15 Kesalahan Ketika Melakukan Program Penurunan Berat Badan

Ketika Anda mengalami penurunan berat badan, tubuh akan mencoba melawannya. Pada awalnya Anda mungkin dapat mengurangi berat badan yang cukup banyak tanpa banyak usaha. Akan tetapi penurunan berat badan akan melambat atau terhenti beberapa saat. Berikut ini adalah 15 kesalahan kenapa berat badan tidak turun:

  • Hanya Fokus Kepada Skala Timbangan

Hal ini merupakan hal biasa apabila skala timbangan berat badan tidak bergeser dalam beberapa waktu. Hal ini tidak berarti Anda tidak kehilangan lemak pada tubuh.

Banyak faktor yang mempengaruhi skala pada timbangan, termasuk fluktuasi cairan dalam tubuh, penambahan masa otot dan berat dari makanan yang belum tercerna.

  • Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit Mengonsumsi Karbohidrat

Pengurangan kalori diperlukan dalam penurunan berat badan. Kalori yang dibakar harus lebih banyak daripada kalori yang dikonsumsi. Hal ini berarti bahwa mengonsumsi kalori yang terlalu banyak dapat menghentikan proses penurunan berat badan. Di sisi lain, terlalu sedikit kalori juga dapat menyebabkan cepat lapar dan memperlambat metabolisme serta menurunkan masa otot.

  • Tidak Berolahraga atau Terlalu Banyak Berolahraga 

    pxhere.com

Ketika dalam proses penurunan berat badan tubuh juga akan kehilangan masa otot. Apabila tidak berolah raga sama sekali ketika membatasi kalori, maka tubuh akan kehilangan beberapa masa otot dan dapat memperlambat metabolisme. Di sisi lain, terlalu banyak berolahraga juga dapat tidak efektif karena dapat menyebabkan stres berat.

  • Tidak Melakukan Latihan Angkat Beban

    angkat beban (pxhere.com)

Melakukan latihan resistensi seperti angkat beban merupakan hal yang sangat penting. Angkat beban atau jenis latihan resistensi lain dapat mempercepat proses metabolisme, meningkatkan masa otot dan mengurangi lemak termasuk lemak perut.

  • Memilih Makanan “Diet” Rendah Lemak

Makanan olahan rendah lemak atau makanan “diet” biasanya merupakan pilihan yang bagus dalam penurunan berat badan, akan tetapi dapat menimbulkan efek yang berlawanan. Makanan bebas lemak atau makanan “diet” biasanya mengandung gula tinggi yang dapat membuat lapar dan mengonsumsi kalori lebih banyak.

  • Melebihkan Jumlah Kalori yang Terbakar Ketika Berolahraga

Banyak orang berpendapat bahwa berolahraga mempengaruhi metabolisme. Walaupun berolahraga meningkatkan metabolisme, akan tetapi mungkin hal tersebut lebih sedikit dari yang Anda pikirkan.

  • Kurang Mengonsumsi Protein

Mendapatkan asupan protein yang cukup merupakan hal penting dalam penurunan berat badan. Asupan tinggi protein dapat membantu proses penurunan berat badan dengan mengurangi rasa lapar, menaikkan rasa kenyang dan meningkatkan metabolisme.

  • Kurang Mengonsumsi Makanan Berserat

Kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat mungkin akan menghalangi anda dalam proses penurunan berat badan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa serat larut dapat menurunkan rasa lapar dengan membentuk gel yang menyimpan air sehingga akan kenyang lebih lama. Hal ini juga akan membuat Anda mengonsumsi kalori lebih sedikit.

  • Terlalu Banyak Lemak dalam Diet Rendah Karbohidrat

Ketogenic dan diet rendah lemak memang sangat efektif dalam penurunan berat badan. Akan tetapi beberapa orang tidak merasakan sinyal yang kuat dari berhenti makan. Hal ini akan berakibat pada konsumsi kalori terlalu banyak.

  • Makan Terlalu Sering Bahkan Ketika Tidak Lapar

Terdapat beberapa saran untuk makan setiap beberapa jam untuk mencegah lapar dan menurunkan metabolisme. Hal ini sebenarnya dapat menyebabkan terlalu banyak kalori yang masuk setiap harinya dan merasa tidak lapar. Di sini lain, jangan membiarkan perut terasa sangat lapar.

  • Mempunyai Harapan yang Tidak Realistis

Mempunyai target saat penurunan berat badan atau berbagai masalah kesehatan dapat membuat tetap termotivasi. Akan tetapi harapan yang tidak realistis dapat menyebabkan frustasi dan menyerah.

  • Tidak Mencatat Apa yang Dikonsumsi

Apabila Anda tidak mencatat apa yang dikonsumsi, Anda mungkin mengonsumsi jumlah kalori yang Anda sadari. Selainitu, mungkin juga akan mengonsumsi protein yang lebih sedikit dari perkiraan.

  • Masih Tetap Mengonsumsi Minuman Manis

Ketika diet, banyak orang menghilangkan minuman manis, akan tetapi Anda tetap mengonsumsi jus. Hal tersebut sama saja seperti mengonsumsi lebih banyak kalori.

  • Tidak Membaca Label Makanan

Label makanan menyediakan informasi mengenai bahan, kalori dan nutrisi. Tidak memperhatikan label dapat membuat Anda mengonsumsi kalori yang tidak diinginkan dan bahan makanan yang tidak sehat.

  • Tidak Mengonsumsi Makanan Segar, Hanya Makanan Olahan 

    salah satu makanan olahan (pxhere.com)

Salah satu kesalahan terbesar dalam penurunan berat badan adalah mengonsumsi makanan olahan. Makanan segar biasanya dapat membatasi diri, yang berarti sulit untuk makan terlalu banyak. Akan tetapi sangat mudah untuk mengonsumsi makan olahan secara berlebih.

source: healthline.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *