkan Pencernaan

Meditasi juga bisa memberikan manfaat baik sistem pencernaan. Latihan meditasi dengan rutin bisa memberikan kesempatan relaksasi bagi usus sehingga ketegangan usus bisa dikurangi. Usus merupakan organ pencernaan yang terus bekerja aktif untuk mencerna dan menyerap nutrisi makanan serta mengeluarkan sisa makanan yang sudah diperlukan tubuh. Karena tugas yang sibuk tersebut, maka wajar saja jika usus rentan mengalami ketegangan dan menimbulkan masalah pada sistem pencernaan. Meditasi bisa menjadi jalan untuk merelaksasi usus supaya usus tidak mengalami ketegangan berlebihan sehingga sistem pencernaan berjalan lancar.

Meredakan Stres

Manfaat penting meditasi untuk kesehatan psikis adalah bisa mencegah sekaligus bisa meredakan stres. Stres bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang bisa mengakibatkan tekanan pada tubuh dan pikiran. Pada saat stres, tubuh biasanya akan mengalami perubahan emosi dan fisik yang ditandai dengan gejala mudah marah, cemas, panik, gelisah, konsentrasi menurun, dan tidak bersemangat. Untuk mengatasi kondisi tersebut Anda disarankan untuk melakukan meditasi. Meditasi bisa membuat tubuh merasakan relaksasi dengan lebih cepat sehingga stres bisa segera dengan bertahap. Maka dari itu, jangan lewatkan meditasi di tengah-tengah kesibukan Anda supaya tubuh terhindar dari stres yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Meditasi juga berperan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh tidak mudah sakit. Meditasi membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi lebih siap untuk melawan segala sumber penyakit yang akan menyerang tubuh. Oleh karena itu, meditasi merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan setiap hari supaya tubuh tidak mudah sakit.

Meditasi bisa dilakukan setiap hari selama 15-30 menit per hari. Anda bisa melakukan meditasi ringan dengan melatih pernapasan dan pikiran supaya tubuh menjadi lebih fokus dan rileks. Meditasi sebenarnya bisa dilakukan di manapun karena tidak membutuhkan peralatan khusus untuk melakukannya. Maka dari itu, rutinlah melakukan meditasi untuk membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks dan fokus.

Artikel Terkait:

Manfaat Berjalan Tanpa Alas Kaki