Campak: Penyakit Apakah Itu?

Pernahkah Anda mendengar ajakan untuk imunisasi campak?

Imunisasi campak memang bertujuan untuk mencegah tubuh terkena penyakit campak itu sendiri. Apa penyakit campak itu sediri?

Beberapa orang tua atau masyarakat umum masih ada yang belum paham betul mengenai penyakit dan bahayanya campak. Ketidakpahaman tersebut membuat orang tua mengabaikan gerakan imunisasi campak dari pemerintah karena alasan tidak tega melihat anak menangis saat diimunisasi. Gerakan atau ajakan imunisasi campak tersebut merupakan kegiatan penting yang harus dipatuhi, baik oleh anak maupun orang tua, untuk mencegah tubuh terinfeksi virus campak.

Pengertian Penyakit Campak

Penyakit campak merupakan infeksi virus yang memiliki gejala munculnya ruam di hampir seluruh tubuh. Penyakit campak merupakan penyakit yang sering mengintai anak-anak yang jika terus bertambah parah bisa menyebabkan kematian. Campak juga merupakan penyakit menular yang dapat menyebar melalui kontak udara, lendir, atau air liur yang terkontaminasi virus. Penyakit campak disebabkan oleh virus Morbili measles rubeola yang termasuk keluarga paramyxovirus. Virus rubeola yang menginfeksi tubuh akan masuk ke saluran pernapasan kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala Campak

Gejala atau tanda penyakit campak biasanya akan mulai terlihat mulai 7-14 hari sejak seseorang terinfeksi virus. Penyakit campak ditandai dengan gejala awal dan gejala lanjutan. Gejala awal penyakit campak ditandai dengan demam tinggi, dengan suhu sekitar 40 derajat Celsius, batuk kering, bersin, pilek, sensitif terhadap cahaya, nafsu makan menurun, serta peradangan pada selaput ikat mata yang ditandai dengan mata memerah, gatal, dan berair. Gejala awal tersebut biasanya berlangsung selama 2 sampai 3 hari kemudian muncullah gejala lanjutan. Gejala lanjutan penyakit campak ditandai dengan munculnya bintik-bintik putih keabuan yang muncul di mulut dan tenggorokan. Setelah itu, muncul ruam berwarna merah kecoklatan yang menyebar mulai dari sekitar telinga, kepala, leher, kemudian meluas ke hampir seluruh bagian tubuh. Ruam merah kecoklatan tersebut biasanya akan bertahan dalam waktu selama 4-10 hari. 3 hari setelah kemunculan ruam merah kecoklatan tersebut, demam tinggi pada gejala awal perlahan-lahan akan menurun. Virus campak yang menginfeksi tubuh anak bisa menyebabkan komplikasi serius yang jika tidak ditangani dengan baik. Selain anak-anak, penyakit campak juga bisa menyerang orang dewasa yang pada masa anak-anak belum pernah terinfeksi virus campak. Jika anak atau diri Anda sendiri mengalami satu dan beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera periksa ke dokter supaya mendapatkan diagnosis yang akurat.

Dampak Buruk Penyakit Campak

Infeksi virus campak yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan terjadinya komplikasi. Pada bayi dan anak-anak, komplikasi tersebut bahkan bisa menyebabkan kematian. Anak-anak yang rentan terinfeksi virus campak adalah anak yang masih berusia di bawah satu tahun, anak yang memiliki riwayat penyakit tertentu, atau anak yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah. Selain pada anak, campak juga bisa menyerang orang dewasa sehingga perlu diwaspadai gejalanya.

Komplikasi dapat terjadi jika virus Morbili measles rubeola menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah. Virus tersebut jika sampai menginfeksi organ pencernaan bisa menyebabkan seseorang mutah dan mengelami diare parah. Virus campak juga bisa menyebar dan menginfeksi paru-paru yang bisa menyebabkan penyakit pneumonia atau radang paru-paru. Pneumonia akan menyebabkan seseorang kesulitan bernapas dan berujung pada sesak napas. Selain itu, virus Morbili measles rubeola juga menyebar dan menginfeksi selaput otak yang menyebabkan seseorang mengalami radang otak, kejang-kejang, dan kehilangan kesadaran. Komplikasi tersebut jika tidak ditangani dengan baik bisa berujung pada kematian, terutama jika menyerang anak-anak.

Pencegahan Penyakit Campak

Penyakit campak yang disebabkan oleh virus Morbili measles rubeola sebenarnya belum ditemukan obat untuk penyembuhannya. Oleh karena itu, infeksi virus Morbili measles rubeola bisa dicegah dengan cara mengikuti imunisasi campak yang disediakan oleh pemerintah. Vaksin campak akan diberikan kepada anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun. Selain itu, virus Morbili measles rubeola juga bisa menyerang ibu hamil sehingga ibu hamil sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan kandungan selama masa kehamilan. Jika ada indikasi infeksi virus Morbili measles rubeola pada ibu hamil, maka dapat segera dilakukan penanganan medis saat kandungan minimal berusia 2 bulan. Oleh karena itu, imunisasi campak merupakan imunisasi penting yang tidak boleh dilewatkan karena bisa membantu tubuh kebal terhadap serangan virus Morbili measles rubeola penyebab penyakit campak.

Cara Ampuh Redakan Sakit Gigi

Sakit gigi merupakan gangguan gigi yang sering dialami oleh banyak orang. Sakit gigi tersebut bisa disebabkan oleh kebersihan gigi yang tidak terjaga dengan baik, cara menyikat gigi yang salah, terlalu sering mengonsumsi makanan manis, serta infeksi pada struktur gigi. Sakit gigi ditandai dengan munculnya rasa nyeri di sekitar gigi, gusi, rahang, dan area yang lain. Nyeri pada gigi tersebut biasanya muncul saat seseorang mengunyah makanan, minum minuman dingin atau panas, menyikat gigi, dan bahkan bisa muncul saat seseorang tidak melakukan aktivitas gigi apapun. Rasa nyeri tersebut bisa muncul dalam skala ringan sampai skala berat. Nyeri pada gigi yang terlalu parah, berlangsung dalam waktu lama, bahkan sampai menghambat aktivitas sebaiknya segera diperiksakan ke dokter supaya bisa mendapatkan pengobatan yang tepat. Sakit gigi dengan nyeri ringan sebenarnya bisa diberikan penangangan awal di rumah. Berikut ini beberapa cara ampuh yang bisa membantu meredakan sakit gigi dengan nyeri ringan.

Berkumur dengan Air Hangat

Cara pertama yang bisa dilakukan saat gigi mengalami nyeri ringan adalah berkumur dengan air hangat. Sebelum berkumur, pastikan untuk membersihkan gigi terlebih dahulu dengan sikat gigi atau flossing. Pembersihan tersebut bertujuan untuk membersihkan sisa makanan yang kemungkinan masih menempel pada permukaan gigi dan bagian mulut yang lain. Setelah itu, ambil segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur-kumur. Ingat, yang digunakan adalah air hangat, bukan air panas. Air hangat tersebut dapat membantu merelaksasi saraf gigi sehingga nyeri perlahan-lahan bisa reda.

Kompres dengan Air Dingin

Cara lain yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit gigi adalah kompres dengan air dingin. Air dingin bisa membantu meringankan bahkan menghilangkan nyeri yang dirasakan saat sakit gigi. Masukkanlah air dingin atau air es ke dalam kantung kompres lalu tempalkan pada pipi atau permukaan luar mulut yang dekat dengan gigi yang mengalami nyeri.

Berkumur dengan Air Garam

Selain berkumur dengan air hangat, Anda juga bisa berkumur dengan air garam saat mengalami sakit gigi.  Sebelum berkumur bersihkan gigi dengan sikat gigi atau benang flossing terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa makanan yang menempel di gigi, terutama di gigi yang sakit. Setelah itu, campurkan segelas air putih dengan satu sendok teh garam lalu larutkan. Gunakan larutan tersebut untuk berkumur selama beberapa detik lalu buang.

Oleskan Minyak Cengkeh

Minyak cengkeh dapat dimanfaatkan untuk membantu meredakan gigi yang sakit. Minyak cengkeh mengandung senyawa eugenol yang bisa berperan sebagai antibakteri sekaligus anestasi yang bisa meredakan nyeri di gigi. Teteskan minyak cengkeh ke permukaan kapas pada cotton bud atau cotton ball. Setelah itu, gigit benda tersebut supaya tetap berada di tempat gigi yang sakit.

Mengunyah Bawang Putih

Bawang putih juga bisa dimanfaatkan untuk membantu meredakan sakit gigi. Bawang putih mengandung alisin yang dapat membantu melawan infeksi sehingga bisa dimanfaatkan sebagai antibiotik alami. Haluskan atau tumbuk bawang putih kemudian campuri dengan sedikit garam. Oleskan campuran tersebut ke bagian gigi yang sakit atau mengalami infeksi. Campuran bawang putih dan garam tersebut perlahan-lahan dapat meredakan nyeri dan mencegah infeksi bertambah parah.

Kunyah Daun Jambu Biji

Daun jambu biji dipercaya bisa membantu meredakan nyeri saat sakit gigi karena mengandung antimikroba. Kandungan antimikroba tersebut bisa membantu membunuh bakteri yang bersarang di gigi dan mulut. Selain itu, daun jambu biji juga mengandung antiinflamasi yang bisa membantu menyembuhkan infeksi pada gigi. Daun jambu biji mentah dapat dikunyah untuk membantu meredakan sakit gigi, tentunya setelah dicuci bersih terlebih dahulu. Selain itu, Anda juga bisa menghaluskan daun jambu biji lalu melarutkannya dalam air hangat. Gunakan air campuran tersebut untuk berkumur selama beberapa detik kemudian buang.

Beberapa cara tersebut dapat ditempuh untuk meredakan sakit gigi ringan. Jika sakit gigi yang dirasakan berlangsung lebih parah dan disertai dengan gejala lain, seperti gusi bengkak, pusing, bahkan sampai menimbulkan pendarahan, sebaiknya segera periksa ke dokter supaya mendapatkan pengobatan yang maksimal. Sakit gigi bisa menyebabkan seseorang kurang nyaman beraktivitas karena merasakan nyeri dan jika berlangsung terus menerus bisa menjadi tanda munculnya penyakit yang lebih serius. Oleh karena itu, jangan anggap remeh dan segera obati sakit gigi yang diderita.

Mengenal Lebih dalam Manfaat Tomat

Tomat merupakan salah satu jenis buah-buahan yang sering dikira sayuran karena sering dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap sayuran. Akan tetapi, tomat sebenarnya adalah golongan buah-buahan karena memiliki ciri-ciri buah, yakni berasal dari ovarium tumbuhan yang matang serta memiliki daging, biji, dan kulit. Tomat biasa dikonsumsi sebagai pelengkap sayuran, misalnya untuk memasak sayur sop, tumis, dan sebagainya. Tomat juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus atau smoothie yang bisa dijadikan sebagai asupan minuman sehat. Tomat memang memberikan manfaat baik bagi tubuh, jika dikonsumsi dengan cara, porsi, dan waktu yang tepat. Tomat mengandung berbagai nutrisi yang bisa membantu tubuh mencukupi kebutuhan gizi harian.

Tomat merupakan sumber makanan alami yang mengandung berbagai jenis gizi dan nutrisi. Tomat mengandung berbagai vitamin, mineral, likopen, potassium, kalium, folat, beta karoten, asam blorogenik, naringen, dan zat antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. dalam 100 gram tomat terkandung kalori 18 kal, karbohidrat 3,9 gr, gula 2,6 gr, serat 1,2 gr, vitamin A, C, D, E, K, B1, B2, B3, B5, B9, dan B12, kolin, kalsium, zat besi, protein, magnesium, potassium, fosfor, sodium, zink, selenium, dan mangan. Tomat juga merupakan buah yang tinggi kandungan air, yakni sekitar 95% dari berat tomat itu sendiri. Berbagai nutrisi dalam tomat tersebut bisa memberikan manfaat baik tubuh jika dikonsumsi dengan tepat. Berikut manfaat tomat bagi kesehatan yang perlu Anda kenali.

Menyehatkan Mata

Tomat memang sudah dikenal masyarakat luas berkhasiat untuk menyehatkan dan meredakan gangguan mata. Kandungan vitamin A dalam tomat baik untuk menjaga kesehatan mata sehingga mata bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Selain itu, vitamin A tersebut juga bisa mengatasi gangguan penglihatan jika dikonsumsi dengan rutin. Kandungan vitamin A tersebut dapat meningkatkan produktivitas retina, terutama saat di kegelapan, sehingga bisa menginterpretasikan warna dengan baik.

Mencerahkan Kulit

Tomat juga bisa dimanfaatkan untuk menyehatakan dan mencerahkan kulit. Kandungan vitamin C dan berbagai nutrisi lain dalam tomat dinilai bisa membantu menutrisi kulit sehingga kulit tampak cerah dan segara. Tomat dapat dijadikan masker wajah dengan cara dihaluskan lalu dioleskan merata ke wajah. Diamkan masker selama beberapa menit kemudian bilas dengan air sampai bersih.

Menangkal Radikal Bebas

Tomat mengandung berbagai zat antioksidan yang dinilai bisa membantu menangkal dan menetralisir radikal bebas dalam tubuh. Zat antioksidan yang terkandung dalam tomat, di antaranya vitamin A, vitamin C, dan beta karoten yang berperan melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, tomat juga mengandung zat antioksidan likopen yang bisa membantu menghambat pertumbuhan sel kanker pada organ pencernaan.

Menyehatkan Jantung

Jantung merupakan organ vital dalam tubuh yang kesehatannya dapat dijaga dengan cara mengonsumsi tomat. Tomat mengandung beta karoten, likopen, dan vitamin C yang bisa menunjang kesehatan jantung. Beta karoten dapat membuat metabolisme tubuh berjalan lancar yang bisa menurunkan risiko tubuh terkena tekanan darah tinggi serta gula darah yang meningkat. Sementara itu, likopen dapat membantu memperbaiki ikatan lemak yang rusak dalam darah serta menurunkan kadar lemak kolesterol jahat yang bisa menyumbat pembuluh darah. Kandungan vitamin C dalam tomat bisa membantu membuat plasma darah menurukan risiko seseorang terkena penyakit jantung.

Melancarkan Pencernaan

Tomat juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan organ pencernaan dan mencegah terjadinya gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit. Tomat mengandung serat yang bisa membantu merangsang gerakan peristaltic dalam otot pencernaan dan melepaskan cairan lambung untuk melancarkan proses pencernaan makanan.

Mengatasi Rambut Rontok

Selain bermanfaat bagi kulit, tomat juga bisa memberikan manfaat pada rambut. Kandungan vitamin A dalam tomat dapat membantu menjaga kekuatan rambut sehingga rambut rontok bisa dicegah bahkan diobati. Tomat juga dinilai bisa membuat rambut tampak sehat dan berkilau.

Menjaga Kesehatan Tulang

Tomat juga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang. Kandungan likopen dalam tomat bisa membantu menurunkan risiko patah tulang. Selain itu, likopen tersebut juga bisa menjaga kepadatan tulang sehingga bisa menurunkan risiko osteoporosis.

Beberapa manfaat tomat tersebut dapat dirasakan jika dikonsumsi dengan teratur dan diiringi dengan pola hidup sehat yang lain, seperti olahraga teratur, konsumsi makanan variatif mengandung nutrisi lengkap, dan istirahat yang cukup.

Sayuran: Kenali Jenis-Jenisnya

Sayuran merupakan bagian dari tumbuhan, selain ovarium, yang bisa dan aman untuk dikonsumsi. Sayuran merupakan bahan makanan alami yang sehat dan mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh, misalnya vitamin, mineral, serat, protein, bahkan karbohidrat. Sayuran bisa dijadikan santapan lezat dalam berbagai menu yang bisa dikonsumsi setiap hari. Sayuran cocok dikonsumsi untuk segala kalangan usia, dari anak-anak sampai lansia. Sayuran sendiri dikelompokkan menjadi beberapa jenis yang didasarkan pada warna, bagian morfologis, dan sebagainya. Berdasarkan bagian morfologisnya, sayuran dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni daun, batang, bunga, akar, dan biji. Berikut diuraikan masing-masing jenis sayuran tersebut dengan lebih lengkap.

Sayuran Daun

Sayuran daun merupakan jenis dayuran yang berasal dari bagian daun tumbuhan. Sayuran daun merupakan jenis sayuran yang paling umum diketahui masyarakat. Sayuran daun merupakan sayuran yang sering dimanfaatkan sebagai menu masakan sehari-hari. Sayuran jenis ini juga mudah ditemukan di pasar atau supermarket. Sayuran jenis daun yang kerap dikonsumsi, di antaranya sawi, baik sawi hijau maupun sawi putih, selada, kubis, bayam, kemangi, kangkung, daun singkong, dan sebagainya. Sayuran daun tersebut biasanya juga diolah bersamaan dengan tangkainya. Sayuran ini ada yang aman dikonsumsi mentah, tetapi juga ada yang harus dimasak terlebih dahulu.

Sayuran Batang

Sayuran batang merupakan jenis sayuran yang berasal dari bagian batang tumbuhan. Sayuran jenis ini biasanya memiliki karakteristik berbentuk lonjong dan memiliki tekstur agak keras. Sayuran jenis ini juga biasa dimanfaatkan sebagai bahan masakan bersama dengan jenis sayuran yang lain. Sayuran batang yang sering dikonsumsi oleh masyarakat, di antaranya asparagus, kailan, dan rebung.

Sayuran Bunga

Sayuran bunga merupakan jenis sayuran yang berasal dari bagian bunga pada tumbuhan. Bunga merupakan alat reproduksi atau untuk berkembang biak pada tumbuhan berbunga berbiji tertutup dan magnoliophyte. Selain sebagai alat reproduksi, bunga pada tumbuhan tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai sayuran. Sayuran yang berasal dari jenis bunga yang umum diolah masyarakat, di antaranya bunga kol, brokoli, bunga turi, kubis bunga, dan tebu telur.

Sayuran Akar

Bagian akar pada beberapa jenis tumbuhan tertentu juga bisa dimanfaatkan sebagai sayuran. Sayuran akar berasal dari bagian bawah tumbuhan yang terdapat di dalam tanah. Sayuran jenis akar tersebut biasanya tidak beruas, tidak berbuku, dan tidak beruas. Bagian akar yang bisa dijadikan sayuran adalah akar yang membesar dan menyimpan cadangan makanan. Sayuran akar tersebut lebih baik dikonsumsi dengan dimasak dahulu daripada dikonsumsi mentah, beberapa jenis tertentu bahkan tidak boleh dikonsumsi mentah karena mengandung racun. Beberapa jenis sayuran akar tersebut, misalnya bawang, lobak, radish, wortel, kentang, bit, dan sebagainya.

Sayuran Biji

Biji pada bagian tumbuhan ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai sayuran, selain bisa dimanfaatkan untuk berkembang biak. Sayuran biji tersebut biasanya mengandung minyak tinggi sehingga sulit dicerna jika dikonsumsi dalam jumlah banyak sekaligus. Oleh karena itu, sayuran biji harus dimasak terlebih dahulu, misalnya direbus, dipanggang, dan dibakar supaya teksturnya lebih lembut dan mudah dicerna. Sayuran biji yang sering dikonsumsi adalah jenis kacang-kacangan dan polong-polongan, misalnya kacang tanah, kacang merah dan kacang polong. Selain itu, sayuran biji yang juga sering dikonsumsi adalah petai, ercis, kenari, dan biji bunga matahari.

Berbagai jenis sayuran tersebut dapat Anda konsumsi untuk menunjang kebutuhan nutrisi dan energi harian tubuh. Konsumsi sayuran yang variatif supaya Anda tidak mudah bosan dan nutrisi yang masuk ke tubuh juga lebih beragam. Sayuran juga sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan bahan makanan lain supaya bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh.

Hindari Makanan dan Minuman Ini Saat Stres

Stres merupakan kondisi mental yang mengalami tekanan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan tersebut biasanya dikeluarkan melalui reaksi fisik, seperti mudah marah, mudah sedih, gelisah, panik, konsentrasi terganggu, gangguan pola makan, sulit tidur, dan sebagainya. Stres bisa dipicu oleh berbagai sebab, baik yang berasal dari dalam diri sendiri ataupun faktor dari luar tubuh. Tipe kepribadian dan kemampuan kognitif merupakan faktor internal tubuh yang bisa menjadi faktor seseorang mudah mengalami stres. Sementara itu, faktor dari luar tubuh yang bisa memicu dideritanya stres, di antaranya tekanan pekerjaan, tugas akademik, kebutuhan hidup yang meningkat, pertengkaran, perceraian, kehilangan seseorang, misalnya anggota keluarga, saudara, atau teman, kecelakaan, dan sebagainya.

Saat seseorang mengalami stres, disarankan untuk mengurangi aktivitas terlebih dahulu dan memperbanyak istirahat. Stres juga bisa dialihkan atau diredakan dengan berbagai aktivitas ringan yang menghibur, misalnya mendengarkan musik, menonton film, membaca buku, pergi jalan-jalan, dan kegiatan menghibur lainnya. Stres yang dibiarkan berlarut-larut dan terus mendapatkan tekanan justru bisa menjadi semakin parah dan bisa memicu gangguan lain yang lebih serius, misalnya depresi. Keparahan stres ternyata juga bisa dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi. Beberapa makanan dan minuman tertentu bisa menyebabkan hormon stres meningkat sehingga stres menjadi sulit hilang. Berikut ini beberapa jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari saat tubuh mengalami stres.

Makanan Manis

Makanan manis merupakan salah satu jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat tubuh mengalami stres. Makanan manis yang mengandung gula dapat meningkatkan kadar gula darah dengan signifikan. Makanan mengandung gula tersebut dapat membuat produksi hormon kortisol meningkat sehingga stres semakin sulit diredakan. Selain itu, makanan manis, seperti permen, juga sebaiknya dihindari saat stres karena bisa menyebabkakn gangguan pada organ pencernaan dan menyebabkan iritabilitas perut.

Makanan Pedas

Makanan pedas merupakan jenis makanan yang memiliki banyak penggemar. Makanan pedas dinilai dapat menimbulkan sensasi segar dan bisa menambah nafsu makan. Akan tetapi, makanan pedas ternyata tidak baik dikonsumsi saat tubuh dilanda stres. Diproduksinya hormon kortisol saat stres menyebabkan seseorang rentan mengalami gangguan pencernaan karena organ pencernaan tidak bisa mencerna makanan yang masuk dengan maksimal. Makanan pedas yang dikonsumsi saat stres justru bisa memperburuk gangguan pencernaan tersebut.

Makanan Bersodium Tinggi

Saat mengalami stres, Anda juga tidak disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung sodium tinggi. Sodium yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi akan menyebabkan cairan tubuh bertahan lebih lama dalam perut. Kondisi tersebut menyebabkan jantung bekerja lebih keras sehingga tekanan darah turut meningkat. Tekanan yang meningkat tersebut bisa menyebabkan stres yang dialami menjadi sulit diredakan.

Makanan Mengandung Lemak Jenuh

Makanan mengandung lemak jenuh juga tidak direkomendasikan dikonsumsi saat tubuh mengalami stres. Lemak jenuh dapat menyebabkan kadar kolesterol jahat atau LDL meningkat dalam darah. Lemak jenuh juga bisa menyebabkan peningkatan hormon kortisol dalam tubuh sehingga stres menjadi semakin parah dan lebih sulit untuk diredakan.

Minuman Energi

Minuman berenergi biasanya dikonsumsi untuk menjaga stamina untuk agar terasa lebih bugar. Akan tetapi, mengonsumsi minuman berenergi saat stres justru bisa membuat stres menjadi lebih parah. Minuman berenergi mengandung kafein dan gula yang bisa menyebabkan tubuh lebih mudah merasa panik dan tertekan. Konsumsi minuman berenergi terlalu sering juga bisa menyebabkan seseorang rentan mengalami insomnia sehingga waktu istirahat menjadi terganggu.

Kopi

Kopi merupakan minuman mengandung kafein yang sebenarnya bisa memberikan manfaat baik bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah dan waktu yang tepat. Kopi bisa membantu seseorang menjadi lebih berstamina jika dikonsumsi saat kondisi tubuh sedang sehat. Akan tetapi, kopi jika dikonsumsi saat tubuh mengalami stres justru bisa memicu stres menjadi bertambah parah. Kandungan kafein dalam kopi bisa membuat suasana hati menjadi lebih buruk sehingga sebaiknya dihindari saat tubuh dilanda stres.

Alkohol

Selain kopi, minuman mengandung alkohol juga sebaiknya dihindari saat tubuh mengalami stres. Alkohol bisa menyebabkan peningkatan hormon kortisol dalam tubuh sehingga stres akan menjadi lebih parah. Alkohol juga mengandung racun yang membuat hati tidak bisa memecah senyawa sehingga tubuh akan protes dengan mengeluarkan hormon kortisol lebih banyak.

Menu Diet Food Combining Semala 7 Hari

Diet food combining dilakukan dengan mengutamakan keserasian kombinasi makanan yang dikonsumsi untuk tubuh diperlukan ketelitian saat menyusun menu diet. Kombinasi makanan yang dikonsumsi tersebut memperhatikan kandungan nutrisi, durasi waktu cerna dan waktu serap makanan, serta enzim yang berperan dalam pencernaan masing-masing bahan makanan. Keserasian kombinasi makanan tersebut bertujuan untuk menjaga keseimbangan kadar asam dan basa dalam supaya semua organ tubuh dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Dalam diet food combining makanan dipercaya sebagai pusat kesehatan tubuh sehingga harus disusun dengan cermat.

Pola diet food combining juga perlu memerhatikan sistem sikardian tubuh supaya bisa mengonsumsi makanan yang tepat pada waktu yang tepat. Peserta diet diharuskan mengonsumsi makanan tepat waktu dengan porsi sesuai kebutuhan kalori dan nutrisi harian tubuh. Peserta juga diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan dalam waktu sering dengan porsi kecil. Jam makan pada saat diet food combining tidak terlalu berbeda dengan jam makan pada umumnya. Peserta diet dianjurkan sarapan 1 jam setelah bangun tidur setelah itu peserta dianjurkan makanan setiap 5 jam sekali. Menu makanan yang dikonsumsi pun tidak boleh sembarangan karena harus memperhatikan keserasian makanan.

Menu dasar diet food combining memiliki komposisi dasar 1 menu terdiri protein+sayuran, zat pati+sayuran, atau buah-buahan. Diet tersebut tidak menganjurkan seseorang mengonsumsi makanan mengandung zat pati dan protein dalam satu jam makan karena bisa memperberat pencernaan. Pada hari pertama biasanya tubuh masih belajar beradaptasi dengan menu dan pola makan yang baru. Saat pagi tubuh, memasuki siklus pembuangan sehingga disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan berat. Setelah itu, saat siang tubuh mulai melakukan aktivitas tinggi sehingga perlu mengonsumsi makanan yang bisa menyuplai kebutuhan energi. Sementara itu, pada malam hari aktivitas tubuh tidak terlalu banyak sehingga porsi dan pilihan makanan juga perlu disesuaikan. Komposisi dasar diet tersebut dapat diterapkan selama 7 hari supaya tubuh merasakan hasil diet yang maksimal. Berikut ini diuraikan susunan menu diet food combining selama 7 hari.

Hari 1

Sarapan           : 1-2 gelas air putih dan buah segar atau jus buah. Konsumsi satu jenis buah saja, misalnya jeruk. Konsumsi beberapa potongan buah tersebut secara berkala sampai tiba waktu makan siang.

Makan siang    : kentang rebus, tahu, dan sup sayuran

Makan malam  : ikan dan sayur rebus

Hari 2

Sarapan           : 1-2 gelas air putih dan buah segar atau jus buah. Konsumsi satu jenis buah saja, misalnya melon. Konsumsi beberapa potongan buah tersebut secara berkala sampai tiba waktu makan siang.

Makan siang    : ayam panggang dan tumis brokoli

Makan malam  : nasi dan sayur asam

Hari 3

Sarapan           : 1-2 gelas air putih dan buah segar atau jus buah. Konsumsi satu jenis buah saja, misalnya pepaya. Konsumsi beberapa potongan buah tersebut secara berkala sampai tiba waktu makan siang.

Makan siang    : nasi dan sayur sop

Makan malam  : ayam jahe dan tumis kombinasi sayuran

Hari 4

Sarapan           : 1-2 gelas air putih dan buah segar atau jus buah. Konsumsi satu jenis buah saja, misalnya jeruk. Konsumsi beberapa potongan buah tersebut secara berkala sampai tiba waktu makan siang.

Makan siang    : gado-gado

Makan malam  : nasi dan sayur bening bayam

Hari 5

Sarapan           : 1-2 gelas air putih dan buah segar atau jus buah. Konsumsi satu jenis buah saja, misalnya melon. Konsumsi beberapa potongan buah tersebut secara berkala sampai tiba waktu makan siang.

Makan siang    : steak daging dan buncis rebus

Makan malam  : pasta dan brokoli rebus

Hari 6

Sarapan           : 1-2 gelas air putih dan buah segar atau jus buah. Konsumsi satu jenis buah saja, misalnya pepaya. Konsumsi beberapa potongan buah tersebut secara berkala sampai tiba waktu makan siang.

Makan siang    : nasi dan tumis kembang kol

Makan malam  : sate ikan dan karedok sayur

Hari 7

Sarapan           : 1-2 gelas air putih dan buah segar atau jus buah. Konsumsi satu jenis buah saja, misalnya jeruk. Konsumsi beberapa potongan buah tersebut secara berkala sampai tiba waktu makan siang.

Makan siang    : ayam fillet dan salad sayur

Makan malam  : pasta dan selada

Kombinasi menu makan tersebut dapat Anda coba saat menjalan diet food combining selama 7 hari. Selain, makanan utama tersebut, Anda juga mengonsumsi camilan sebagai selingan 3-4 jam setelah makan siang. Camilan yang boleh dikonsumsi adalah makanan sehat, seperti pisang, sangrai kacang, yogurt, susu kedelai, susu rendah lemak, dan kacang merah rebus. Menu makan siang dan makan malam dapat bertukar, tetapi menu makan siang dan makan malam tidak boleh sama. Panduan menyusun menu diet food combining secara umum bisa Anda baca di sini supaya Anda bisa mengombinasikan menu dalam waktu yang lebih panjang, misalnya 10 hari atau bahkan 1 bulan.

Merokok dalam Mobil: Ini Bahayanya

Merokok merupakan kegiatan yang merugikan tubuh dan lingkungan karena rokok mengandung racun berbahaya. Racun dalam rokok tersebut bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang serius jika menumpuk terlalu banyak, misalnya hipertensi, stroke, penyakit paru-paru, penyakit jantung, gangguan organ reproduksi, serta kanker yang bisa berujung pada kematian. Bahaya rokok tidak hanya mengincar perokok saja, melainkan juga berdampak pada orang lain bukan perokok yang sering terpapar asap rokok atau yang biasa disebut sebagai perokok pasif. Perokok pasif bahkan dinilai bisa mengalami gangguan kesehatan organ pernapasan lebih parah daripada perokok aktif itu sendiri. Oleh karena itu, kebiasaan merokok sebaiknya segera dihentikan. Selain itu, jika Anda masih kesulitan menghentikan kebiasaan merokok, merokoklah di tempat khusus yang disediakan, serta jangan merokok di sembarang tempat karena asapnya bisa terpapar ke orang lain.

Perokok biasanya memiliki kebiasaan tertentu saat merokok. Selain itu, perokok aktif yang sudah kecanduan juga lebih sering menghisap rokok tanpa memikirkan situasi dan kondisi. Beberapa perokok bahwa tidak tahan untuk menunda menghisap rokok sejenak saat berkendara. Beberapa perokok tersebut ada yang merokok di dalam mobil ketika jalanan sedang macet untuk menghindari kebosanan. Merokok dalam mobil sebenarnya bisa menimbulkan dampak yang berbahaya bagi tubuh. Asap rokok akan terkumpul dalam mobil sehingga bisa mengontaminasi udara yang dihirup. Merokok dalam mobil meskipun kondisi kaca mobil yang terbuka ternyata juga bisa menimbulkan efek yang berbahaya, baik bagi diri sendiri atapun bagi orang lain. Berikut ini beberapa bahaya merokok dalam mobil yang perlu diwaspadai.

Udara dalam Mobil Menjadi Terkontaminasi

Merokok di dalam mobil bisa membuat udara dalam mobil menjadi terkontaminasi. Racun yang terkandung dalam asap rokok akan mengontaminasi udara sehingga ketika udara dihirup racun tersebut akan masuk ke dalam tubuh. Merokok dalam mobil dengan kaca tertutup juga menyebabkan racun racun diserap oleh orang lain yang berada satu mobil dengan perokok. Paparan asap rokok pasif akan menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan yang bersifat akut yang bisa menyebabkan munculnya beberapa penyakit, seperti asma, pneumonia, dan bronchitis. Partikel racun dalam rokok bisa lebih mudah masuk ke dalam paru-paru dan aliran darah sehingga bisa meningkatkan risiko tubuh terkena penyakit yang lebih parah.

Merokok di dalam mobil dengan kaca tertutup juga bisa menyebabkan kerusakan pada sistem pendingin udara. Asap rokok yang dikeluarkan akan masuk ke dalam blower dan akan menempel pada evapotator. Polutan dari asap rokok tersebut akan bertahan lama di dalam evaporator sehingga evaporator menjadi lebih kotor. Selain itu, racun dalam asap rokok juga bisa menempel pada bagian-bagian mobil, seperti kemudi, bangku, dan bagian mobil lain. Merokok dalam mobil dengan kaca terbuka juga bisa berdampak buruk karena asap rokok akan menyebar keluar mobil dan mengganggu pengendara lain yang berada di dekat mobil.

Terjadinya Kadar Peningkatan Racun

Rokok yang dihisap dalam mobil juga bisa mengalami peningkatan kadar racun. Asap rokok yang dihirup oleh penumpang lain dalam mobil bisa menyebabkan kadar zat karsinogen dalam rokok menjadi meningkat. Zat karsinogen, seperti butadeina, benzene, etilen oksida, dan akrilonitril, bisa terhirup dalam tubuh yang juga bisa menyebabkan zat karsinogen dalam urin turut meningkat. Mobil merupakan ruangan tertutup yang tidak terlalu luas sehingga kadar racun dalam rokok dapat meningkatkan dalam ruangan sempit dalam mobil. Merokok dalam mobil juga bisa menyebabkan seseorang mengalami keracunan yang bisa berakibat fatal pada kesehatan.

  • Merokok dalam ruang tertutup yang sempit, seperti mobil ternyata jauh lebih berbahaya daripada merokok di ruang tertutup yang luas. Racun dari asap rokok akan mengontaminasi udara dalam mobil dan kadar racunnya menjadi meningkat sehingga jika terhirup bisa berbahaya bagi tubuh. Kebiasaan merokok dalam mobil bisa berdampak buruk pada perokok itu sendiri, penumpang lain dalam mobil, serta pada pengendara lain yang berada di sekitar mobil. Oleh karena itu, pemerintah di beberapa negara menerapkan aturan melarang merokok dalam mobil karena berdampak berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan saat berkendara. Cara yang paling tepat untuk menghindari bahaya tersebut adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok secepat mungkin.

Pancaroba: Jaga Kesehatan dengan Makan Ini

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki dua musim, yakni musim hujan dan musim kemarau. Di antara dua musim tersebut biasanya terjadi masa pancaroba. Pancaroba adalah waktu peralihan musim dari musim kemarau ke musim hujan atau musim hujan ke musim kemarau. Pada saat pancaroba sering terjadi perubahan suhu dan cuaca yang cukup esktrem. Pagi bisa sejuk, siang sangat terik, kemudian hujan deras di sore sampai malam hari. Kondisi perubahan suhu dan cuaca tersebut bisa membuat tubuh manusia sulit beradaptasi sehingga tubuh menjadi mudah sakit. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kesehatan tubuh dengan intens supaya daya tahan tubuh tetap maksimal. Pola hidup sehat juga perlu diterapkan pada saat memasuki masa pancaroba. Salah satu cara menjaga kesehatan saat pancaroba adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Makanan tersebut bisa memberikan asupan nutrisi yang bisa meningkatkan sistem imunitas supaya tubuh tidak mudah terserang atu tertular penyakit. Berikut ini beberapa jenis makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat pancaroba.

Madu

Madu merupakan sumber vitamindan antioksidan yang bisa menjaga daya tahan tubuh saat pancaroba. Madu mengandung vitamin C, D, E, enzim, dan propolis yang bisa menguatkan sistem imunitas untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Madu juga cocok dikonsumsi saat seseorang terserang batuk di masa pancaroba.

Jahe

Saat pancaroba, curah hujan kadang menjadi tinggi sehingga suhu dan udara pun menjadi dingin. Kondisi tersebut bisa menyebabkan tubuh rentan terserang penyakit, seperti flu dan pilek. Untuk menjaga tubuh dari serangan sumber penyakit tersebut, jahe hangat bisa menjadi pilihan supaya suhu tubuh menjadi hangat dan berkeringat sehingga racun dalam tubuh bisa dikeluarkan. Jahe juga bisa membantu meredakan demam yang dialami saat pancaroba.

Yogurt

Saat pancaroba, asupan nutrisi dalam tubuh harus ekstra diperhatikan supaya tubuh tetap bugar dan sehat. Yogurt bisa menjadi pilihan minuman saat musim pancaroba. Yogurt bisa memberikan sensasi segar dan melegakan tenggorokan saat cuaca sedang terik. Selain itu, yogurt juga mengandung probiotik yang bisa merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam usus sehingga organ pencernaan terjaga kesehatannya. Probiotik tersebut juga bisa menguatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh tidak mudah tertular penyakit saat pancaroba.

Butter

Butter juga memiliki manfaat yang hampir sama dengan yogurt, yakni dapat membantu melancarkan sistem pencernaan. Butter yang cocok dikonsumsi saat musim pancaroba adalah buttermilk yang tidak mengandung lemak tinggi. Butter tersebut bisa dijadikan pengganti mentega untuk mengolah beberapa bahan makanan supaya lebih sehat.

Ubi Jalar

Selain nasi, ubi jalar juga bisa menjadi pilihan pemasok energi saat pancaroba. Ubi jalar mengandung karbohidrat yang dapat memberikan asupan energi bagi tubuh untuk beraktivitas seharian. Selain itu, ubi jalar juga mengandung potassium, kalsium, kalium, sodium, magnesium, dan elektrolit yang bisa menjaga keseimbangan cairan tubuh sehingga tubuh tidak mengalami dehidrasi.

Buah-Buahan

Buah-buahan cocok dikonsumsi saat masa pancaroba untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Jenis buah yang cocok dikonsumsi saat pancaroba tersebut adalah buah yang mengandung air dan vitamin, seperti timun, semangka, dan jeruk. Timun dan semangka merupakan buah yang mengandung kadar air tinggi sehingga bisa membantu menghidrasi tubuh saat cuaca sedang terik. Jeruk juga mengandung kadar air dan vitamin C yang tinggi sehingga bisa membantu memaksimalkan kerja sistem imunitas. Jeruk juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati flu, pilek, atau batuk yang diderita saat masa pancaroba. Buah yang mengandung antioksidan juga perlu dikonsumsi saat pancaroba, misalnya buah apel. Apel mengandung zat antioksidan serta serat tinggi yang bisa menangkal radikal bebas dan menyehatkan pencernaan.

Sayuran

Selain dari buah, asupan vitamin juga bisa diperoleh dari sayuran. Sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli cocok dikonsumsi saat pancaroba. Sayuran tersebut mengandung vitamin, serat, serta zat antioksidan yang dibutuhkan tubuh untuk melawan sumber penyakit yang bertebaran akibat perubahan cuaca dan suhu yang ekstrem. Selain sayuran tersebut, kubis dan lobak juga baik dikonsumsi saat pancaroba. Kubis mengandung sulfur yang bisa menghilangkan racun dalam tubuh yang berasal dari lingkungan sekitar. Sementara itu, lobak mengandung folat serta vitamin B5 dan B6 yang bisa memaksimalkan metabolisme tubuh meskipun terjadi perubahan cuaca yang signifikan. Bahan makanan tersebut bisa diolah menjadi berbagai menu untuk melengkapi makanan pokok Anda.

Selain dengan beberapa makanan tersebut, kesehatan tubuh saat pancaroba juga perlu dijaga dengan cara lain. Rajin olahraga, istirahat cukup, serta konsumsi air putih yang cukup bisa membuat daya tahan tubuh lebih kuat untuk melawan virus atau bakteri yang berkembang dari lingkungan sekitar. Saat cuaca sedang terik, usahakan untuk menggunakan masker, topi, tabir surya, atau kaca mata supaya tubuh terlindung dari pancaran sinar UV dan polusi udara yang bisa membahayakan tubuh. Sementara itu, saat curah hujan tinggi jangan lupa gunakan pakaian hangat, sepatu boot, dan konsumsi makanan mengandung vitamin C supaya tubuh tidak mudah terserang penyakit. Pancaroba memang menjadi masa di mana virus dan bakteri penyebab penyakit lebih mudah berkembang sehingga Anda harus ekstra menjaga kebersihan dari makanan yang dikonsumsi.

Pola Makan Sehat: Awali dengan Cara Ini

Pola makan sehat merupakan salah satu kunci utama untuk memperoleh hidup yang sehat. Sebagian besar orang lebih memilih mengonsumsi makanan yang memiliki rasa lezat daripada mempertimbangkan kebersihan dan kesehatan makanan tersebut. Tren variasi makanan yang terus berkembang juga berpengaruh pada pola dan pilihan makanan yang dikonsumsi oleh seseorang. Melakukan pola makan sehat bukanlah kegiatan sederhana yang bisa dilakukan dengan mudah bagi beberapa orang. Setiap orang memiliki selera dan makanan favorit yang berbeda sehingga orang akan cenderung mengonsumsi jenis makanan yang disukai. Jika makanan yang disukai adalah makanan sehat, kebiasaan tersebut bisa berdampak positif bagi tubuh. Namun, jika makanan yang disukai adalah makanan yang tidak sehat, maka dapat berdampak negatif pada kesehatan tubuh.

Memulai pola makan sehat memang tidak semudah yang dibayangkan. Kesibukan yang tinggi akibat pekerjaan atau sekolah bisa menyebabkan seseorang kurang teliti dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Makanan yang dikonsumsi tubuh bisa menjadi sumber nutrisi, energi, dan sekaligus menjadi sumber penyakit jika dikonsumsi dengan cara dan pilihan yang tidak tepat. Pola makan sehat dapat dilatih sejak usia sedini supaya bisa menjadi kebiasaan hingga dewasa nanti. Pola makan sehat dapat diawali dengan cara sederhana sebagai berikut.

Makan Tepat Waktu

Tubuh yang beraktivitas setiap hari membutuhkan asupan makanan sebagai sumber energi dan nutrisi supaya organ tubuh bekerja dengan baik. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan tepat pada waktunya merupakan bagian penting untuk mengawali pola makan sehat. Waktu makan yang ideal biasanya dilakukan pada pagi, siang, dan malam hari. Jika Anda memiliki kesibukan tinggi, Anda bisa mengonsumsi camilan di sela-sela jam makan untuk memasok energi ke dalam tubuh. Mengonsumsi makanan tepat waktu bisa membantu seseorang merasa berenergi, bugar, dan merasa kenyang lebih lama. Mengulur jam makan bisa menyebabkan nafsu makan berlebih sehingga orang akan mengonsumi makanan dalam porsi berlebih. Selain itu, melewatkan jam makan juga bisa memicu munculnya beberapa gangguan kesehatan, seperti maag dan asam lambung.

Kontrol Porsi Makanan

Cara selanjutnya untuk mengawali pola makan sehat adalah dengan mengotrol porsi makanan yang dikonsumsi. Sesuaikan porsi makanan dengan aktivitas yang dilakukan setiap harinya. Porsi makanan yang dikonsumsi juga sebaiknya menyesuaikan dengan kebutuhan energi dan nutrisi harian supaya makanan bisa diserap dengan baik oleh tubuh dan minim meninggalkan sisa. Buahlah daftar menu makanan variatif yang mengandung kalori, vitamin, mineral, serat, protein, karbohidrat, dan nutrisi lain yang diperlukan tubuh supaya tubuh mendapatkan asupan energi dan gizi yang seimbang. Hindari mengonsumsi makanan dalam porsi besar pada satu jam makan yang bisa memicu tubuh mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Lebih baik mengonsumsi makanan dengan sering dalam porsi kecil supaya tubuh berenergi lebih lama.

Sertakan Sayuran dalam Menu Makan

Pola makan sehat juga bisa diawali dengan rajin mengonsumsi sayur. Sayuran memiliki beragam jenis yang bisa menjadi pilihan untuk diolah menjadi lauk atau salad. Sayuran juga mengandung serat yang bisa membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Sayuran bisa dikonsumsi saat sarapan, makan siang, atau makan malam.

Konsumsi Buah sebagai Camilan

Selain sayuran, bahan makanan yang juga patut dikonsumsi untuk menunjang pola makan sehat adalah buah-buahan. Buah-buahan bisa dikonsumsi dalam bentuk segar atau diolah menjadi berbagai menu, misalnya jus, smoothie, salad, isian sandwich, dan sebagainya. Buah-buahan sebaiknya dikonsumsi sebelum mengonsumsi makanan pokok saat perut masih kosong. Buah-buahan juga bisa dijadikan camilan di sela-sela jam makan untuk membuat tubuh berenergi dan bekerja dengan baik. Buah-buahan mengandung vitamin, mineral, serat, antioksidan, dan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh sehingga wajib menjadi santapan harian. Selain buah, Anda juga bisa mengonsumsi camilan sehat berupa susu rendah lemak atau yogurt.

Hindari Konsumsi Makanan Tinggi Pengolahan

Makanan yang melalui proses pengolahan yang tinggi sebaiknya dikurangi dan dihindari. Makanan tinggi proses pengolahan, seperti makanan kaleng atau makanan awetan, lebih banyak mengandung zat aditif yang tidak baik bagi tubuh jika dikonsumsi terlalu sering. Selain itu, beberapa bahan makanan tertentu sebaiknya diolah dengan meminimalisir proses pengolahan. Bahan makanan seperti, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan sebaiknya dimasak tidak terlalu lama supaya kandungan nutrisi di dalamnya tidak hilang.

Jaga Kesehatan Hati dengan Pola Hidup Ini

Hati merupakan organ vital pada manusia yang memiliki tugas penting untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Selain mengeluarkan racun hati juga memiliki fungsi lain yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Hati bertugas untuk menyaring makanan, minuman, atau obat-obatan yang masuk ke dalam tubuh. Hati juga berfungsi untuk menyimpan glukosa yang bisa menjadi sumber energi ketika dibutuhkan oleh tubuh. Hati yang bekerja dengan maksimal bisa membantu menjaga tubuh terhindar dari penyakit akibat racun yang menumpuk. Akan tetapi, hati termasuk organ tubuh yang rentan mengalami gangguan akibat virus ataupun bakteri. Hati memang bisa melakukan regenerasi dengan alami, tetapi jika kerusakan hati cukup parah dapat menyebabkan hati rusak secara permanen. Oleh karena, menjaga kesehatan hati sangat penting supaya hati bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan tubuh bisa terhindar dari penyakit. Menjaga kesehatan hati dapat dilakukan dengan pola hidup yang sehat. Berikut ini pilihan pola hidup yang bisa dilakukan supaya hati tetap terjaga kesehatannya.

Rajin Olahraga

Pola hidup sehat yang bisa menjaga kesehatan hati adalah dengan olahraga rutin dan teratur. Olahraga bisa membantu membakar lemak dan kalori dalam tubuh sehingga tidak menumpuk dan tidak mengganggu kerja hati. Jenis olahraga yang bisa menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan hati adalah olahraga aerobik. Olahraga aerobik dilakukan dengan gerakan berulang yang meningkatkan kerja jantung untuk memompa darah. Olahraga tersebut membuat jantung yang memompa darah mengandung oksigen dengan maksimal ke berbagai organ tubuh, termasuk hati. Pilihan olahraga yang bisa dilakukan, di antaranya berenang, bersepeda, angkat beban. lari, jogging, dan sebagainya. Lakukan olahraga tersebut dengan rutin setiap hati supaya kesehatan organ tubuh bisa terjaga, termasuk kesehatan hati.

Menjaga Kebersihan

Kesehatan hati dapat terganggu jika hati terkontaminasi atau terinfeksi dengan virus atau bakteri. Salah satu jenis virus yang bisa mengganggu kesehatan hati adalah virus hepatitis yang bisa menyebabkan munculnya penyakit hepatitis dalam berbagai jenis. Virus yang bisa menyebabkan gangguan hati tersebut bisa ditularkan melalui sanitasi yang buruk atau kondisi lingkungan yang kotor. Oleh karena itu, selalu bersihkan dengan teratur lingkungan sekitar untuk menghindari berkembangnya virus penyebab penyakit. Selain itu, jangan lupa untuk cuci tangan sebelum makan supaya bakteri atau virus yang ada di tangan tidak menempel di makanan yang nantinya akan masuk ke dalam tubuh.

Menghindari Kontak dengan Sumber Racun

Cara menjaga kesehatan hati selanjutnya adalah dengan menghindari kontak langsung dengan racun. Jenis racun yang bisa mengganggu kerja hati, misalnya racun yang berasal dari rokok, alkohol, polusi udara, zat aditif pada makanan, insentisida, produk pembersih, dan lain-lain. Tubuh yang sering terpapar racun tersebut bisa memperberat kerja hati sehingga hati bisa mengalami penurunan fungsi.

Melakukan Vaksinasi

Vaksinasi atau pemberian vaksin bisa membantu hati terhindar dari berbagai penyakit. Vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh bisa membantu memperkuat daya tahan tubuh supaya bisa melawan berbagai virus yang menyebabkan kerusakan hati. Salah satu penyakit hati akibat virus yang cukup populer dan berbahaya adalah hepatitis. Penyakit hepatitis tersebut disebabkan oleh infeksi virus hepatitis pada hati. Penyakit hepatitis dapat dicegah dengan melakukan imunisasi atau vaksinasi.

Selektif Memilih Obat-Obatan

Konsumsi obat-obatan dalam jangka panjang ternyata bisa berpengaruh pada kondisi kesehatan hati. Obat yang dikonsumsi awalnya bertujuan untuk menyembuhkan penyakit yang sedang diderita, tetapi jika dikonsumsi berkelanjutan bisa mengganggu kerja hati. Jenis obat-obatan tertentu, baik obat yang mengandung bahan kimia atau obat berbahan herbal, juga bisa memperberat kerja hati. Obat penurun kadar kolesterol jahat yang mengandung acetaminophen bisa membuat kerja hati terganggu jika dikonsumsi jangka panjang. Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi obat-obatan sebaiknya konsultasi dengan dokter serta konsumsi obat yang sesuai dengan resep dokter.

Pijatan

Kesehatan hati dapat dijaga dengan melakukan pijatan lembut. Pijatan tersebut bisa membantu melancarkan aliran darah menuju hati sehingga hati dapat memperoleh nutrisi dari makanan yang diangkut oleh darah. Pijatan dilakukan dengan lembut di daerah hati dan kentung empedu. Pijatan tersebut bisa menjadi langkah ringan supaya hati bisa menjalankan fungsinya dengan baik.